Pasar Murah Imlek Dibuka di Medan, Rico Waas Tegaskan Toleransi dan Kendali Harga

redaksi
9 Feb 2026 20:27
Medan News 0 4
2 menit membaca

MEDAN, kaldera.id — Pemerintah Kota Medan menggelar pasar murah menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di dua lokasi, yakni Kelurahan Sei Rengas II, Kecamatan Medan Area, dan Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, 9–13 Februari 2026.
Pasar murah tersebut dibuka langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Lapangan Barasokai, Jalan Rahmadsyah, Medan Area, Senin (9/2/2026). Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi menjelang perayaan Imlek.
“Pasar murah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat agar dapat merayakan Imlek dengan tenang dan berbahagia,” ujar Rico Waas.
Rico menegaskan, Kota Medan merupakan simbol nyata keberagaman Indonesia. Dengan masyarakat yang majemuk, toleransi dan kebersamaan harus terus dijaga.
“Kalau ingin melihat miniatur Indonesia yang beragam, lihatlah Kota Medan. Kita hidup berdampingan dengan saling menghormati,” kata Rico.

Ia juga menegaskan komitmen Pemko Medan melalui slogan Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan sebagai jaminan rasa aman dan perlindungan bagi seluruh umat beragama.
Selain aspek ekonomi, Rico menyoroti pentingnya menjaga kebersamaan sosial di tengah perkembangan teknologi. Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan momentum Imlek untuk memperkuat silaturahmi secara langsung.
Rico juga meminta para camat mendata warga lanjut usia yang merayakan Imlek seorang diri agar mendapat perhatian dari lingkungan sekitar.
“Ini bagian dari pelayanan dan kepedulian sosial Pemerintah Kota Medan,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag Kota Medan Citra Effendi Capah menjelaskan, pasar murah ini menyasar masyarakat di wilayah Medan Area, Medan Kota, Medan Tembung, Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Belawan.
Pasar murah menyediakan delapan kebutuhan pokok bersubsidi, di antaranya beras medium, gula pasir, tepung terigu, telur, kacang tanah kupas, minyak goreng, margarin, dan sirup.
Harga jual kebutuhan pokok tersebut berada di bawah harga pasar, seperti beras medium Rp12.100 per kilogram, gula pasir Rp15.000 per kilogram, telur Rp1.350 per butir, serta minyak goreng Rp17.700 per liter.
Pemko Medan menegaskan pasar murah ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan nasional. (Reza)