Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-54 dan Pascasarjana ke-27 Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Tahun 2026, Minggu (25/01/2026).
PADANGSIDIMPUAN, kaldera.id- Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-54 dan Pascasarjana ke-27 Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Tahun 2026, Minggu (25/01/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Kampus Menuju Masyarakat: Menjadi Lulusan Cerdas Berintegritas untuk Perubahan Sosial.”
Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas undangan yang diberikan sehingga dapat hadir langsung pada momen bersejarah tersebut. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati jenjang Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2).
“Ini luar biasa, wisuda ke-54 untuk jenjang Sarjana dan ke-27 untuk Pascasarjana. Capaian ini merupakan buah dari belajar dan bekerja keras, kesungguhan, kesabaran, serta doa orang tua. Namun perlu diingat, wisuda bukanlah akhir, melainkan awal untuk tahapan kehidupan berikutnya,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa setelah menyelesaikan pendidikan formal, para lulusan akan memasuki dunia nyata di tengah masyarakat. Karena itu, ia berpesan agar ilmu yang diperoleh selama kuliah dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meraih kesuksesan.
“Bagi yang ingin melanjutkan pendidikan, ini adalah awal menuju Pascasarjana. Bagi yang ingin berkarier, ini awal membangun masa depan. Bahkan bagi yang ingin membina rumah tangga, ini juga langkah awal. Semua harus direncanakan dengan baik,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya etos kerja dan literasi digital. Menurutnya, di dunia kerja pembelajaran terbaik adalah dengan banyak bekerja dan terus mengasah kemampuan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan tengah membangun sistem merit dalam penempatan jabatan ASN, namun masih menghadapi keterbatasan SDM yang belum siap dalam pemanfaatan literasi digital.
“Literasi digital adalah keniscayaan. Banyak ASN yang belum memahami sistem digital, termasuk akun My ASN. Padahal, tanpa itu peluang promosi bisa terhambat. Jangan sampai potensi besar seseorang hanya karena tidak terbaca sistem peluang karirnya terhambat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan kondisi Kabupaten Tapanuli Selatan yang saat ini masih dalam masa pemulihan pascabencana. Dari 15 kecamatan, sebanyak 14 kecamatan terdampak dengan total kerugian aset dan infrastruktur mencapai lebih dari Rp2,6 triliun.
Saat ini, lanjut Bupati, Badan Pusat Statistik (BPS) sedang melakukan kajian mendalam untuk mengukur dampak bencana terhadap indikator makro, PDRB, tingkat pengangguran, dan kemiskinan, sebagai dasar koreksi RPJMD Kabupaten Tapanuli Selatan serta penyusunan langkah-langkah pemulihan lintas sektor.
Sisi lain kata Bupati, meski berada dalam situasi bencana, Kabupaten Tapanuli Selatan tetap mampu menorehkan prestasi, di antaranya meraih SDGs Award Terbaik I melalui program Seribu Kolam yang terintegrasi dengan Lubuk Larangan, serta Terbaik II Nasional dalam pengendalian inflasi melalui TPID.“Saya bersyukur, di tengah situasi bencana kita masih bisa berprestasi, ” ungkapnya.
Terima kasih kepada keluarga besar UIN Syahada atas doa untuk masyarakat korban bencana. Mohon terus doakan Tapsel agar pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat. Terima kasih juga atas dukungan luar biasa dari TNI dan Polri dalam pemulihan di lapangan,” ucapnya.
Adapun jumlah wisudawan pada periode ini sebanyak 500 orang, dengan rincian Fakultas Dakwah 27 orang, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) 62 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 96 orang, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) 265 orang, serta Pascasarjana 50 orang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0212/Tapanuli Selatan Letkol Inf. Dedi Harnoto. S.IP, jajaran pimpinan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, para dekan fakultas, civitas akademika, serta orang tua dan keluarga wisudawan.