Masuk 125 Besar KEN 2026, Festival Berlabuh Jadi Etalase Seni Deli Serdang

redaksi
14 Okt 2026 19:00
Medan News 0 45
2 menit membaca

 

DELISERDANG, kaldera.id – Festival Berlabuh di Deli Serdang menembus 125 besar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026. Capaian ini menjadi momentum untuk memperluas promosi seni dan budaya lokal sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat.

Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, mendorong agar festival tersebut dikemas secara kreatif dan profesional sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan tanpa menghilangkan nilai autentik tradisi daerah.

Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Yayasan Duta Wisata Deli Serdang di Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (14/10/2026), untuk membahas persiapan Festival Berlabuh di Deli Serdang 2026.

Menurut Lom Lom, keberagaman seni dan budaya yang tumbuh di tengah masyarakat Deli Serdang merupakan potensi besar yang harus dikembangkan menjadi daya tarik wisata.

“Kesenian multietnis, mulai dari Jawa, Melayu, Karo hingga Simalungun, memiliki potensi besar. Dengan pengemasan artistik yang baik, kesenian lokal kita bisa tampil menarik dan dikenal lebih luas,” kata Lom Lom.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar festival tidak sekadar menjadi panggung pertunjukan, tetapi turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Untuk itu, panitia diminta berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait guna memastikan persiapan berjalan optimal dan dampak kegiatan dapat dirasakan lebih luas oleh warga.

Perwakilan Yayasan Duta Wisata Deli Serdang, Nur Hardiyanto Pakpahan, mengatakan Festival Berlabuh telah rutin digelar sejak 2023. Memasuki tahun keempat, festival ini menjadi ruang bagi seniman dan pelaku budaya lokal untuk menampilkan karya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi daerah.

“Berlabuh di Deli Serdang lahir dari inisiatif para alumni Duta Wisata untuk menyediakan ruang bagi seniman dan pelaku budaya lokal agar karya mereka semakin dikenal luas,” ujar Nur Hardiyanto.

Festival Berlabuh di Deli Serdang 2026 dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Oktober 2026 di Lapangan Tengku Raja Muda, Lubuk Pakam. Mengusung tema “Merawat Tradisi Lewat Seni yang Inklusif dan Berkelanjutan”, kegiatan ini akan menghadirkan pertunjukan seni, program Belajar Bersama Maestro di museum, kunjungan ke desa wisata, hingga pengenalan kembali tradisi lokal seperti munjung.

Panitia juga menyiapkan fasilitas ramah disabilitas, termasuk juru bahasa isyarat BISINDO. Dari sisi lingkungan, festival akan mengurangi penggunaan dekorasi sekali pakai dan memanfaatkan bahan daur ulang.

Dengan target hingga 30.000 pengunjung, festival ini direncanakan melibatkan 35–50 komunitas seni dan puluhan sukarelawan. Masuknya Berlabuh di Deli Serdang dalam 125 besar KEN 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi seni dan budaya lokal sebagai daya tarik pariwisata sekaligus penggerak ekonomi kreatif di Deli Serdang. (Reza)