Banjir Besitang, 1.381 Keluarga Terdata, Pemkab Langkat Siapkan Verifikasi Ulang

redaksi
31 Mar 2026 19:08
Medan News 0 12
2 menit membaca

 

LANGKAT, kaldera.id – Pemerintah Kabupaten Langkat merespons keluhan warga terdampak banjir di Kecamatan Besitang yang belum terdata sebagai penerima bantuan.

Melalui pertemuan di Rumah Dinas Bupati Langkat di Stabat, Senin (30/3/2026), perwakilan warga menyampaikan masih adanya korban banjir yang belum masuk dalam pendataan pemerintah.

Perwakilan warga, Roy, menyebut sejumlah rumah mengalami kerusakan mulai dari ringan hingga berat, namun belum seluruhnya terakomodasi dalam data penerima bantuan.

“Kami berharap semua korban banjir mendapat perhatian yang sama agar tidak ada yang terabaikan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Langkat, Rudi Kinandung, menegaskan pemerintah terus berupaya memberikan penanganan yang adil bagi seluruh masyarakat terdampak.

Ia menjelaskan, hingga saat ini sebanyak 1.381 keluarga telah terdata menerima bantuan, meliputi jaminan hidup, bantuan hunian sementara dan tetap, serta stimulan ekonomi.

“Pemerintah tidak akan menutup mata terhadap warga yang belum terdata. Kami akan melakukan langkah lanjutan,” katanya.

Namun demikian, Rudi menyebut warga yang belum masuk data saat ini belum bisa langsung menerima bantuan, karena harus menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

“Jika ada kebijakan baru dari pemerintah pusat, Pemkab Langkat siap mendata dan mengakomodir tambahan penerima,” tegasnya.

Pemkab Langkat juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan untuk melakukan verifikasi ulang data warga terdampak.

Langkah ini dilakukan guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran serta tidak ada korban banjir yang terlewat.

Bupati Langkat, Syah Afandin, disebut terus mendorong jajaran pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.

Upaya ini diharapkan mampu memberikan kepastian dan keadilan bagi masyarakat Besitang yang terdampak banjir. (Reza)