Antonius D Tumanggor
MEDAN, kaldera.id – Banjir, drainase tersumbat, dan jalan lingkungan rusak mendominasi aspirasi warga Lingkungan XII, Kelurahan Glugur Kota, Kecamatan Medan Barat kepada Anggota DPRD Medan, Antonius Devolis Tumanggor, Sabtu (21/2/2026).
Warga mengeluhkan banjir yang kerap meluap dari tikungan sungai di sekitar permukiman, termasuk di dekat masjid setempat.
Mereka meminta penanganan konkret agar luapan air tidak lagi merendam rumah saat debit sungai meningkat.
Menanggapi hal itu, Antonius memastikan perbaikan jalan rusak akan segera dimasukkan dalam daftar survei teknis dan ditargetkan mulai dikerjakan paling lambat Maret 2026.
“Senin langsung disurvei. Target paling lama Maret sudah dikerjakan,” ujarnya di hadapan warga.
Politikus Partai NasDem itu meminta warga menyampaikan titik persoalan secara rinci agar dapat diteruskan dan dibahas bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Camat Medan Barat, Maswan Harahap, menjelaskan penyebab utama banjir di kawasan tersebut adalah tikungan sungai yang tajam sehingga aliran air tidak mengikuti jalur saat debit meningkat dan meluap ke permukiman.
Pihak kecamatan telah mengusulkan pembangunan tanggul pengarah melalui Musrenbang agar aliran sungai kembali normal.
Selain persoalan banjir dan jalan rusak, warga juga meminta lapangan voli yang telah digunakan puluhan tahun tetap dipertahankan sebagai fasilitas umum.
Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan mendorong penghijauan bantaran sungai untuk mengurangi risiko banjir serta mengingatkan warga tidak membuang sampah ke parit maupun sungai.
Dalam kegiatan tersebut, Antonius menyerahkan empat unit tong sampah kepada perwakilan masyarakat dan rumah ibadah sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan. (Reza)