Pemkab Deli Serdang Minta Pengosongan Lahan Bendungan Lau Simeme Dilakukan Humanis

redaksi
26 Mei 2026 10:57
Medan News 0 10
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong proses pengosongan lahan proyek Bendungan Lau Simeme dilakukan secara tertib, cepat, dan humanis agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, saat rapat koordinasi percepatan pengosongan lahan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II dan Kantor Pertanahan Deli Serdang di Aula Lau Simeme Lantai IV Kantor BBWS Sumatera II, Medan, Senin (25/5/2026).

Dalam rapat tersebut, Dedi menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, BBWS, BPN, serta aparat keamanan dalam mendukung percepatan pengosongan lahan proyek strategis nasional tersebut.

“Saya meminta seluruh pihak dapat bersinergi sehingga tidak menimbulkan keributan di tengah masyarakat, apalagi ini merupakan proyek strategis nasional dan menjadi kebanggaan warga Deli Serdang,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan, percepatan pengosongan lahan juga mencakup area pemakaman warga dan kantor desa yang berada di kawasan pembangunan bendungan.

Karena itu, Dedi meminta para kepala desa segera melakukan pendataan ahli waris untuk mempermudah proses pemindahan makam keluarga yang terdampak proyek.

Selain itu, terkait pembangunan kantor baru Desa Kuala Dekah, Dedi meminta agar proses penentuan lokasi segera dilakukan melalui koordinasi bersama Dinas Cipta Karya agar pembangunan dapat segera direalisasikan.

Sementara itu, Kepala BBWS Sumatera II Medan, Feriyanto, berharap seluruh pemangku kepentingan terus menjaga koordinasi dan kesepahaman bersama agar pengosongan lahan berjalan aman dan kondusif.

“Kami berharap seluruh pihak, termasuk BPN serta unsur TNI dan Polri, dapat terus bersinergi agar pelaksanaan pengosongan lahan berjalan damai di tengah masyarakat,” ujarnya.

Feriyanto menambahkan Bendungan Lau Simeme merupakan proyek strategis nasional dan menjadi satu-satunya bendungan di Pulau Sumatera yang berada di Kabupaten Deli Serdang.  (Reza)