Bantuan Beras Diutamakan Bagi Warga Kehilangan Penghasilan

Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution
Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution

MEDAN, kaldera.id – Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution menegaskan, pemberian bantuan beras sebanyak1.000 ton diutamakan kepada masyarakat yang total loss income (kehilangan penghasilan) akibat dampak pencegahan Covid-19.

Mereka yang kehilangan penghasilan yakni, penarik becak, pedagang kecil di sekolah yang sekolahnya sudah diliburkan, pedagang keliling, karyawan – karyawan yang sudah dirumahkan dan tidak lagi menerima gaji.

Sedangkan yang tidak mendapat bantuan beras tersebut, yakni penerima PKH atau penerima bantuan sosial dari Kemensos.

“Mereka yang terima bantuan dari Kemensos tidak diberikan lagi karena tanggal 10 lalu mereka sudah terima. Jadi, biar nggak double. Kemudian, karyawan yang masih terima gaji, walaupun udah berkurang, tapi masih pendapatan, juga tidak dapat. Jadi yang dapat bantuan beras mereka yang total loss income,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Tahapan Awal Pilkada Serentak Dimulai 15 Juni, KPU Koordinasi Dengan Pemko Medan

Dia mengaku tidak semua masyarakat bisa mendapatkan bantuan beras tersebut.

“Kami yakin kepling mengetahui peta di wilayahnya masing-masing. Jadi, tolong kepada masyarakat, pemerhati dan segala macam, tidak semuanya kita layani. Kami hanya berikan kepada yang prioritas,” ucapnya.

Sekadar informasi setiap kepala keluarga yang mendapatkan bantuan ini diberikan masing -masing beras 5 kilogram. Beras tersebut dari Bulog. (reza sahab)