PSMS Medan Resmi Pecat Kas Hartadi, Eko Purdjianto Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Liga 2

redaksi
8 Jan 2026 13:31
Medan News 0 16
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id — PSMS Medan resmi melakukan pergantian pelatih di tengah krisis performa tim pada kompetisi Indonesia Championship (Liga 2) musim 2025/2026. Manajemen PSMS mendepak pelatih kepala Kas Hartadi dan menunjuk Eko Purdjianto sebagai pelatih baru.
Keputusan tersebut diumumkan secara resmi melalui akun Instagram PSMS Medan pada Rabu (7/1/2026).

Dalam unggahan itu, manajemen memperkenalkan Eko Purdjianto sebagai nahkoda baru Ayam Kinantan.

“Selamat datang pelatih Eko Purdjianto. All the best, we fight till the end,” tulis manajemen PSMS dalam unggahan resminya.

Pergantian pelatih ini dilakukan menyusul rangkaian hasil negatif yang membuat PSMS Medan kesulitan bersaing di Liga 2. Manajemen berharap kehadiran Eko mampu membawa perubahan signifikan dan mengangkat performa tim dalam sisa kompetisi.

Eko Purdjianto bukan sosok asing di sepak bola nasional.

Mantan pemain Timnas Indonesia kelahiran Semarang, 1 Februari 1976 itu dikenal sebagai bek tangguh yang lama menjadi andalan skuad Garuda di berbagai level.
Selama karier bermainnya, Eko tercatat memperkuat Timnas Indonesia di sejumlah turnamen internasional, seperti Piala Tiger 1996 di Singapura, Piala Tiger 2000 di Thailand, serta ajang kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.

Ia juga tampil bersama Timnas di SEA Games dan Piala Asia.
Bersama Timnas Indonesia, Eko turut menyumbangkan prestasi, di antaranya gelar juara Piala Kemerdekaan 2000 dan LG Cup di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 2001.

Di level klub, Eko pernah membela sejumlah tim besar nasional, seperti Pelita Jaya, PSPS Pekanbaru, PSIS Semarang, Persema Malang, Persitara Jakarta Utara, serta menjadi bagian dari program PSSI Primavera yang menjalani pemusatan latihan di Italia pada 1993–1995.

Karier Eko sebagai pemain harus berakhir lebih cepat akibat cedera lutut berkepanjangan yang memaksanya gantung sepatu pada usia 31 tahun.

Kini, ia dihadapkan pada tantangan besar untuk membangkitkan PSMS Medan dan membawa klub kebanggaan Sumatera Utara itu kembali kompetitif di Liga 2. (Reza)