Banyak Pelamar CPNS Tidak Memenuhi Syarat

Kepala BKD dan SDM Kota Medan, Muslim Harahap.
Kepala BKD dan SDM Kota Medan, Muslim Harahap.

MEDAN, kaldera.id – Sebanyak 2795 melamar menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemko Medan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 525 pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia ( BKD dan SDM) Kota Medan, Muslim Harahap menjelaskan, pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat karena berbagai alasan. Mulai dari prodi pendidikan, dokumen yang harus dilampirkan tidak sesuai, dan lainnya.

“Seperti prodi pendidikan, yang kami butuhkan D3 akuntansi, yang melamar D3 perpajakan atau keuangan syariah. Inikan tidak sesuai. Begitu juga izazah. Harusnya izazah asli yanh si scan di lampirkan. Ini foto kopinya,” ungkap Muslim ketika ditemui kaldera.id di ruang kerjanya, Senin (16/12/2019).

Muslim menjelaskan, saat ini memasuki masa sanggah. Para pelamar yang dinyatatakan tidak lulus verivikasi bisa melakukan sanggah dengan mengajukan melalui web pendaftaran kemarin. Masa sanggah sampai 18 Desember 2019. Sanggahan yang diajukan dijawab langsung oleh tim melalui web juga.

“Keberatan pelamar dijawab langsung oleh tim. Sampai tadi, 72 orang yang mengajukan keberatan. Mulai kenapa namanya tidak diumumkan. Kenapa tidak lolos administrasi dan lainnya. Ini kami jawab langsung oleh verivikator,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pemko Medan Kembali Buka Lelang 5 Jabatan Eselon II

Jawaban keberatan ini akan dilakukan selama seminggu. Mereka juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait prodik.

“Masalah prodi kami koordinasi dengan pemerintah pusat. Apa boleh dimasukan yang dasar pendidikannya berbeda dengan yang dibutuhkan. Contoh dibutuhkan D3 akuntasi, tapi yang melamar perpajakan. Inikan berdekatan. Selain itu, masalah foto copy ijazah yang di scan. Biar tidak terkesan kaku saja,” tambahnya.

Ujian penerimaan CPNS dilaksanakan Februari mendatang di SMP Negeri 1 Medan. Sistem dilakukan komputerisasi. Semua informasi berkaitan dengan pelaksanaan tersebut disampaikan melalui web.

Peserta dan panitia tidak ada bertemu. Semua disampaikan melalui web. Saat ujian nantipun hasilnya langsung kelihatan. Jadi, tidak bisa bermain,” pungkasnya.

Pemko Medan sendiri memberikan kuota 193 orang. Jumlah tersebut untuk pendamping dana kelurahan dan sisanya di instansi lain.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Nasional (BKN) jumlah pelamar CPNS di Sumut mencapai 161116 dengan jumlah kuota sebanyak 4382.

Peminat paling banyak di Kabupaten Dairi, 19735 pelamar dengan jumlah kuota 285. Disusul Tebingtinggi dengan jumlah pelamar 16640. Sedangkan kuota yang disediakan 277. Untuk di lingkungan Pemprovsu disediakan kuota 306. Sedangkan pelamarnya 14546. (reza sahab)