Pinalti Klok Tak Mampu Selamatkan Timnas Indonesia Raih Poin Maksimal di GBK

0
146
Unggul dalam jumlah pemain dan juga penguasaan bola tak cukup membawa hasil maksimal bagi Timnas Indonesia kala menghadapi Timnas Thailand dalam penyisihan Grup A Piala AFF di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (29/12/2022). Fachruddin dan kawan kawan hanya bermain imbang 1-1.
Unggul dalam jumlah pemain dan juga penguasaan bola tak cukup membawa hasil maksimal bagi Timnas Indonesia kala menghadapi Timnas Thailand dalam penyisihan Grup A Piala AFF di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (29/12/2022). Fachruddin dan kawan kawan hanya bermain imbang 1-1.

 

JAKARTA, kaldera.id – Unggul dalam jumlah pemain dan juga penguasaan bola tak cukup membawa hasil maksimal bagi Timnas Indonesia kala menghadapi Timnas Thailand dalam penyisihan Grup A Piala AFF di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (29/12/2022). Fachruddin dan kawan kawan hanya bermain imbang 1-1.

Sejak menit 62, Timnas Thailand bermain dengan 10 orang setelah Sanrawat Dechmitr diusir wasit karena melakukan pelanggaran keras. Namun, situasi itu tidak membuat anak asuh Shin Tae-yong menang besar dalam laga ini. Berbagai peluang didapat tidak membuahkan hasil. Buruknya penyelesaian akhir menjadi salah satu penyebab gagalnya Indonesia meraih poin penuh di kandang sendiri.

Terus menekan pertahanan lawan dijadikan celah bagi Timnas Thailand untuk menyamakan kedudukan. Melalui serangan balik, Sarach Yooyen yang menerima umpan B Phala langsung melepaskan tembakan lambung terarah ke gawang Timnas Indonesia yang dikawal Nadeo Argawinata. Nadeo tak mampu menggapainya. Sebelumnya tembakan Sarach sempat menyentuh tumit pemain belakang Indonesia sehingga Nadeo tertipu dengan arah bola.

Buruknya penyelesaian akhir dilakukan pemain Indonesia sangat terlihat di babak pertama. Bahkan, salah umpan antar pemain juga mewarnai sepanjang laga. Sementara Thailand sendiri tidak bermain istimewa. Mereka lebih banyak menunggu untuk melakukan tekanan.

Dalam laga ini Indonesia unggul lebih dulu lewat pinalti Klok dimenit 50. Klok yang maju sebagai eksekutor melaksanakan tugasnya dengan baik. Pinalti ini sendiri didapat setelah Kapten Timnas Thailand dianggap handsball ketika menghalau bola.(red)