PSMS Medan Bidik Tiga Poin di Markas Semen Padang, Eko Purdjianto Waspadai Kebangkitan Kabau Sirah

redaksi
16 Okt 2026 18:05
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – PSMS Medan memburu tiga poin saat menghadapi Semen Padang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027, Sabtu (17/10/2026) pukul 15.30 WIB. Kekalahan dari PSPS Pekanbaru pada laga sebelumnya menjadi pelecut Ayam Kinantan untuk bangkit sekaligus menjaga persaingan di papan atas klasemen.

Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, itu menjadi laga tandang kedua secara beruntun bagi PSMS. Tim besutan Eko Purdjianto tersebut harus segera berbenah setelah takluk 1-2 dari PSPS pekan lalu.

Saat ini, PSMS menempati peringkat ketiga dengan koleksi 10 poin. Sementara Semen Padang berada di posisi kelima dengan enam poin dan berambisi mengakhiri tren dua kekalahan beruntun.

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengatakan persiapan tim berjalan baik. Ia berharap para pemain mampu menerjemahkan hasil persiapan tersebut menjadi penampilan maksimal di lapangan.

“Hari ini kami berangkat ke Bekasi. Persiapan tim sangat bagus untuk pertandingan besok melawan Semen Padang dan semua pemain dalam kondisi bagus. Kami berharap pertandingan berjalan lancar, kami bisa bermain baik, dan mendapatkan hasil yang baik,” ujar Eko kepada media melalui Zoom, Jumat (16/10/2026).

Meski Semen Padang sedang terpuruk, Eko meminta anak asuhnya tidak lengah. Ia menilai Kabau Sirah tetap memiliki pemain berkualitas dengan pengalaman berkompetisi di Liga 1 maupun Liga 2.

Tim pelatih PSMS, kata Eko, telah menganalisis permainan calon lawan untuk memetakan kekuatan dan kelemahan mereka. Namun, ia menegaskan fokus utama tetap pada kesiapan tim sendiri.

“Sebelumnya kami sudah menganalisis pertandingan tim lawan. Kami cukup mengetahui kelebihan dan kekurangan mereka. Semua pemain Semen Padang berkualitas dan berpengalaman di Liga 1 maupun Liga 2. Karena itu, kami harus waspada, tetapi tetap fokus kepada tim sendiri,” katanya.

Eko juga meminta para pemain menjadikan kekalahan dari PSPS sebagai bahan evaluasi, bukan beban yang mengganggu penampilan. Ia ingin PSMS memanfaatkan laga ini untuk kembali ke jalur kemenangan.

“Kami tetap berjuang untuk pertandingan besok. Hasil yang kurang bagus kemarin menjadi motivasi lebih bagi kami untuk mendapatkan poin di kandang Semen Padang,” tegasnya.

Dari sisi skuad, Eko memastikan para pemain berada dalam kondisi siap. Namun, ia harus menentukan komposisi terbaik dari 31 pemain yang tersedia. PSMS juga dipastikan kehilangan Rizdjar Nurviat yang absen akibat kartu merah saat menghadapi PSPS Pekanbaru.

“Pemain PSMS semuanya siap. Kami memiliki 31 pemain, tetapi tentu tidak semuanya dimainkan. Kami akan menurunkan pemain yang paling siap. Rizdjar Nurviat tidak bisa bermain, sedangkan pemain lainnya kami persiapkan untuk pertandingan ini,” jelas Eko.

Absennya Rizdjar menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi tim pelatih dalam menyusun lini belakang. PSMS dituntut menjaga disiplin dan konsentrasi untuk meredam tekanan Semen Padang, yang juga membutuhkan kemenangan demi memperbaiki posisi klasemen.

Optimisme meraih hasil maksimal turut disampaikan pemain PSMS, Raihan Utama. Ia menyebut tim telah mengevaluasi kekurangan saat melawan PSPS dan melakukan perbaikan dalam persiapan menghadapi Kabau Sirah.

“Tim sudah melakukan persiapan dengan baik. Kami semua juga sudah mengevaluasi pertandingan sebelumnya dan memperbaiki beberapa hal yang menjadi kekurangan. Semoga besok kami bisa membawa pulang tiga poin,” ujar Raihan.

Bagi PSMS, kemenangan bukan hanya soal menebus kekalahan sebelumnya, tetapi juga menjaga posisi di papan atas Pegadaian Championship 2026/2027.

Untuk mewujudkan target itu, Ayam Kinantan harus tampil efektif, disiplin di lini belakang, dan mampu memaksimalkan peluang di hadapan Semen Padang yang tengah memburu kebangkitan. (Reza)