Wamendagri Apresiasi Wali Kota Medan, Bantu Penanganan Pascabencana Aceh Tamiang

redaksi
4 Jan 2026 17:48
Medan News 0 4
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Pemerintah Pusat memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat Wali Kota Medan, Rico Waas, dalam membantu penanganan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Bantuan berupa personel dan armada alat berat yang dikirim Pemerintah Kota Medan dinilai sangat krusial dalam mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, saat meninjau lokasi pemulihan di Aceh Tamiang.

Dalam kunjungan lapangan itu, Bima Arya menyaksikan langsung kinerja para petugas dari Pemko Medan yang tengah membersihkan sisa material banjir di permukiman warga dan fasilitas publik.

“Pak Wali Kota Medan, kami mengucapkan terima kasih. Tenaganya luar biasa, bantuannya sangat-sangat memudahkan. Totalitas semua,” ujar Bima Arya saat berdialog dengan para personel di lokasi.

Wamendagri juga memuji semangat juang para petugas yang menyatakan kesiapan untuk tetap berada di lapangan hingga misi kemanusiaan tersebut tuntas.

Menurutnya, dukungan lintas daerah seperti ini mencerminkan kuatnya solidaritas antarpemerintah daerah dalam menghadapi bencana.

Bantuan yang dikerahkan Pemko Medan merupakan hasil kolaborasi dua instansi teknis, yakni Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) serta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan.

Dinas Damkarmat Medan menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran jenis fire truck PK 48 dan PK 49, serta armada truk pendukung berkapasitas 5.000 liter per unit. Armada tersebut difokuskan untuk pembersihan lumpur di kawasan permukiman warga dan jalan protokol.

Sementara itu, Dinas SDABMBK mengerahkan satu unit motor grader, dua unit backhoe loader, empat unit dump truck, serta tiga unit trado guna mendukung mobilisasi alat berat dan penanganan material banjir yang menumpuk.

Kehadiran alat berat dan personel ahli dari Kota Medan dinilai mempercepat normalisasi infrastruktur serta pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Aceh Tamiang. Langkah ini sekaligus menjadi bukti komitmen Wali Kota Medan dalam memperkuat kolaborasi antar-daerah di wilayah Sumatera. (Reza)