Pemprov Sumut Klaim 6.100 Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk

redaksi
26 Mei 2026 10:53
Medan News 0 10
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Koperasi dan UKM Sumut menyebut sebanyak 6.100 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah terbentuk di seluruh kabupaten/kota di Sumut.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Ady Putra Parlaungan, mengatakan ribuan koperasi tersebut tersebar di desa dan kelurahan di 33 kabupaten/kota.

“Saat ini telah terbentuk total 6.100 badan hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar di seluruh Sumatera Utara,” ujar Ady, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, dari sisi administrasi dan akuntabilitas, sekitar 98 persen koperasi yang telah terbentuk kini sudah terintegrasi ke dalam sistem digital SIMKOPDES atau Sistem Informasi Koperasi Desa.

Selain pembentukan badan hukum, pemerintah juga tengah mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung koperasi di berbagai daerah.

Ady menyebut saat ini terdapat 1.685 titik lahan yang sedang dalam proses pembangunan fisik dan gerai koperasi. Sementara 353 gerai lainnya diklaim telah rampung dan siap beroperasi melayani masyarakat.

“Kami sedang mempercepat pembangunan fisik dan gerai KDKMP agar koperasi segera beroperasi,” katanya.

Ia menjelaskan koperasi yang sudah berjalan tidak hanya difungsikan sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Beberapa unit usaha yang mulai dikembangkan antara lain gerai sembako, apotek, hingga klinik desa. Saat ini tercatat sudah ada sekitar 337 gerai layanan yang berjalan di sejumlah daerah.

Ady menambahkan progres pembangunan koperasi di beberapa wilayah juga menunjukkan perkembangan cukup cepat, salah satunya di Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang disebut telah mencapai lebih dari 64 persen dari target pembangunan.

Meski demikian, Pemprov Sumut mengakui masih terdapat tantangan pada penguatan sumber daya manusia pengelola koperasi.

Karena itu, Dinas Koperasi dan UKM Sumut akan memfokuskan pembinaan terhadap pengurus koperasi melalui pelatihan teknis, pendampingan kelembagaan, hingga penguatan manajemen usaha.

“Kami ingin koperasi yang sudah terbentuk benar-benar berjalan profesional dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ady.

Pemprov Sumut optimistis program Koperasi Merah Putih dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat desa dan kelurahan di Sumatera Utara. (Reza)