Terikat Kontrak, Tak Mudah Bongkar Merdeka Walk

Bongkar Merdeka Walk, Pedagang Buku Pindah
Bongkar Merdeka Walk, Pedagang Buku Pindah

MEDAN, kaldera.id – Pemko Medan masih mempelajari langkah-langkah yang diambil terhadap kelangsungan Merdeka Walk. Pasalnya, bangunan tersebut diminta untuk dibongkar.

Merdeka Walk masuk salah satu rencana penataan Lapangan Merdeka Medan sebagai upaya pengembalian fungsinya semula, ruang terbuka hijau.

“Masih kami pelajari dulu langkah yang diambil. Tidak bisa main bongkar begitu saja. Harus dipikirkan matang -matang,” ungkap Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Medan, Tengku Sofyan kepada kaldera.id, kemarin.

Sofyan menuturkan, banyak yang harus disiapkan sebelum bangunan tersebut dibongkar.

Kerjasama Pemko Medan dengan pengelola pusat jajanan kuliner di Medan itu masih tersisa lima tahun lagi atau sampai 2025. Di lokasi itu pengelola masih terikat kontak dengan tenan. Selain itu, tenan yang mengontrak sebagian merupakan perusahaan waralaba raksasa seperti Mc Donald, Starbucks, dan lain-lain.

Apabila dibongkar tentunya harus ada relokasi. Sampai saat ini relokasi belum ditentukan. Bahkan, belum ada sama sekali. Lokasi pemindahan tentunya harus juga strategis seperti Merdeka Walk. Apabila tidak dilakukan relokasi, maka Pemko Medan bisa digugat karena dianggap lalai atau melanggat kesepakatan. Mengingat, masih ada sisa waktu kerjasama.

BACA JUGA :  Paket Sembako Dari Setneg Dibagikan ke Kampung Nelayan

“Jadi, banyak yang harus dipikrkan dan dibahas bersama -sama. Makanya, inilah sedang kami pikirkan,” tegasnya.

Bongkar Merdeka Walk, Pedagang Buku Pindah

Sementara itu, Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution saat ditemui terpisah mengungkapkan, untuk Merdeka Walk akan dibahas secara cermat dan maksimal. Dengan begitu apa yang dilakukan tidak merugikan pihak manapun.

“Untuk Merdeka Walk gimana nantinya belum ada kami pikirkan. Sebab, kontraknya masih ada. Kalau untuk pedagang buku rencananya kami pindahkan ke bekas gudang -gudang milik PT KAI. Gudang itu akan ditata sebaik mungkin. Sehingga orang berjualan dan berdagang merasa nyaman. Kami sudah bicara dengan PT KAI,” jelasnya.

Dia menambahkan, untuk kios – kios pedagang buku yang ada di Lapangan Merdeka akan dibongkar. Lahan tersebut dimanfaatkan untuk ruang terbuka hijau. “Kios sekarang ini nantinya dibongkar dan dijadikan ruang terbuka hijau,” tambahnya. (reza sahab)