Isra Mikraj Pemprov Sumut, Bobby Nasution Tekankan Disiplin dan Etos Kerja ASN

redaksi
21 Jan 2026 22:44
Medan News 0 2
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW harus menjadi momentum nyata bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat disiplin, etos kerja, dan tanggung jawab dalam pelayanan publik, bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan.
Penegasan tersebut disampaikan Bobby Nasution dalam peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/1/2026).

Menurut Bobby, nilai utama dari peristiwa Isra Mikraj adalah keyakinan dan ketaatan, yang seharusnya tercermin dalam sikap kerja ASN sehari-hari. Ia menilai, beban tugas pemerintahan yang berat hanya dapat dijalankan dengan keimanan, ketulusan, dan komitmen yang kuat.

“Tugas ASN tidak ringan. Dibutuhkan keyakinan dan integritas untuk menjalankannya. Nilai dari Isra Mikraj ini harus tercermin dalam cara kita bekerja, melayani, dan menyelesaikan tanggung jawab,” ujar Bobby.

Bobby menekankan, perintah salat yang diterima Rasulullah Muhammad SAW melalui peristiwa Isra Mikraj menjadi simbol kedisiplinan dan kepatuhan. Nilai tersebut, kata dia, seharusnya diterjemahkan ASN dalam bentuk budaya kerja yang profesional dan berorientasi pada hasil.

Ia juga menyinggung tantangan dalam menjalankan visi pembangunan Sumatera Utara, yang tidak jarang menuai kritik dan pandangan pesimistis. Bobby menilai, kondisi tersebut tidak boleh melemahkan semangat kerja aparatur pemerintah.

“Dalam membangun daerah, selalu ada yang meragukan, bahkan ingin menjatuhkan. Tapi kalau kita bekerja dengan tulus dan berlandaskan iman, kita harus tetap yakin pada tujuan membangun Sumatera Utara,” tegasnya.

Dalam ceramahnya, Ustaz Azhari Akmal Tarigan menekankan bahwa ibadah salat memiliki dampak langsung terhadap perilaku sosial seseorang.

Ia menyebut, kualitas salat akan memengaruhi kualitas hubungan dengan sesama, termasuk dalam dunia kerja dan pelayanan publik.

“Jika salatnya baik, maka hubungan sosialnya juga akan baik. Ini berlaku dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas sebagai ASN,” ujarnya di hadapan ribuan peserta.

Peringatan Isra Mikraj tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Staf Ahli TP PKK Titiek Sugiharti, serta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Melalui momentum Isra Mikraj, Pemprov Sumut mendorong penguatan budaya kerja ASN yang berakhlak, disiplin, dan kolaboratif guna mendukung visi pembangunan Sumatera Utara yang berkelanjutan. (Reza)