Site icon Kaldera.id

Petani Gagal Panen, Harga Beras Dipasaran Naik Capai Rp1.000

Harga beras Harga di pasar tradisonal mengalami kenaikan. Kenaikan harga mencapai Rp300/kg.

Harga beras Harga di pasar tradisonal mengalami kenaikan. Kenaikan harga mencapai Rp300/kg.

MEDAN, kaldera.id – Harga beras Harga di pasar tradisonal mengalami kenaikan. Kenaikan harga mencapai Rp300/kg.

Seperti pantauan kaldera.id di Pasar MMTC, Jalan Pancing, Rabu (19/1/2022).

Menurut Steven, salah satu pedagang beras di pasar itu, kenaikan harga disebabkan petani gagal panen. Dirinya juga menuturkan, kenaikan harga hampir terjadi semua jenis beras.

“Hampir semua jenis beras naik. Naiknya Rp300 perkilo. Kenaikan ini karena petani gagal panen dan harus membeli dari tempat lain,” ungkap Steven kepada kaldera.id.

Sama halnya seperti di pasar MMTC, gagal panen membuat harga beras di Pusat Pasar Kota Medan juga mengalami kenaikan. Kenaikan harga beras mencapai Rp1000 untuk emua jenis beras

“Dari harga sebelumnya Rp10.000/kg sekarang menjadi 11.000/kg untuk semua jenis beras, baik itu mulai dari IR 64 maupun kukubalam super,” ungkap Arbi.

Atas kenaikan harga ini, masyarakat berharap harga bisa kembali normal di pasaran. Sebab, bila membeli dalam jumlah banyak, harganya cukup lumayan tinggi.

“Beras ini kan bahan pokok utama. Kami harapkan harganya kembali stabil. Sesuai dengan pendapatan kami masyarakat menengah ke bawah,” ucapnya.

Tidak hanya harga beras, harga sembako lain di pusat pasar juga mengalami kenaikan harga, seperti harga minyak, susu, gula pasir, dan tepung.

Selain beras, harga kebutuhan pokok lainnya juga mengalami kenaikan seperti, gula pasir dari Rp12.500 menjadi Rp13. 500. Minyak goreng curah dari Rp16.000 menjadi Rp19. 000.

Kemudian minyak goreng kemasan sebelumnya Rp36.000 menjadi Rp40.000. Sedangkan tepung roti dari Rp170 ribu per karung menjadi Rp190 ribu per karung. “Tidak hanya beras, tapi juga kebutuhan barang pokok lainnya mengalami kenaikan,” ungkap Diana selaku pemilik toko Ahwa di Pusat Pasar, Rabu (19/1/2022).

Sementara itu, salah satu pembeli di Pusat Pasar, Sriwahyuni sangat berharap kepada pemerintah agar ada kebijakan mengenai harga sembako yang naik.

“Sangat berpengaruh. Pendapat orang tidak semua sama. Semoga pemerintah ada kebijakan mengenai kenaikan harga sembako ini, ” ungkapnya.(cr)

Exit mobile version