Said Aldi: BKPRMI Kehilangan Kader dari Masjid Al Iman

Pelayat mengangkat jenazah Fiqih, salah satu korban tewas dalam kecelakaan maut di Pabatu, tadi malam.
Pelayat mengangkat jenazah Fiqih, salah satu korban tewas dalam kecelakaan maut di Pabatu, tadi malam.

MEDAN, kaldera.id – Ketua Umum DPP Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Said Al Idrus memberi pernyataan terkait kecelakaan maut di Jalan Lintas Tebingtinggi-Pematang Siantar yang menewaskan 9 orang, Minggu (21/2/2021) malam.

Said Al Idrus beserta pihaknya turut berdukacita atas wafatnya ke sembilan remaja Masjid Al-Iman.

“Kami dari Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) pusat didampingi Ketua DPP BKPRMI Deliserdang saudara Zaelani turut berdukacita atas wafatnya kesembilan korban remaja Masjid Al-Iman,” kata Ketua BPKRMI, Said Al Idrus, Senin (22/2/2021).

Said Ketua Umum DPP Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) mengaku sangat kehilangan dengan kepergian kesembilan korban tersebut. Dikatakan, mereka merupakan kader terbaik, rajin dan aktif yang dimiliki Kecamatan Percut Sei Tuan.

BACA JUGA :  Kecelakaan Maut Intra Kontra Avanza, Ini Kata Ayah yang Kehilangan Dua Anaknya

“Tentunya kami sangat kehilangan, karena mereka sangat aktif dan rajin dalam mengikuti segala kegiatan yang berkaitan dengan BPKRMI di Desa, Kecamatan maupun tingkat Kabupaten” kata Said menambahkan.

Sementara itu, Muhammad Agus Sayuti selaku Ketua remaja Masjid Al-Iman menuturkan, saat itu salah satu temannya yang menikah di Siantar mengundang para Remaja Masjid Al-Iman untuk hadir di acara pernikahannya.

“Ada dua rombongan mobil yang berangkat, yang pertama itu pergi hari Jumat, pulangnya Sabtu. Yang kedua inilah kecelakaan berangkat hari Sabtu pulangnya Minggu,” ucap Agus singkat.

Sebelumnya diketahui, kecelakaan maut melibatkan bus Intra dengan mobil Avanza terjadi di Jalan Lintas Tebingtinggi-Pematangsiantar, Desa Pabatu, Kecamatan Serdangbedagai pada Minggu (21/2/2021) malam. Akibat peristiwa tersebut, sembilan orang dilaporkan tewas di tempat. (mustivan mahardhika)