MEDAN, kaldera.id – PSMS Medan menghadapi krisis pemain bertahan jelang laga lanjutan Championship melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), Sabtu (28/3/2026).
Meski demikian, tim berjuluk Ayam Kinantan tetap optimistis meraih kemenangan di kandang.
Setidaknya tiga pemain dipastikan absen pada pertandingan tersebut.
Dua bek, Erwin Gutawa dan Zikri Ferdiansyah, harus menepi akibat kartu merah di laga sebelumnya, sementara Saddam Hi Tenang masih dibekap cedera.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengatakan timnya tetap menjalani persiapan maksimal meski waktu latihan terbatas usai libur Lebaran.
“Selepas Lebaran, kami punya enam hari persiapan. Alhamdulillah kondisi pemain cukup baik, hanya Saddam yang masih cedera,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (27/3/2026).
Absennya sejumlah pemain di lini belakang memaksa Eko memutar strategi. Ia memastikan telah menyiapkan pemain pengganti untuk menutup kekosongan tersebut.
“Ada beberapa pemain yang tidak bisa tampil karena akumulasi kartu, khususnya di lini bertahan. Kami sudah siapkan penggantinya, siapapun yang bermain harus siap,” katanya.
Meski diterpa masalah di sektor pertahanan, PSMS tetap percaya diri melanjutkan tren positif di kandang. Sejak ditangani Eko Purdjianto, PSMS belum terkalahkan saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
“Pemain sudah siap, kami bermain di kandang. Bismillah target tiga poin,” tegasnya.
Hal senada disampaikan pemain PSMS, Nazar Nurzaidin. Ia menyebut seluruh pemain dalam kondisi siap tempur menghadapi PSPS Pekanbaru.
“Persiapan berjalan lancar. Kami optimistis dan akan bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik,” ucap Nazar.
Sepanjang musim ini, PSMS dan PSPS Pekanbaru telah dua kali bertemu dan selalu berakhir imbang. Pada pertemuan pertama di kandang PSPS, kedua tim bermain 3-3. Sementara di putaran kedua di SUSU, laga berakhir 1-1.
Dengan catatan tersebut, duel ketiga kedua tim diprediksi berlangsung ketat dan sengit. (Reza)