Kasus Influenza A Meningkat, Dinkes Medan Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit

redaksi
2 Okt 2026 11:49
Medan News 0 36
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan memperkuat kewaspadaan terhadap penyebaran Influenza A setelah terjadi peningkatan kasus sepanjang September 2026. Hingga akhir September, tercatat 15 kasus Influenza A dan tiga kasus Influenza B di Kota Medan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Surya Syahputra Pulungan, mengatakan peningkatan kasus tersebut menjadi perhatian serius karena virus Influenza A mudah menular dan menyerang sistem pernapasan.

“Faktor penyebab Influenza A ini adalah virus Influenza A yang sangat mudah menyebar dari satu orang ke orang lain,” ujar Surya usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Wali Kota Medan, Kamis (1/10/2026).

Menindaklanjuti arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Dinkes Medan memperkuat langkah antisipasi melalui peningkatan kesiapsiagaan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Sebagai langkah awal, Dinkes telah menerbitkan surat kesiapsiagaan Influenza A kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kota Medan. Surat tersebut berisi instruksi kewaspadaan dini dan penanganan pasien yang mengalami gejala influenza.

Menurut Surya, kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus adalah lanjut usia (lansia), penderita penyakit penyerta atau komorbid, serta masyarakat yang memiliki riwayat perjalanan luar negeri.

“Karena sangat gampang menyebar, virus ini harus benar-benar diantisipasi agar penyebarannya dapat ditekan,” katanya.

Dinkes juga meminta seluruh fasilitas kesehatan meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan dan memanfaatkan kearifan lokal dalam upaya pencegahan Influenza A.

Selain itu, puskesmas diminta melakukan skrining terhadap pasien yang mengalami demam di atas 38 derajat Celsius disertai batuk dengan durasi gejala kurang dari 10 hari. Langkah serupa juga diterapkan di rumah sakit, khususnya bagi pasien yang membutuhkan perawatan inap.

Di tingkat masyarakat, Surya mengingatkan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah penularan virus.

Masyarakat diimbau rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menggunakan masker saat mengalami gejala flu.

“Dengan menggunakan masker juga sebagai salah satu pilihan bila mengalami gejala pilek ataupun batuk,” ujarnya.

Surya juga meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala seperti demam, batuk, nyeri tenggorokan, pilek, nyeri otot, maupun kondisi tubuh lemas.

Menurutnya, gejala Influenza A pada tahap awal sering menyerupai flu biasa sehingga pemeriksaan dini sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih berat.

“Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas apabila mengalami gejala demam, batuk, nyeri tenggorokan, pilek, malaise maupun nyeri otot,” katanya.

Dinkes Medan mengajak masyarakat tetap waspada tanpa panik serta berperan aktif memutus rantai penularan melalui PHBS, penggunaan masker saat sakit, dan pemeriksaan dini ke fasilitas kesehatan. Langkah tersebut dinilai menjadi kunci untuk menekan penyebaran Influenza A di Kota Medan. (Reza)