Wagub Sumut Desak MBG Sasar Ibu Hamil dan Balita, Tegaskan Investasi Generasi 2045

redaksi
17 Feb 2026 13:38
Medan News 0 1
2 menit membaca

DELISERDANG, kaldera.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya mendesak perluasan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak hanya menyasar siswa sekolah, tetapi juga balita dan ibu hamil.

Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah stunting dan menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pernyataan itu disampaikan Surya saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Kampus IV UMSU, Percut Seituan, Deliserdang, Senin (16/2/2026).

Menurut Surya, kualitas Sumut 10 hingga 20 tahun ke depan ditentukan oleh kondisi anak-anak hari ini. Anak sehat dan cukup gizi, kata dia, akan memiliki kemampuan belajar dan daya pikir lebih baik.

“Program MBG bukan sekadar membagikan makanan. Ini investasi pendidikan, kesehatan, sekaligus masa depan daerah,” tegasnya.

Surya menekankan empat langkah konkret dalam pelaksanaan MBG di Sumut. Pertama, penggunaan bahan pangan lokal agar manfaat ekonomi dirasakan petani dan pelaku usaha daerah. Kedua, menjaga kualitas gizi sehingga anak tidak hanya kenyang, tetapi benar-benar sehat. Ketiga, pengawasan terbuka dan berkelanjutan. Keempat, percepatan pembangunan SPPG di seluruh kabupaten/kota.

Ia menegaskan, program pemenuhan gizi harus dikerjakan bersama oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga masyarakat. Tanpa kolaborasi, perluasan MBG dinilai sulit berjalan efektif.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menilai MBG merupakan investasi strategis untuk menyiapkan generasi kuat 2045.

Ia mengingatkan, fase paling menentukan perkembangan manusia terjadi dalam tiga tahap: masa dalam kandungan, usia emas sejak lahir hingga lima tahun, serta masa pertumbuhan berikutnya. Karena itu, penyediaan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita menjadi kunci.

“Ketika MBG menyasar ibu hamil dan balita, itu menyasar masa paling menentukan kualitas manusia. Ini investasi besar bangsa,” ujarnya.

Peresmian SPPG UMSU diharapkan menjadi model percepatan layanan gizi di Sumut, sekaligus memperluas cakupan MBG agar berdampak langsung pada penurunan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (Reza)