Penghapusan Anggaran Safari Ramadhan Tidak Tepat

Akademisi dari UMSU, Arifin Saleh Siregar.
Akademisi dari UMSU, Arifin Saleh Siregar.

MEDAN, kaldera.id – Akademisi dari FISIP UMSU, Arifin Saleh Siregar mengungkapkan, tidak tepat anggaran Safari Ramadhan dihapuskan karena Covid-19. Ada beberapa alasan kegiatan tersebut harusnya tetap dilaksanakan.

Alasan pertama, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin kepala daerah selama puasa. Kedua, apabila alasanya saat ini sedang pendemi Covid-19 tinggal merubah skema atau tekhnis pelaksanaanya.

“Kalau itu tidak tepat dihapus. Tinggal merubah tekhnis pelaksanaanha dari tahun ke tahun dan tetap mengikuti protokol kesehatan. Jadi, tidak menghambat pelaksanaanya,” ungkap Arifin kepada kaldera.id, Senin (11/5/2020).

Arifin menjelaskan, di saat ini kehadiran seorang pemimpin di tengah masyarakat harus tetap ada. Melakukan sosialisasi dan menyampaikan langsung apa yang dikerjakan dan akan dikerjakan, termasuk penanganan Covid-19.

“Malah kalau tidak hadir di tengah masyarakat membuat masyarakat itu bertanya -tanya. Ada apa. Apa yang terjadi. Jadi, pengpusan anggaran Safari Ramadhan tersebut tidak tepat. Itu kegiatan rutin dan ajang sillaturahim kepala daerah dengan masyarakatnya,” tambahnya. (reza sahab)