Investasi Medan Tembus Rp14,5 Triliun, DPRD Nilai Era Rico–Zaki Buka Puluhan Ribu Kerja

redaksi
21 Feb 2026 15:05
Medan News 0 0 View
2 menit membaca

MEDAN, kaldera.id – Realisasi investasi Kota Medan menembus Rp14,5 triliun dalam satu tahun terakhir, hampir dua kali lipat dari target Rp7,6 triliun.

Capaian itu menuai sorotan dari Anggota DPRD Kota Medan, Ahmad Afandi Harahap, yang menilai lonjakan tersebut menjadi indikator kuat membaiknya iklim usaha di ibu kota Sumatera Utara.

Afandi menyebut, peningkatan investasi pada masa kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap mencerminkan meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap stabilitas kebijakan dan layanan perizinan di Pemko Medan.

“Realisasi investasi yang melampaui target menunjukkan adanya kepastian layanan dan keterbukaan pemerintah terhadap investor. Ini sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Medan,” ujarnya.

Menurutnya, kemudahan perizinan dan pendekatan pro-investasi menjadi faktor utama masuknya modal baru ke Medan.

Ia menegaskan, capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan berdampak langsung terhadap masyarakat.
Afandi menyoroti efek domino investasi terhadap penyerapan tenaga kerja. Dalam satu tahun terakhir, puluhan ribu lapangan pekerjaan disebut telah terbuka seiring masuknya investor baru.

“Ketika investasi tumbuh, lapangan kerja ikut terbuka. Ini yang paling dirasakan masyarakat, terutama dalam menekan angka pengangguran,” katanya.

Meski demikian, Afandi mengingatkan agar Pemko Medan tidak hanya mengejar kuantitas investasi.

Ia mendorong agar investasi yang masuk juga berkualitas, berkelanjutan, ramah lingkungan, serta melibatkan pelaku UMKM lokal dalam rantai pasok industri.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi pekerjaan rumah penting. Ia meminta pemerintah daerah memperkuat pelatihan vokasi dan skema link and match dengan dunia usaha agar tenaga kerja lokal mampu bersaing.

“Anak-anak Medan harus menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi kota, bukan sekadar penonton,” tegasnya.

Lonjakan investasi dan penyerapan tenaga kerja ini menjadi catatan penting
dalam evaluasi satu tahun kepemimpinan Rico–Zaki, sekaligus ujian keberlanjutan kebijakan ekonomi Kota Medan ke depan. (Reza)