Site icon Kaldera.id

Jumlah ODP di Medan Capai 134 Orang dan PDP Sebanyak 19 Orang

Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution ketika mengunjungi Kantor Dinas Kesehatan Kota Medan, Jumat (20/3/2020).

Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution ketika mengunjungi Kantor Dinas Kesehatan Kota Medan, Jumat (20/3/2020).

MEDAN, kaldera.id – Berdasarkan Dinas Kesehatan Kota Medan, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) terkait virus corona di Kota Medan mencapai 134 orang. Sedangkan jumlah pasien dalam pantauan (PDP) mencapai 19 orang.

Jumlah tersebut setiap jamnya terus didata ulang untuk mendapatkan data update dan perkembangannya.

“Saya minta kepada Dinas Kesehatan untuk terus mengupdate perkembangan baik dari jumlah orang dalam pengawasan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), dan suspect. Informasi tersebut harus terus di update di sosial media setiap hari bahkan setiap jam.

Agar masyarakat dapat mengetahui informasi terkait mewabahnya virus corona (covid-19) tersebut,” jelas Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution ketika mengunjungi Kantor Dinas Kesehatan Kota Medan, Jumat (20/3/2020).

Akhyar juga meminta semua rumah sakit yang ada di Kota Medan harus siap menerima jika ada masyarakat yang ingin memeriksakan dirinya terkait virus corona. Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi tempat kesehatan terdekat.

“Saya tekankan semua rumah sakit yang ada di Kota Medan harus siap menerima pasien. Mereka tidak ada hak untuk menolak pasien yang datang ke rumah sakitnya,” tegas Akhyar.

Dia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Medan yang merasakan gejala batuk, flu dan sesak nafas atau gejala yang mengarah pada wabah virus corona, agar dapat menghubungi langsung Call Center Covid 19 dari Dinas Kesehatan Kota Medan ke nomor 081375884531 dan 082161977779 atau untuk mengetahui informasi lebih lanjut dapat melalui link http://covid19.go.id, jika ada orang yang butuh penanganan terkait virus corona.

Berkaitan dengan merebaknya virus corona, terhitung mulai 19 Maret sampai waktu yang ditentukan kembali nantinya, Disdukcapil Kota Medan hanya memberikan pelayanan secara online melalui http://sibisa.pemkomedan.go.id. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari masyarakat berada di pusat keramaian dan meminimalisir peyebaran virus corona.

Mengingat, Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil merupakan salah satu kantor yang paling ramai dikunjungi. (reza sahab)

Exit mobile version