Site icon Kaldera.id

Jukir Liar Sebabkan Macet di Depan TPU Mandailing

Menyambut bulan suci Ramadhan, ummat muslim di kota Medan melakukan tradisi ziarah makam, Sabtu (10/4/2021).

Menyambut bulan suci Ramadhan, ummat muslim di kota Medan melakukan tradisi ziarah makam, Sabtu (10/4/2021).

MEDAN, kaldera.id – Menyambut bulan suci Ramadhan, ummat muslim di kota Medan melakukan tradisi ziarah makam, Sabtu (10/4/2021).

Pantauan Kaldera.id di salah satu Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mandailing Jalan Brigjend Katamso, Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun ramai peziarah.

Tak adanya lahan parkir untuk kendaraan peziarah, membuat Jalan Brigjend Katamso menuju simpang empat Juanda macet hingga sepanjang satu kilometer.

Juru parkir (Jukir) memarkirkan kendaraan peziarah hingga ke badan jalan. Terlihat, mereka (Jukir) juga tidak memiliki tanda identitas resmi sebagai juru parkir.

“Macet mulai dari simpang pelangi, hingga simpang juanda. Tidak disediakan lahan parkir membuat tukang parkir sesuka nya saja meletakkan mobil peziarah ke badan jalan,” kata Susi Hardian salah seorang pengguna jalan.

Hal yang sama juga dikatakan Efendi Lubis salah satu peziarah yang mengaku sangat terganggu dengan keberadaan jukir liar tersebut.

“Jukirnya tidak punya tanda pengenal, apakah ini bisa disebut pungutan liar (Pungli)?, kita kan gak tau kemana uangnya ini di setor,” kesalnya kepada wartawan.

Dari penjelasan beberapa warga yang diwawancarai, wartawan menyimpulkan, mereka berharap kepada pihak terkait untuk segera menindak jukir liar tersebut.

Selain itu mereka juga berharap, pihak terkait untuk segera mengatur kendaraan peziarah agar kemacetan tersebut bisa teratasi.

“Kita berharap petugas terkait lah yang mengatur parkir ini, supaya gak semerawut. Semoga di dengar lah harapan saya,” pungkas Efendi.

Tidak lama berita ini ditulis, dua petugas Dinas Perhubungan (Dishub) telah turun ke lokasi guna mengatur lalu lintas.

Namun, beberapa jukir liar itu masih melakukan pengutipan ke para peziarah yang tengah memakirkan kendaraannya.(mustivan mahardhika)

Exit mobile version