Lantik Direksi PUD, Rico Waas Tegaskan Perusahaan Daerah Harus Sehat dan Menguntungkan

redaksi
5 Jan 2026 22:06
Medan News 0 14
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Waas melantik jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah (PUD) Kota Medan untuk masa jabatan 2026–2030, Senin (5/1/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Rico Waas menegaskan pentingnya pembenahan dan modernisasi perusahaan daerah agar mampu dikelola secara profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Medan.

“Pelantikan ini diharapkan menjadi awal semangat baru bagi perusahaan daerah agar mampu dikelola secara profesional, modern, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Medan,” ujar Rico Waas dalam sambutannya.

Untuk PUD Pasar Kota Medan, Wali Kota melantik Anggia Ramadhan sebagai Direktur Utama, Agus Syahputra sebagai Direktur Operasional, Bobby Zulkarnain sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan, serta Rudiansyah sebagai Direktur Pengembangan dan SDM.

Sementara itu, jajaran direksi PUD Pembangunan Kota Medan yang dilantik yakni Karya Septianus Bate’e sebagai Direktur Utama, Surya Kurniawan sebagai Direktur Operasional, Endang Junaidi sebagai Direktur Umum dan Keuangan/SDM, serta Wendy Meilanda sebagai Direktur Pengembangan.

Adapun untuk PUD Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan, Rico Waas melantik Irwansyah Gultom sebagai Direktur Utama, Jadi Pane sebagai Direktur Operasional, Ardiansyah sebagai Direktur Umum dan Keuangan, serta Rosmidawati sebagai Direktur Pengembangan.

Dalam arahannya, Rico Waas menegaskan bahwa PUD Pasar Kota Medan menjadi salah satu fokus utama pembenahan. Ia menyoroti tantangan pasar tradisional di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola belanja masyarakat.

“Banyak keluhan pasar sepi dan fasilitas kurang. Di masa sekarang, teknologi menjadi ancaman sekaligus tantangan bagi pasar tradisional. Bagaimana caranya pasar kita tetap diminati di tengah perkembangan teknologi ini,” kata Rico Waas.

Ia berharap jajaran direksi baru mampu melakukan modernisasi pasar, meningkatkan fasilitas, serta membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam aktivitas perdagangan. Menurutnya, perusahaan daerah harus dikelola secara sehat dan mampu menghasilkan keuntungan.

“Perusahaan daerah harus melesat, sehat, dan mampu menghasilkan profit serta keuntungan,” tegasnya.

Terkait PUD Pembangunan Kota Medan, Rico Waas menekankan pentingnya optimalisasi aset daerah agar tidak menjadi beban pemerintah. Ia meminta seluruh aset yang dimiliki dapat dikelola secara produktif dan bernilai ekonomi.

“Aset yang kita miliki harus dimaksimalkan. Jangan sampai aset daerah justru terbengkalai dan menjadi beban,” ujarnya.

Sementara kepada jajaran direksi PUD Rumah Potong Hewan, Wali Kota Medan mengingatkan bahwa sektor tersebut memiliki tantangan yang besar. Ia meminta direksi baru menyusun strategi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kinerja perusahaan.

“Rumah Potong Hewan jangan sampai menjadi perusahaan yang sakit. Direksi harus memahami tantangannya dan memiliki strategi yang jitu,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga menegaskan agar seluruh direksi bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi hukum. “Jangan coba-coba bermain hukum,” tegasnya.

Pelantikan ditandai dengan penyerahan keputusan secara simbolis serta pengambilan sumpah dan janji jabatan. Wali Kota Medan berharap para direksi yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan integritas dan penuh tanggung jawab.

“Ini bukan soal status jabatan, tetapi pengabdian untuk Kota Medan. Perusahaan daerah adalah ruang bisnis dan ruang usaha bagi Medan. Dengan kepemimpinan baru ini, saya berharap muncul warna dan semangat baru di awal tahun,” pungkas Rico Waas.
(Reza)