43 Armada Sampah Disalurkan, Bupati Tagih Kerja Nyata

redaksi
18 Okt 2026 10:30
Medan News 0 24
3 menit membaca

 

DELISERDANG, kaldera.id– Target Deli Serdang menjadi kabupaten bebas sampah pada 2028 tak boleh berhenti sebagai slogan. Bupati Asri Ludin Tambunan menuntut armada kebersihan yang baru disalurkan benar-benar dioperasikan untuk membenahi persoalan sampah hingga ke tingkat kecamatan.

Penegasan itu disampaikan Asri Ludin saat menyaksikan serah terima 43 unit armada operasional pengelolaan sampah kepada 13 kecamatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di Alun-alun Lubuk Pakam, Sabtu (17/10/2026).

“Saya minta armada dan peralatan kebersihan yang sudah diserahkan ini langsung digunakan dan diberdayakan. Tujuh kecamatan yang telah ditetapkan sebagai kecamatan bebas sampah juga harus benar-benar mewujudkan targetnya, bukan sekadar menjadikannya slogan,” tegas Asri Ludin.

Pernyataan itu menjadi penekanan bahwa penambahan sarana harus diikuti perubahan nyata dalam penanganan sampah. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap armada baru mampu meningkatkan mobilitas petugas, mempercepat penanganan sampah, dan memperbaiki pelayanan kebersihan bagi masyarakat.

Sebanyak 43 unit armada yang disalurkan melalui Dinas Lingkungan Hidup terdiri atas sembilan truk amroll, tiga mobil pikap, 29 becak motor (betor), dan dua bak amroll. Seluruhnya didistribusikan sesuai kebutuhan wilayah dan instansi penerima.

Kecamatan Percut Sei Tuan menerima dua truk amroll. Tanjung Morawa memperoleh satu mobil pikap, tiga betor, dan satu bak amroll. Sunggal menerima dua truk amroll, satu mobil pikap, dan tiga betor, sedangkan Lubuk Pakam mendapat satu mobil pikap dan enam betor.

Batang Kuis dan Pagar Merbau masing-masing menerima satu truk amroll dan dua betor. Labuhan Deli memperoleh satu truk amroll dan tiga betor, sementara Hamparan Perak menerima satu truk amroll dan dua betor.

Adapun Pancur Batu, Biru-Biru, Deli Tua, dan Patumbak masing-masing memperoleh dua betor. Kecamatan Pantai Labu menerima satu bak amroll, sedangkan Disperindag mendapat satu truk amroll.

Asri Ludin mengingatkan para camat dan pimpinan instansi penerima agar menjaga serta memanfaatkan armada tersebut secara optimal. Sarana yang telah disediakan, menurutnya, harus digunakan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan untuk kepentingan masyarakat.

“Target kita jelas, pada 2028 Deli Serdang harus semakin siap menjadi kabupaten bebas sampah. Ini tidak bisa hanya dikerjakan pemerintah kabupaten, tetapi membutuhkan keterlibatan camat, perangkat daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kelompok swadaya masyarakat juga harus diberdayakan agar pengelolaan sampah bisa membuka peluang ekonomi, bukan hanya bergantung pada APBD,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan secara konsisten menjelang penilaian Adipura. Ia mengingatkan agar kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi perhatian ketika penilaian berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan dan sistem pengelolaan yang berjalan sepanjang tahun.

“Dalam waktu dekat, Deli Serdang akan memasuki masa penilaian Adipura. Saya ingin pengelolaan sampah berjalan dengan baik dan berkelanjutan, tidak hanya bersih menjelang penilaian. Jangan lagi ada sampah berserakan di jalan atau masyarakat yang tidak tahu harus membuang sampah ke mana. Itu yang harus kita benahi,” tegasnya.

Penyaluran 43 armada tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Deli Serdang memperkuat layanan kebersihan.

Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh kendaraan dan peralatan beroperasi efektif, disertai pengelolaan sampah yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, kelompok masyarakat, dan warga. (Reza)