Per 17 Agustus, Jumlah Meninggal Akibat Covid-19 di Medan Capai 177 Orang

Kadis Kesehatan Kota Medan yang juga Wakil Ketua GTPP Covid-19 Kota Medan, Edwin Effendi
Kadis Kesehatan Kota Medan yang juga Wakil Ketua GTPP Covid-19 Kota Medan, Edwin Effendi

MEDAN, kaldera.id – Terhitung mulai 17 Juli sampai 17 Agustus, jumlah positif Covid-19 di Kota Medan mengalami lonjakan tinggi. Rata-rata sebanyak 52 kasus per-hari.

Sedangkan korban yang meninggal dunia dalam sebulan ini sebanyak 88 kasus. Artinya dalam satu hari rata-rata yang meninggal sebanyak 3 orang.

Oleh karenanya Pemko Medan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan menggerakkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan.

Kadis Kesehatan Kota Medan yang juga Wakil Ketua GTPP Covid-19 Kota Medan, Edwin Effendi menekankan, pentingnya menumbuhkan kesadaran masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas, terutama penggunaan masker.

BACA JUGA :  Kadispora Medan: Lapangan Sejati Aset Pemko Medan

“Dengan memakai masker yang baik dan tepat, setidaknya dapat mencegah 80% penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat,” kata Edwin.

Berdasarkan data yang dilansir Gugus Tugas, jumlah kasus positif Covid-19 pada 17 Juli 2020 sebanyak 1.744 yang kemudian mengalami peningkatan menjadi sebesar 3.321.

Sedangkan korban yang meninggal pada 17 Juli sebanyak 89 orang, kemudian mengalami peningkatan sebanyak 177 pada 17 Agustus.

“Dari data tersebut, jumlah peningkatan kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi dalam sebulan ini sebanyak 1.577 kasus. Sedangkan jumlah yang meninggal dunia sebanyak 88 orang. Ini harus menjadi perhatian kita semua. Mari kita tegakkan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.(reza sahab)