PDI-P Medan Tolak Pilkada Dipilih DPRD, Robi Barus: Kemunduran Demokrasi

redaksi
10 Jan 2026 16:25
Medan News 0 6
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus, menegaskan penolakan keras terhadap wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang kembali dipilih oleh DPRD.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan kemunduran demokrasi dan berpotensi merampas hak pilih rakyat.

Robi menilai Pilkada langsung adalah hasil perjuangan panjang reformasi yang tidak boleh ditarik mundur dengan alasan apa pun, termasuk efisiensi anggaran.

“Wacana Pilkada dipilih DPRD adalah kemunduran demokrasi dan merampas hak rakyat. Sikap PDI Perjuangan tegas, kami menolak,” ujar Robi Barus, Jumat (9/1/2025).

Ia menegaskan, tidak ada alasan yang dapat membenarkan pengalihan hak pilih rakyat kepada DPRD. Menurutnya, menjaga demokrasi jauh lebih penting dibanding pertimbangan biaya politik.

“Tidak ada yang lebih berharga daripada hak rakyat untuk memilih pemimpinnya sendiri. Alasan anggaran tidak bisa dijadikan pembenaran,” tegasnya.

Robi juga menanggapi anggapan bahwa Pilkada langsung melahirkan banyak kepala daerah yang terjerat korupsi. Ia menilai persoalan tersebut tidak bisa dijadikan dalih untuk menghapus pemilihan langsung.

“Tidak ada jaminan kepala daerah yang dipilih DPRD bebas korupsi. Kalau ada tikus di lumbung padi, yang dibasmi tikusnya, bukan lumbungnya yang dibakar,” katanya.

Menurut Robi, rakyat Indonesia telah berjuang keras merebut hak memilih presiden dan kepala daerah secara langsung. Karena itu, hak tersebut tidak boleh dicabut dalam bentuk apa pun.

“Rakyat berhak memilih wakilnya, dan juga berhak memilih pemimpinnya. Jangan rampas hak rakyat dengan alasan apa pun,” pungkasnya. (Reza)