Rombongan Gubsu Diduga Langgar Protokol Kesehatan di Paloh Naga

Suasana kerumunan dalam kegiatan Gubsu di Wisata Sawah Paloh Naga, Sabtu (16/1/2021).(ist)
Suasana kerumunan dalam kegiatan Gubsu di Wisata Sawah Paloh Naga, Sabtu (16/1/2021).(ist)

DELISERDANG, kaldera.id – Rombongan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, diduga melanggar protokoler kesehatan saat berkunjung ke Desa Denai Lama, Pantai Labu, Sabtu (16/1/2021). Gubsu diketahui menyerahkan bangunan CSR Bank Sumut.

Rombongan Gubernur Edy tiba di objek wisata Paloh Naga, Desa Denai Lama, pukul 08:40 pagi menggunakan sepeda. Ratusan orang rombongan Gubernur tersebut langsung masuk ke lokasi acara tanpa memperhatikan aturan protokol kesehatan.

Sesampainya di lokasi acara, panitia sebenarnya sudah memberi tanda pada tempat duduk agar peserta yang duduk bisa menjaga jarak untuk menjalankan protokol kesehatan.

Dari dokumentasi foto yang beredar di media sosial, baik Gubernur maupun rombongan lainnya sepertinya tidak begitu memperdulikan tanda tersebut sehingga terjadi kerumunan.

Tidak hanya itu, saat masuk pun banyak dari rombongan Gubernur yang tidak mencuci tangan saat masuk ke lokasi kegiatan.

Dalam kegiatan itu, ada puluhan mobil dan 1 bus besar yang ikut dalam rombongan Gubernur tersebut.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Sumut, Awaluddin Nasution, menyesalkan sikap Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, yang tidak memberi contoh baik terhadap masyarakat. Beliau selalu himbau patuhi protokol kesehatan, namun tidak beri contoh nyata.

BACA JUGA :  Gubsu Kembali Perpanjang PPKM Hingga 14 Maret 2021

“Baru kemarin Pak Edy beri contoh baik saat divaksin, namun sekarang malah langgar protokol kesehatan. Apa sehabis divaksin, masyarakat bebas berkerumun, dan abaikan protokol kesehatan,” tanya Razak.

Menurutnya, seharusnya Pak Gubernur membatasi rombongannya agar saat acara tidak berkerumun dan tidak melanggar protokol kesehatan. Jika hanya serah terima bantuan CSR harus sampai sekerumun itu, tentu hal itu bukan contoh yang baik.

“Kami minta Poldasu panggil Gubernur terkait pelanggaran protokol kesehatan. Tak boleh ada oknum yang merasa atas nama kekuasaan bebas melakukan kesalahan, terlebih saat ini masalah Covid jadi atensi yang serius,” tegasnya.

Sementara itu, saat memberikan kata sambutan, Edy Rahmayadi, singgung terkait Covid-19 dan vaksin. Edy berharap Covid-19 lekas berakhir dan kita semua harus mengapresiasi hadirnya vaksin. Edy juga berharap agar usaha Desa seperti Paloh Naga ini dapat berkembang dan mendorong perekonomian masyarakat.(mustivan mahardhika)