Gubernur Sumut Bobby Nasution saat bertemu dengan Kepala BPS SumutMEDAN, kaldera.id — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh kepala daerah di Sumatera Utara mendukung pelaksanaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar pengambilan kebijakan pemerintah.
Permintaan tersebut disampaikan Bobby usai berdiskusi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) di Kantor BPS Kota Medan, Senin (9/2/2026). Menurutnya, DTSEN menjadi instrumen penting untuk memastikan kebijakan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat tepat sasaran.
“Kita minta seluruh daerah mendukung penginputan DTSEN tahun 2026. Ini akan menjadi data besar kita dalam menentukan kebijakan dan upaya menyejahterakan masyarakat Sumatera Utara,” kata Bobby.
Bobby menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumut berkomitmen menjalankan setiap kebijakan berbasis data yang akurat. Ia menilai kesalahan data dapat berujung pada kebijakan yang tidak sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kebijakan harus dimulai dari data yang benar. Jangan sampai salah mengambil keputusan karena data yang tidak tepat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Sumut Asim Saputra mengatakan pihaknya akan melaksanakan sensus ekonomi dalam waktu dekat. Sensus tersebut diharapkan menjadi acuan peta ekonomi nasional sekaligus menangkap perkembangan ekonomi digital.
“Sensus ekonomi akan meng-capture pelaku UMKM dan ekonomi digital, sekaligus dibarengi pembaruan DTSEN. Kita akan memiliki data by name by address sekitar 15 juta penduduk Sumut,” ujar Asim.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bobby juga meresmikan ruang command center BPS Sumut. Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Muhammad Armand Effendy Pohan, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, serta Kepala Bappelitbang Sumut Dikky Anugerah. (Reza)