Tak Lagi Jadi Walikota , Akhyar Pulang ke Rumah Naik Motor

Akhyar Nasution
Akhyar Nasution

MEDAN, kaldera.id- Akhyar Nasution yang habis masa jabatannya jadi Walikota Medan sisa jabatan 2016-2021 melakukan acara perpisahan dengan sejumlah OPD di Pemko Medan, Selasa (16/2/2021) sore.

Namun ada yang tak biasa, usai acara perpisahan selesai, Akhyar yang biasanya selalu menggunakan mobil kini malah memilih menaiki sepeda motor untuk pulang ke rumahnya. Sepeda motor yang dipakainya adalah model trail berwarna oranye.

Akhyar yang masih mengunakan baju dinasnya itu mengungkapkan alasannya memakai sepeda motor untuk pulang ke rumahnya. “Mobil kita masih di bengkel makanya pakai ini,” ujar Akhyar.

Tak lama setelah itu, Akhyar langsung berangkat menaiki sepeda motornya menuju rumahnya.

Sebelumnya, dalam sambutannya Akhyar meminta maaf kepada seluruh pejabat Pemko Medan jika selama ia menjabat banyak kekurangan yang dilakukannya. Akhyar juga berharap nantinya mereka tetap bisa memberikan kontribusi kepada Walikota baru nantinya.

“Saya berharap nanti kalian bisa memberikan masukan kepada walikota yang abru. Tidak yang perlu ditangisi, tidak ada yang perlu disesali. Karena semua adalah amanah,” ujar Akhyar.

BACA JUGA :  Keterisian BOR RS Covid-19 di Medan Sudah 73 Persen

“Selama 5 tahun disini, pasti ada yang tidak mengenakkan. Saya minta maaf kepada semua jajaran kota Medan. Saya sudah mengabdikan semua yang ada dalam diri saya. Namun hasilnya masih begitu, itulah kemampuan maksimal saya,” sambungnya.

Meski begitu, Akhyar mengaku masih mempunyai “utang” yang belum dituntaskannya di akhir masa jabatannya. Namun Akhyar enggan mengungkapkan “utang” yang dimaksudnya. Ia malah menyebut tidak akan bisa membayar itu.

“Sebenarnya hari ini saya ingin menuntaskan pekerjaan saya sebagai walikota Medan. Namun ada yang belum tuntas. Saya masih punya hutang namun mungkin saya tidak bisa membayar utang tersebut. Saya mohon maaf kepada saudara sekalian, bukan saya tidak mau membayar utang tersebut, tapi memang saya tidak tau kenapa saya tidak bisa membayar utang tersebut,” jelas Akhyar. (finta rahyuni)