Tampilan Medan Creative Market Harus Dipermudah

Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata membuat aplikasi Medan Creative Market untuk mempermudah para pelaku usaha ekonomi kreatif dalam memasarkan produknya.
Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata membuat aplikasi Medan Creative Market untuk mempermudah para pelaku usaha ekonomi kreatif dalam memasarkan produknya.

MEDAN, kaldera.id – Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata membuat aplikasi Medan Creative Market untuk mempermudah para pelaku usaha ekonomi kreatif dalam memasarkan produknya.

Aplikasi ini nantinya juga menjadi sarana para konsumen berinteraksi langsung dengan para pelaku ekonomi kreatif yang diminatinya. Akun ini terkesan meniru market place yang lebih dulu muncul di aplikasi facebook.

Saat ini sudah ada 17 sub sektor yang dipasarkan di akun grup facebook Medan Creative Market diantaranya, aplikasi, pengembangan permainan, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film dan animasi, fotografi, video, kriya (kerajinan tangan), kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa serta televisi dan radio.

“Hingga saat ini ada sekitar 310 orang pelaku ekonomi kreatif yang tergabung dalam akun grup Medan Creative Market dan masih ada 426 orang yang menunggu veirifikasi dari Dinas Pariwisata Kota Medan untuk bergabung ke akun grup ini. Meski belum di launching, akun ini telah memasarkan 40 produk,” jelas Kadis Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono, Jumat (8/5/2020).

BACA JUGA :  Saat Mengadu ke Pimpinan Dewan, Warga Tegaskan Lapangan Sejati Bukan Aset Pemko Medan

Agus menjelaskan, untuk masuk ke dalam akun grup ini memiliki syarat tertentu. Produknya harus dihasilkan sendiri bukan produk pabrikan dan para pelaku usaha haru penduduk Kota Medan.

Sementata itu, Plt Walikota Medan, Akhyar Nasution mengungkapkan, ide tersebut sangat bagus. Hanya saja akun tersebut tampilannya dapat dipermudah masyarakat yang ingin melihat-lihat produk yang dipasarkan.

“Tampilannya dipemudah. Misalnya dapat dikategorikan berdasarkan sub sektor yang ada. Jadi, masyarakat yang berkunjung ke akun tersebut dapat mudah melihat dan mencari produk yang diinginkan,” ucap Akhyar. (reza sahab)