Target 919 Huntap Sumut Rampung Akhir Tahun, Waktu Pembangunan Makin Sempit

redaksi
9 Okt 2026 16:39
Medan News 0 24
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Pemerintah menargetkan pembangunan 919 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara rampung pada 31 Desember 2026. Namun, pembangunan yang dikejar hingga akhir tahun itu saat ini masih berada pada tahap pembersihan lahan menuju pematangan lahan.

Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Ronny Ariuly Hutahayan, mengatakan proses lelang telah dilakukan, kontraktor sudah ditunjuk, dan pekerjaan mulai berjalan di lapangan.

“Mudah-mudahan on track. Rencananya 31 Desember, 919 unit di Sumatera Utara bisa diselesaikan sesuai rencana,” ujar Ronny dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (9/10/2026).

Pembangunan 919 unit huntap di Sumut merupakan bagian dari target pemerintah membangun 7.952 unit di tiga provinsi pada tahun anggaran 2026. Rinciannya, 6.220 unit di Aceh, 919 unit di Sumut, dan 813 unit di Sumatera Barat.

Ronny mengakui pekerjaan yang harus dikejar hingga akhir tahun masih besar. Hingga saat ini, sekitar 2.085 unit huntap telah diselesaikan dari keseluruhan target pembangunan di tiga provinsi tersebut.

“Tugas bersama kita masih besar. Sampai akhir tahun, 31 Desember, kita masih mengejar target 7.952 unit,” katanya.

Pembangunan huntap dilakukan bertahap, mulai dari penyediaan lahan, pembersihan dan pematangan lahan, hingga konstruksi. Selain pekerjaan fisik, pemerintah juga harus menuntaskan pendataan lintas sektor bersama kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Untuk mengejar target tahun anggaran 2026, pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengalokasikan anggaran Rp2,3 triliun bagi tiga provinsi tersebut. Dari jumlah itu, alokasi untuk Sumatera Utara mencapai Rp299 miliar.

Target pembangunan tidak berhenti pada 2026. Untuk tahun anggaran 2026 dan 2027, pemerintah merencanakan total 25.606 unit huntap, terdiri atas 20.647 unit di Aceh, 3.707 unit di Sumut, dan 1.252 unit di Sumatera Barat.

Sesuai arahan Presiden, durasi pelaksanaan pembangunan dipercepat dari tiga tahun menjadi dua tahun. Persiapan pembangunan untuk 2027 pun mulai dilakukan secara paralel, termasuk penetapan lokasi lahan dan pengurusan perizinan.

“Apa yang bisa dilakukan secara paralel kami lakukan, sementara pembangunan di lapangan juga dikejar,” tutur Ronny.  (Reza)