AEKI Sumut Berbagi Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

AEKI Berbagi akan diadakan secara reguler tiap Jumat selama pandemi Covid-19 dengan membagikan 100 paket bahan pokok berisi beras, gula, minyak dan kopi kepada masyarakat terdampak seperti, tukang becak, pemulung, ojek online dan lainnya. 
AEKI Berbagi akan diadakan secara reguler tiap Jumat selama pandemi Covid-19 dengan membagikan 100 paket bahan pokok berisi beras, gula, minyak dan kopi kepada masyarakat terdampak seperti, tukang becak, pemulung, ojek online dan lainnya. 

MEDAN, kaldera.id – Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Sumatera Utara bersama AEKI Cerita Kopi melalui Gerakan AEKI Berbagi, berfokus untuk menyalurkan bantuan guna mengurangi beban ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di Sumut.

“Sesuai dengan yang kita lihat diluar sana masih banyak masyarakat yang harus berjuang untuk keluarganya ditengah Covid-19 ini. Dengan bantuan ini kami beharap bisa mengurangi waktu mereka diluar rumah sesuai dengan intruksi pemerintah sehingga mengurangi kemungkinan terkena covid-19,”kata Ketua AEKI Sumut Saidul Alam, Jumat (3/4/2020).

Gerakan ini, kata Alam, awalanya dimulai dari obrolan dan diskusi dengan para stakeholder anggota AEKI yang peduli dengan saudara- saudara yang menjadi dampak pandemi Covid-19 di Sumut.

Ia menyebut gerakan AEKI Berbagi ini akan diadakan secara reguler tiap Jumat selama pandemi Covid-19 dengan membagikan 100 paket bahan pokok berisi beras, gula, minyak dan kopi kepada masyarakat terdampak seperti, tukang becak, pemulung, ojek online dan lainnya.

BACA JUGA :  KONI Medan Siap Masuki New Normal

“Hari ini perdana kami adakan gerakan ini dengan berbagi ke masyarakat sekitaran Petisah ini dulu. Selanjutnya akan dibagikan bertahap ke beberapa daerah lainnya,”jelasnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 ini akan sangat berakibat kepada meningkatnya kriminalitas di masyarakat karena kepanikan tidak mendapat kebutuhan ekonomi untuk keluarganya.

“Tentu jika masyarakat panik tidak bisa memberikan kebutuhan ekonomi untuk keluarganya akan membuat dia nekat melakukan apapun. Sehingga akan memperparah kondisi kita di Indonesia,” tuturnya.

Dalam penyaluran bahan pokok ini AEKI Sumut dibantu oleh komunitas yang menamai dirinya ‘Saling Bantu Medan’.

Gerakan ini turut mendapat apresiasi oleh masyarakat, Sadri, yang berprofesi sebagai tukang becak mengaku berterimakasih dengan bantuan ini. Ia mengaku ditengah pandemi Covid-19 ini susah untuk mencari penumpang sehingga mengurangi pendapatan yang di dapatnya dari hari biasanya.

“Susah cari makan sekarang, penumpang pun tidak ada karena orang tidak berani keluar. Dengan adanya gerakan seperti ini kami merasa diperhatikan. Kami juga bisa pulang cepat kerumah. Terimakasih AEKI Sumut,”tuturnya. (finta rahyuni)