Rico Waas Buka Pasar Murah di 151 Kelurahan, Gelontorkan Rp4 Miliar dan Warning Keras Soal Kecurangan

redaksi
13 Feb 2026 15:15
Medan News 0 3
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi membuka Pasar Murah Pemko Medan yang digelar di 151 kelurahan selama Ramadan hingga 12 Maret 2026.

Dalam pembukaan di Lapangan Warna Warni Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (12/2/2026), Rico menegaskan distribusi harus tepat sasaran dan bebas praktik kecurangan.

Rico secara tegas mengingatkan seluruh jajaran Pemko Medan agar tidak bermain dalam penyaluran bahan pokok bersubsidi. Ia menekankan, kepercayaan masyarakat menjadi taruhan dalam program ini.

“Jangan sampai masyarakat sudah senang ada pasar murah, tapi begitu sampai di kelurahan barangnya tidak ada. Baru dua hari sudah habis. Sistem harus diatur. Jangan ada orang dalam yang bermain, itu pelanggaran berat,” tegasnya.

Pasar Murah digelar mulai 12 Februari hingga 12 Maret 2026 dan tersebar di seluruh kelurahan se-Kota Medan.

Program ini menjadi langkah konkret Pemko Medan untuk menekan lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

Untuk mendukung program tersebut, Pemko Medan menggelontorkan subsidi lebih dari Rp4 miliar. Salah satu komoditas utama yang disiapkan adalah beras dengan total stok mencapai 430 ton.

“Kalau satu ton dibagi kemasan 5 kilogram, maka 400 ton saja bisa menjangkau 80 ribu warga. Saya ingin manfaat ini benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Rico.
Ia memastikan kualitas beras yang dijual bukan jenis SPHP, melainkan beras medium menuju premium dengan harga turun dari Rp15.000 menjadi Rp11.600 per kilogram.

Selain beras, sejumlah kebutuhan pokok lain juga mengalami penurunan harga signifikan. Gula pasir dari Rp18.500 menjadi Rp15.200 per kilogram, tepung terigu dari Rp10.500 menjadi Rp8.600 per kilogram, telur dari Rp1.900 menjadi Rp1.350 per butir, serta kacang tanah kupas dari Rp34.000 menjadi Rp28.600 per kilogram.

Minyak goreng turun dari Rp20.500 menjadi Rp17.700 per liter, margarin dari Rp9.500 menjadi Rp6.400 per kemasan. Harga sirup berbagai merek juga dipangkas, termasuk Sarang Tawon dan Pohon Pinang.

Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Citra Effendi Capah, menjelaskan total subsidi Pasar Murah mencapai Rp4.170.656.500 dan digelar selama 30 hari di 151 titik.

“Ini langkah Pemko Medan untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri,” jelasnya.

Pembukaan Pasar Murah turut dirangkaikan dengan penyerahan sembako kepada masyarakat kurang mampu dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Medan Hadi Suhendra, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsun, serta para camat se-Kota Medan.

Dengan subsidi miliaran rupiah dan pengawasan ketat, Pemko Medan menargetkan Pasar Murah benar-benar menjadi solusi menjaga stabilitas harga dan daya beli warga selama Ramadan. (Reza)