DELISERDANG, kaldera.id – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyiapkan sejumlah program pendidikan untuk 2027, mulai dari beasiswa bagi anak keluarga miskin dan siswa berprestasi, bantuan seragam sekolah, hingga pembangunan 217 ruang kelas baru (RKB) untuk sekolah dasar (SD).
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menyampaikan rencana tersebut dalam Rapat Koordinasi Penilaian Kinerja Kepala Sekolah Bersama Bupati Deli Serdang, Rabu (14/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Asri Ludin meminta jajaran pendidikan aktif mendata anak-anak yang putus sekolah, terutama akibat keterbatasan ekonomi dan persoalan keluarga. Pendataan tersebut dinilai penting agar anak-anak yang kehilangan akses pendidikan bisa mendapat penanganan melalui program bantuan pemerintah.
Pada 2027, Pemkab Deli Serdang merencanakan beasiswa bagi anak dari keluarga miskin yang masuk kelompok desil 1–5, serta siswa berprestasi. Bantuan seragam sekolah juga disiapkan untuk meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
Tak hanya bantuan biaya pendidikan, Pemkab Deli Serdang juga merencanakan penambahan 217 ruang kelas baru untuk SD. Sementara kebutuhan ruang belajar di tingkat SMP diminta segera dipetakan agar daya tampung sekolah sebanding dengan jumlah calon peserta didik.
“Kita akan menambah 217 ruang kelas baru pada 2027 untuk SD. Kalau SMP masih kurang, silakan ajukan kebutuhannya. Jangan sampai ada anak yang mau sekolah ditolak,” tegas Asri Ludin.
Peningkatan mutu pendidikan juga diarahkan pada kualitas tenaga pendidik dan akreditasi sekolah. Guru taman kanak-kanak (TK) negeri yang belum memiliki kualifikasi sarjana (S-1) direncanakan mendapat fasilitasi untuk melanjutkan pendidikan.
Pemkab juga mendorong seluruh TK mencapai akreditasi minimal B. Sementara sekolah negeri yang telah berakreditasi B diarahkan menuju akreditasi A sesuai kebutuhan.
Di sisi lain, pemerintah daerah telah menyiapkan insentif bagi kepala sekolah. Pemkab Deli Serdang bahkan mengusulkan peningkatan insentif tersebut kepada Kementerian Keuangan.
“Kita sedang mengusulkan peningkatan insentif kepala sekolah kepada Kementerian Keuangan. Apabila disetujui, peningkatan insentif tersebut direncanakan berlaku pada 2028,” ungkapnya.
Asri Ludin menegaskan, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya mengejar kemampuan akademik. Pembentukan karakter, kedisiplinan, dan akhlak peserta didik juga harus menjadi perhatian.
Karena itu, sekolah diminta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mencegah perundungan. Pengawasan terhadap perilaku merokok, penggunaan vape, serta potensi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar juga perlu diperkuat.
Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Deli Serdang berharap akses pendidikan semakin terbuka, kualitas layanan sekolah meningkat, serta harapan dan rata-rata lama sekolah masyarakat mampu melampaui angka nasional. (Reza)