Kapolri dan Wagub Sumut Tinjau Kesiapan Mudik Lebaran di Medan

redaksi
21 Mar 2026 16:12
Medan News 0 7
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya meninjau kesiapan arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah/2026 M di Medan, Jumat (20/3/2026) malam.

Peninjauan dilakukan di Pos Terpadu Blok Medan, Jalan Balai Kota, sekaligus pelepasan personel gabungan pengamanan Lebaran. Kegiatan diawali dengan konferensi video bersama jajaran kepolisian se-Indonesia.
Dalam arahannya, Kapolri menginstruksikan pengamanan perayaan Idulfitri dilakukan secara maksimal dengan mengusung moto “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Ia menekankan sinergi antara Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan.
Wagub Sumut Surya memaparkan kesiapan infrastruktur jalan di wilayahnya. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah memetakan tiga jalur utama mudik, yakni Lintas Barat, Lintas Tengah, dan Lintas Timur guna memastikan kelancaran arus kendaraan.
Ia juga melaporkan penanganan pascabencana di 12 kabupaten/kota menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 263 titik longsor, 19 titik jalan putus, dan 65 titik jalan amblas telah ditangani secara darurat.

“Ruas Simpang Rampa–Sibolga via Batu Lubang kini sudah dapat dilalui dengan sistem buka-tutup. Pemudik dari Tarutung menuju Sibolga disarankan menggunakan jalur alternatif via Poriaha demi keamanan,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran mudik, Pemprov Sumut menyediakan ribuan kursi mudik gratis. Moda kereta api rute Medan–Rantauprapat dan Medan–Tanjungbalai disiapkan sebanyak 1.380 kursi, sementara bus melayani enam rute utama dengan total 2.874 kursi.
Selain itu, tersedia moda laut rute Belawan–Batam dan Sibolga–Gunungsitoli. Sebanyak 602 unit bus AKAP dan 2.452 unit bus AKDP juga disiagakan. Enam unit jembatan timbang di Sumut turut dialihfungsikan menjadi rest area bagi pemudik.

Kapolri mengungkapkan puncak arus mudik mulai terjadi sejak 18 Maret dengan kenaikan volume kendaraan sebesar 4,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung mulai 24 Maret 2026.
Ia juga mengapresiasi penurunan angka fatalitas kecelakaan sebesar 24,61 persen. Kapolri mengimbau pemudik untuk tetap berhati-hati dan memanfaatkan pos terpadu serta rest area untuk beristirahat.

Terkait potensi cuaca ekstrem, pihaknya berkoordinasi dengan BMKG dalam operasi modifikasi cuaca serta menyiagakan seluruh satuan tugas bencana untuk mengantisipasi banjir dan longsor di jalur mudik.
Selain itu, masyarakat diminta memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret guna mengurangi kepadatan arus balik, serta mematuhi pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas hingga 29 Maret.
Kegiatan ditutup dengan pelepasan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP untuk melakukan patroli di sejumlah titik rawan di Kota Medan. Turut hadir Panglima TNI Agus Subiyanto, Pangdam I/BB Hendy Antariksa, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, serta Kapolda Sumut Whisnu Hermawan. (Reza)