Site icon Kaldera.id

Jumlah Terpapar Covid Tinggi, Dua Lingkungan di Isolasi

Lingkungan 7 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor dan Lingkungan 10 Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang diberlakukan isolasi lingkungan.

Lingkungan 7 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor dan Lingkungan 10 Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang diberlakukan isolasi lingkungan.

MEDAN, kaldera.id – Lingkungan 7 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor dan Lingkungan 10 Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang diberlakukan isolasi lingkungan.

Pemberlakukan isolasi lingkungan dikarenakan tingginya jumlah pasien terpapar Covid-19. Kedua lingkungan itu dinyatakan masuk dalam zona merah penyebaran virus Covid-19. Dengan langkah ini diharapkan dapat menekan dan memutuskan mata rantai penularan Covid-19.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Medan, di Lingkungan 7 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor terdapat 14 warga dari 6 rumah yang terpapar virus Covid-19.

Sedangkan di lingkungan 10, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang jumlah warga yang terpapar berjumlah 14 orang dari 8 Rumah.

“Sesuai arahan Walikota Medan kita akan memberlakukan isolasi lingkungan di kedua lingkungan tersebut mulai hari ini (Jumat (28/5/2021) yang akan dimulai pukul 19:00 Wib sampai pukul 06:00 Wib. Isolasi dilakukan selama seminggu. Oleh karena itu camat diminta melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya di lingkungan yang akan diberlakukan isolasi agar mereka memahaminya,” tegas Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman saat rapat rapat penetapan isolasi lingkungan dalam rangka lenerapan PPKM Mikro di Kantor Walikota Medan, Jumat(28/5/2021).

Selanjutnya petugas nantinya akan berjaga di Pos Kelurahan 24 jam berjaga. Pemberlakuan isolasi lingkungan ini akan berlangsung selama seminggu dan nantinya akan dievaluasi.

Bagi warga yang terpapar dan melakukan isolasi mandiri, nutrisinya akan dipenuhi Pemko Medan. Pihaknya juga akan melakukan tracing guna mengetahui perjalanannya sebelum terpapar.

“Dengan begitu dapat mengetahui langkah untuk menekan penyebarannya. Warga juga akan dilakukan swab antigen. Jika ada yang reaktif akan dilakukan Swab PCR. Lingkungan yang akan diisolasi ini akan pantau dengan benar. Sehingga nantinya tidak akan menyebarkan virus Covid-19 ke tempat lain,” katanya.

Koordinator lapangan dalam pemberlakuan isolasi lingkungan ini adalah camat dan dibantu personel dari beberapa instansi lainnya.

Dia menambahkan, pemberlakuan isolasi lingkungan akan diberlakukan di kecamatan lainnya yang wilayahnya terjadi lonjakan penyebaran virus Covid-19. (reza)

Exit mobile version