Kuliah Online dari Medan, Diza Jumpai Gubernur Sumut

0
57
Diza Laila Barokah, mahasiswa Wuhan University of Technology asal Medan disambut Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.
Diza Laila Barokah, mahasiswa Wuhan University of Technology asal Medan disambut Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

MEDAN, kaldera.id – Diza Laila Barokah, mahasiswa Wuhan University of Technology asal Medan yang dipulangkan pemerintah pusat, setelah di karantina selama 14 hari di Natuna telah sampai di Medan pada Minggu (16/2/2020) lalu.

Kepulangan Diza ini diterima oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, beserta Nawal Lubis, didampingi Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah.

Kepulangan Diza ini diterima oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, beserta Nawal Lubis, didampingi Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah.
Kepulangan Diza ini diterima oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, beserta Nawal Lubis, didampingi Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah.

Pada kesempatan itu, Diza menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Gubernur Sumatera Utara (Sumut).

Edy Rahmayadi menugaskan Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sumut di Jakarta, Salim Affan beserta tim, untuk menerima kepulangan Diza dari pemerintah pusat dan mengurus kepulangan ke Medan.

Edy juga menugaskan Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut, dr. Alwi Mujahit Hasibuan beserta tim untuk menyambut di Medan dan mengantar sampai ke rumah Diza di Helvetia Medan.

“Tetap semangat dan mengikuti kuliah yang dilaksanakan secara online dengan baik. Kalau ada yang diperlukan bisa dilaporkan kepada saya,” pesan Edy kepada Diza (25/2/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sumut, dr. Alwi Mujahit Hasibuan mengatakan Diza bersama yang lainnya dinyatakan sehat. Mereka dikarantina di Natuna untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

“Karantina dilakukan untuk memastikan bahwa mereka benar-benar sehat, tidak sedang dalam masa inkubasi (karena masa inkubasi covid-19 ini paling lama 14 hari). Setelah melalui masa 14 hari itu, seluruhnya mendapat surat keterangan bebas Virus Corona (coronavirus) covid-19 dari kemenkes,” jelasnya. (nazhira anindy)