Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SUPORTER
  • EDUKASI
  • TRAVELING
  • OPINI
  • Advertorial
  • KABAR DAERAH
Senin, 05 Okt 2026
RS Mulai Penuh, DPRD Medan Desak Dinkes Bergerak Cepat Tekan Lonjakan Influenza A
Rico Waas Dorong Al Washliyah Perkuat Pendidikan dan Pembinaan Generasi Muda
Javi Hattrick! PSMS Medan Bantai Persikad 4-0, Rebut Puncak Klasemen Championship
Gus Irawan Sambut Hangat Kepala BGN Sudaryono Di Kualanamu
Rico Waas Siapkan Solusi Banjir Beringin, Target Pasang 10.000 CCTV di Medan
Bobby Minta Kader Gerindra Kawal Program Prabowo hingga ke Akar Rumput
Bupati Jajaki Skema KPBU untuk Penerangan Jalan, Deli Serdang Bidik Realisasi 2027
Deli Serdang-Sergai Bahas Batas Wilayah, Perbedaan Peta Kemendagri dan BIG Jadi Sorotan
Rico Waas Tantang ICMI Muda Medan Buktikan Kerja Nyata untuk Masyarakat
Sonny Irawan jadi Kapolda Sumut, Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya
RS Mulai Penuh, DPRD Medan Desak Dinkes Bergerak Cepat Tekan Lonjakan Influenza A
Rico Waas Dorong Al Washliyah Perkuat Pendidikan dan Pembinaan Generasi Muda
Javi Hattrick! PSMS Medan Bantai Persikad 4-0, Rebut Puncak Klasemen Championship
Gus Irawan Sambut Hangat Kepala BGN Sudaryono Di Kualanamu
Rico Waas Siapkan Solusi Banjir Beringin, Target Pasang 10.000 CCTV di Medan
Bobby Minta Kader Gerindra Kawal Program Prabowo hingga ke Akar Rumput
Bupati Jajaki Skema KPBU untuk Penerangan Jalan, Deli Serdang Bidik Realisasi 2027
Deli Serdang-Sergai Bahas Batas Wilayah, Perbedaan Peta Kemendagri dan BIG Jadi Sorotan
Rico Waas Tantang ICMI Muda Medan Buktikan Kerja Nyata untuk Masyarakat
Sonny Irawan jadi Kapolda Sumut, Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya
New SUMUT.mobile - New Look, New Features | Bank Sumut

Beranda / Medan

Inflasi Dan Islamic Social Finance

redaksi
11 Sep 2023 06:25
Medan Opini 0 745
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

Oleh Armin Nasution

MEDAN, kaldera.id – SABTU (9/9/2023), saya berkesempatan lagi mengikuti focus grup discussion bersama Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS Ustad Hidayatullah, Wakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani, akademisi UIN Dr. Faisal Riza serta perwakilan Baznas Serdang Bedagai Ust. Ashari.

Prabowo Subianto
Baca Juga
Prabowo Tipikal Pemimpin Tegas, Bukan Cuma Retorikap
12 Jan 2024

Acara ini digelar di theme park Pantai Cermin. Diskusinya menarik. Karena dari berbagai sesi yang dihadirkan, di kesempatan tersebut banyak pewakilan ibu-ibu (emak-emak) yang sebenarnya sebagian dari mereka tak mengerti inflasi tapi merasakannya hampir setiap hari.

Kenapa begitu? Karena merekalah yang paling tahu pergerakan harga di pasar saat berbelanja.

HUT RI TAPSEL

Secara umum, di ekonomi konvensional tentu terasa sulit menghubungkan dan melihat korelasi inflasi dengan Islamic Social Finance (ISF). Saya awalnya pun begitu. Bagaimana mungkin inflasi dikaitkan dengan strategi penguatan islamic social finance. Karena kalau disimpelkan istilahnya islamic social finance adalah memberdayakan dana umat melalui zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) untuk mengendalikan inflasi.

Walikota Medan, Bobby Nasution menjelaskan , Komplek J-City, Jalan Karya Wisata belum termasuk sebagai lokasi parkir berlangganan. Untuk itu, dia meminta Dishub lebih mengerti area-area parkir berlangganan.
Baca Juga
Komplek J-City Belum Termasuk Area Parkir Berlangganan, Bobby Minta Personel Dishub Lebih Paham
23 Jul 2024

Namun ternyata mengikuti seri diskusi ini membuat kita punya pemahaman, ternyata ada hubungan kuat antara dua variabel ini. Ustad Hidayatullah runut memaparkan bagaimana hal itu saling mempengaruhi.

Bahwa ternyata pertumbuhan ekonomi kita di tahun 1980-an dengan PDB (pendapatan nasional) masih di angka Rp1.900 triliun sekarang sudah mencapai Rp19.000 triliun. Artinya ekonomi kita tumbuh luar biasa. Tapi coba lihat juga harga-harga kebutuhan dari harga beras yang Rp50 per kg sekarang sudah Rp14.000.

Menurut Hidayatullah, persoalan inflasi tidak cukup diselesaikan secara konvensional. Karena umat (Islam) punya kemampuan menyelesaikannya dengan penggalangan dana yang bisa dimanfaatkan dalam pemberdayaan masyarakat.

Bagaimana korelasinya? Efek inflasi salah satunya adalah kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Dan yang bisa dilakukan tentu mendorong taraf hidup masyarakat agar terhindar dari efek inflasi. Atau akumulasi dana keumatan juga berkontribusi pada penguatan sumber pembiayaan untuk produksi.

Bahkan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang berperan aktif mengendalikan inflasi melihat potensi ISF sesuatu yang bisa dikembangkan. Dalam paparan yang disampaikan Suherman Tabrani di FGD Sabtu lalu, mereka mendorong kemandirian ekonomi pesantren. Kemudian juga berupaya memaksimalkan peran ziswaf dalam perekonomian.

Karena ziswaf ini secara langsung bisa misalnya digunakan sebagai suplai sumber pembiayaan di sektor produksi. Usaha-usaha mikro, kecil menengah sampai skala besar bisa menggunakan ziswaf membantu biaya produksi melalui lembaga pengumpul zakat, infaq, sedekah dan wakaf.

Atau bisa juga dorongan dana umat dimanfaatkan dari sisi konsumsi. Misalnya pemberdayaan masyarakat lewat Ziswaf akan meningkatkan daya beli. Ada satu lembaga amil zakat yang menceritakan mereka memberdayakan warga kurang mampu untuk beternak. Dan hasilnya sekarang warga miskin itu bisa ‘move on’ beralih dari mustahik menjadi muzakki (dari penerima zakat menjadi pembayar zakat).

Konteks inilah sebenarnya yang perlu dibangun. Apalagi respon umat terhadap ini cukup antusias. BI menyatakan dalam festival ekonomi syariah beberapa waktu lalu, mereka sukses menyelenggarakan lelang wakaf. Ini baru sebagai pemantik. Karena sebenarnya potensi dana zakat saja di Indonesia mencapai Rp327 triliun dan yang realisasi baru Rp75 triliun. Di Sumut potensi zakat , infaq, sedekah ini bisa mencapai Rp8,8 triliun atau setara APBD Kota Medan misalnya kalau semua terhimpun. Namun yang terkumpul di Sumut baru di angka Rp20 miliar. Potensinya besar tapi banyak hal membuatnya tak maksimal.

Sebab begini, secara aturan secara agama secara kewajiban sudah jelas dalam Al-Quran tentang kewajiban membayar zakat. Tidak ada tawar menawar, bahwa zakat ini harus dibayar. Bukan dibayar sekali setahun saja (zakat fitrah), karena ada potensi lain dari zakat pertanian, zakat profesi, zakat harta dan lain-lain. Ini kadang kita hanya merasa wajib membayar zakat fitrah sekali setahun. Surat A-Taubah 103 misalnya di kalimat awal sudah ditegaskan dengan kalimat: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Itu kalimatnya menggunakan kata “ambillah”. Begitu jelasnya kewajiban yang harus ditunaikan.

Tapi kembali lagi berbagai problem dan konotasi kurang pas membuat penghimpunannya belum maksimal. Mulai dari keinginan agar zakat bisa menghapus kewajiban pajak, lembaga amil zakat yang sering kurang dipercaya, serta tingkat kesadaran yang rendah. Begitu banyak problem muncul yang sebenarnya seperti ‘mengingkari’ kewajiban kita. Apapun ceritanya, mau zakat tak mengurangi pajak, kurang percaya pada amil dan lain-lain, inti kalimatnya satu: zakat itu kewajiban.

Bahkan jika saja kita punya konsistensi membayar zakat lalu terkumpul katakan Rp300 triliun betapa kuatnya posisi tawar umat kita di hadapan negara karena setidaknya punya porsi 10 persen dari APBN 2024 yang jumlahnya Rp3 ribu triliun itu.

Bukan itu saja, menurut penelitian seperti yang disampaikan Dr. Faisal Riza, dosen UIN, sesungguhnya rakyat Indonesia ini adalah orang yang paling gemar berdonasi. Maka wajar sebenarnya jika akumulasi potensi terhimpun, berperan mengatasi inflasi.

Simpulan tulisan ini, saya merasa menjadi seperti layaknya pengamat ekonomi syariah. Tapi memang, semoga masih ada harapan agar sistem ribawi (riba itu jiyadah) yang banyak menjadi mudharat dalam perekonomian, bahkan menurut sebagian ibu-ibu menjadi faktor tingginya angka perceraian, bisa diselesaikan dengan pendekatan islamic social finance.

akademisi UIN Dr. Faisal RizaArmin nasutionBaznasBaznas Kota MedanBaznas Serdang Bedagai Ust. AshariFraksi PKS Ustad HidayatullahInflasiislamic social financeWakil Pimpinan BI Sumut Suharman Tabrani
Pos Terkait
Ini Kata-kata Walikota Medan Akhyar di Akhir Masa Jabatan
Dibantai 1-3, Rekor Lima Kemenangan Beruntun Arsenal Terpatahkan di Old Trafford
Satu Keluarga Tewas Akibat Longsor di Tapsel
Sulit dan Mahal, Dewan Minta Urusan PBG Dievaluasi
Walikota Targetkan 160 Hektar Kawasan Kumuh di Medan Teratasi Tahun Ini
Mangga Harum Manis Bakal Jadi Idola Baru di Kawasan Danau Toba

Pos Terkait

Penjaga Gawang Tanjung Verde, Vozinha akan menjadi tembok pertahaman terakhir timnya kala menghadapi Uruguay. Foto: google
3 bulan  lalu
Miami Jadi Persimpangan Nasib Uruguay dan Tanjung Verde
Armin Nasution
5 tahun  lalu
Dan ‘Mereka’ Pun Menyerang PHRI Sumut
Dengan sejumlah tantangan masyarakat saat ini, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengajak kalangan pemuda untuk tetap menyadari bahwa sejarah bangsa Indonesia tidak terlepas dari peran kaum muda.
3 tahun  lalu
FGD HSP 2022 Dispora Sumut, Ini Kata Kapolda untuk Generasi Muda
Kementerian Agama (Kemenag) menyerahkan proses hukum terhadap guru pesantren yang memperkosa 12 santriwati di Cibiru, Kota Bandung kepada kepolisian. Kemenag juga telah menutup pesantren setelah kasus pemerkosaan oleh guru yang juga pimpinan pesantren itu ditangani oleh polisi.
4 tahun  lalu
Guru Perkosa 12 Santriwati, Kemenag Tutup Pesantren di Bandung
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi "Pembangunan" (STIK-P) Medan, Dr H Sakhyan Asmara MSP, mengukuhkan dan melantik pejabat STIK-P periode 2021-2025 di Aula HAI kampus tersebut, Jalan SM Raja Medan, Selasa (5/4/2022).
4 tahun  lalu
Sakhyan Asmara Lantik Pejabat STIK-P Periode 2021-2025
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kab Asahan, Rahmat Hidayat Siregar
6 tahun  lalu
Alami Sepsis, Warga Asahan Dikebumikan Seperti Akibat Covid-19


Trending

01.
3 hari  lalu
Medan Mulai Terang, 1.000 LPJU Dibangun Tahun Ini
02.
2 hari  lalu
PSMS Bidik Puncak Klasemen, Eko Purdjianto Siap Hentikan Laju Sempurna Persikad
03.
1 hari  lalu
Sonny Irawan jadi Kapolda Sumut, Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya
04.
1 hari  lalu
Javi Hattrick! PSMS Medan Bantai Persikad 4-0, Rebut Puncak Klasemen Championship
05.
1 hari  lalu
Bobby Minta Kader Gerindra Kawal Program Prabowo hingga ke Akar Rumput

a

a

a

a

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
RS Mulai Penuh, DPRD Medan Desak Dinkes Bergerak Cepat Tekan Lonjakan Influenza A
Rico Waas Dorong Al Washliyah Perkuat Pendidikan dan Pembinaan Generasi Muda
Home Trending Cari Bagikan Lainnya