Bertemu Dua Santri, Hadi Suhendra Buka Rahasia Sukses: Hormati Orang Tua, Jangan Tinggalkan Salat

redaksi
14 Okt 2026 14:41
Medan News 0 40
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, menitipkan pesan penting kepada dua santri asal Medan yang menempuh pendidikan di Sumatera Barat. Ia menegaskan, kesuksesan sejati bukan sekadar jabatan dan kedudukan, melainkan juga ketakwaan kepada Allah SWT serta bakti kepada kedua orang tua.

Pesan tersebut disampaikan Hadi Suhendra saat menerima kunjungan Nur Safa Ratifah Lubis, siswa kelas XI, dan M Raffie Rabbani An Nabawi, siswa kelas VII, dari Insan Cendekia Boarding School (ICBS), Kota Payakumbuh, di Gedung DPRD Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Rabu (13/10/2026).

Kedua santri itu sengaja menemui pimpinan legislatif tersebut untuk mendapatkan nasihat dan motivasi selama menuntut ilmu di luar provinsi. Mereka menilai Hadi Suhendra sebagai sosok yang peduli terhadap pendidikan berbasis agama Islam di Kota Medan.

“Sebagai siswa ataupun santri yang menempuh pendidikan di luar kota bahkan luar provinsi, kami butuh banyak nasihat ataupun petuah dari Bapak Hadi Suhendra,” ujar Safa.

Menurut Safa, nasihat tersebut penting agar mereka semakin bersemangat mendalami ilmu agama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama setelah menyelesaikan pendidikan dan kembali ke Kota Medan.

“Kami berharap, ke depan kami bisa menjadi generasi muda yang sukses dan turut membangun Kota Medan seperti bapak,” tambah Raffie.

Menanggapi harapan tersebut, Hadi Suhendra mengingatkan bahwa ukuran kesuksesan tidak boleh hanya berpatokan pada pencapaian duniawi. Jabatan dan kedudukan, katanya, justru merupakan amanah sekaligus ujian yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

“Jadi kalau hari ini saya menjabat sebagai seorang Pimpinan DPRD Kota Medan, jangan langsung berpikir bahwa saya adalah orang yang sukses, belum tentu. Jabatan ini amanah, jabatan ini ujian, jabatan ini harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” kata Hadi Suhendra, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Medan dari Fraksi Golkar.

Ia menekankan pentingnya menjaga kesadaran sebagai hamba Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan. Menurutnya, kesibukan mengejar cita-cita dan kesuksesan dunia tidak boleh membuat seseorang melupakan kewajiban beribadah.

“Terkadang manusia itu suka lupa diri, lupa kalau kita ini hanya seorang hamba Allah SWT. Untuk itu, jangan pernah tinggalkan shalat, sebab shalat bukan hanya tiang agama, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kita adalah seorang hamba yang diciptakan untuk beribadah kepada-Nya,” tuturnya.

Selain menjaga ibadah, Hadi Suhendra secara khusus menekankan pentingnya menghormati dan membahagiakan kedua orang tua. Ia berpesan agar para santri senantiasa meminta doa, menjaga perasaan orang tua, serta menjadikan perjuangan menuntut ilmu sebagai bagian dari ikhtiar membahagiakan keluarga.

“Mau sukses? Hormati kedua orang tua kita. Hormati kedua orang tua, maka kesuksesan yang akan datang menghampiri. Jadi santri penghafal Al Quran, niatkan hafalan itu untuk kedua orang tua. Minta selalu doa kedua orang tua, bahagiakan mereka, jangan pernah sakiti hati orang tua. Saya bisa sampai di titik ini pun, semuanya karena doa dan ridho kedua orang tua saya,” tegasnya.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Diskusi serta tanya jawab antara Hadi Suhendra dan kedua santri menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperoleh bekal motivasi dalam menempuh pendidikan dan menghafal Al-Qur’an.

Keduanya pun menyampaikan apresiasi atas waktu dan nasihat yang diberikan pimpinan DPRD Medan tersebut.

“Terima kasih atas kesediaan Bapak menerima kami di sini. Petuah yang Bapak berikan sangat bermanfaat bagi kami. Insyaallah, kami akan semakin bersemangat dalam menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an,” ungkap keduanya.

Pesan Hadi Suhendra menjadi pengingat bahwa bagi generasi muda, keberhasilan pendidikan dan pencapaian cita-cita perlu berjalan seiring dengan pembentukan akhlak, ketekunan beribadah, serta penghormatan kepada orang tua. (Reza)