Sebanyak 12.000 unit kuota bedah rumah bagi warga Sumatera Utara masih tersisa. Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh bupati dan wali kota segera mengusulkan rumah warga yang benar-benar layak menerima bantuan tersebut.
MEDAN, kaldera.id – Sebanyak 12.000 unit kuota bedah rumah bagi warga Sumatera Utara masih tersisa. Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh bupati dan wali kota segera mengusulkan rumah warga yang benar-benar layak menerima bantuan tersebut.
Dari total kuota 15.000 unit yang disebut berasal dari program Presiden Prabowo Subianto, baru sekitar 3.000 unit yang telah dibedah. Artinya, masih ada peluang bagi ribuan keluarga untuk mendapatkan bantuan perbaikan rumah melalui program tersebut.
Bobby menyampaikan imbauan itu saat menjawab permohonan warga dalam kegiatan Sapa Daerah (SADA) di Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Jumat (16/10/2026).
Ia menegaskan, pemerintah kabupaten dan kota perlu aktif mendata serta mengusulkan warga yang memenuhi kriteria. Menurut Bobby, pengajuan tidak harus disertai sertifikat rumah atau alas hak atas tanah, melainkan permohonan dengan memastikan rumah tersebut benar-benar ditempati.
Kepala daerah diminta meneruskan usulan kepada gubernur untuk diproses lebih lanjut.
Bobby mendorong pemerintah daerah memanfaatkan kuota yang masih tersedia sebanyak mungkin agar bantuan menjangkau warga yang membutuhkan.
Program bedah rumah ini diharapkan membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak. Karena itu, pendataan dan pengusulan dari pemerintah kabupaten dan kota menjadi langkah penting agar sisa kuota dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan warga. (Reza)