Site icon Kaldera.id

Jagoannya Sering Diambil Orang, Langkat Ubah Jadwal MTQ Daerah

LANGKAT, kaldera.id – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Langkat mereformasi jadwal pelaksanaan kegiatan MTQ Langkat pada 2021. Langkah ini dilakukan agar anak Langkat tidak diserobot daerah lain.

“Perubahannya, mempercepat pendaftaran dan penjaringan kafilah. Jadi jadwalnya dipercepat 6 bulan. Pada 2021, MTQ digelar September untuk menjaring dan mempersiapkan anak-anak Langkat menuju MTQ Provinsi Sumut 2022,” terang Bupati Langkat diwakili Sekda Langkat Indra Salahuddin dalam Raker LPTQ Langkat, di Stabat, Rabu (7/10/2020).

Menurut Indra yang juga Ketua LPTQ Langkat, hal ini dilakukan agar anak-anak Langkat yang mempunyai potensi, terlebih dahulu mendaftarkan diri seleksi di Langkat, bukan di kabupaten/kota lain, seperti sebelumnya. Selama ini, banyak anak Langkat yang menjadi perwakilan daerah lain. Karena kabupaten/kota lain seleksinya lebih awal dibandingkan Langkat.

“Padahal mereka itu berprestasi, bahkan meraih juara di tingkat daerah dan provinsi. Jadi ini sangat disayangkan, semoga dengan mereformasi jadwal, ke depan tidak terjadi lagi, ada anak Langkat yang menjadi perwakilan daerah lain,” harapnya.

Semoga dengan perubahan ini, sambung Sekda, Langkat kembali berjaya dengan melahirkan banyak juara-juara MTQ pada tingkat daerah maupun nasional. Sehingga dapat membantu mewujudkan visi misi Bupati Langkat Terbit Rencana PA, menjadikan Langkat religius.

“Jika bisa meraih juara, Bupati akan memberikan hadiah umroh, baik kepada peserta maupun pelatihnya. Tujuannya untuk memberikan motivasi, hingga Langkat menjadi lebih religius,” ungkapnya.

Sementara, ketua panitia pelaksana H. Irfan Yusuf, dalam laporannya menyebutkan, rapat ini juga untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan MTQ tingkat nasional, yang telah diadakan di Tebing Tinggi lalu. Serta membahas persiapan pelaksanaan MTQ Langkat di tahun 2021. Rapat ini juga dihadiri Asisten II Ekbangsos H. Hermansyah, ketua Baznas Langkat, Ketua MUI, serta pengurus dan anggota LPTQ Langkat.(rel/rani hujaipah)

Exit mobile version