Site icon Kaldera.id

Dosen Unimed PKM Bangun Pangkalan Olahraga Tradisional di Desa

Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan membentuk Pangkalan Olahraga Tradisional di Desa Pematang Johar, Deliserdang. Kegiatan ini merupakan bagian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unimed.

Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan membentuk Pangkalan Olahraga Tradisional di Desa Pematang Johar, Deliserdang. Kegiatan ini merupakan bagian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unimed.

 

DELISERDANG, kaldera.id – Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan membentuk Pangkalan Olahraga Tradisional di Desa Pematang Johar, Deliserdang. Kegiatan ini merupakan bagian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Unimed.

Program kemitraan masyarakat melalui Pembentukan Pangkalan Olahraga Tradisional merupakan komitmen dan tanggung jawab yang harus dilakukan oleh Dosen di Universitas Negeri Medan dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diwujudkan dalam berbagai cara diantaranya menggali, mendata, membumikan dan melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisional di Desa Pematang Johar.

“Kehadiran kami bertujuan memberikan penguatan kepada masyarakat khususnya remaja yang ada di Desa Pematang Johar untuk terlibat aktif dalam mengembangkan segala potensi yang ada didesa. Kami melihat ada banyak potensi parawisata yang bisa dikembangkan berbasis kearifan lokal salah satunya melalui permainan rakyat dan olahraga tradisional. Oleh karenanya kehadiran kami hari ini ingin membentuk pangkalan olahraga tradisional diwisata sawah,” ujar Agustin Sastrawan Harahap, M.Pd. selaku ketua pelaksana beserta tim PKM lainnya, Dr. M.Irfan, M.Or. dan Khairul Usman, S.Si., M.Pd.

Pembentukkan pangkalan olahraga tradisional ini disambut baik dan penuh antusias oleh Kepala Desa Pematang Johar Sudarman, S.Pd. yang baru saja diberikan anugerah sebagai Kepala Desa Terbaik di Provinsi Sumatera Utara.

Pembentukkan pangkalan ini juga sejalan dengan Program Unggulan Desa Pematang Johar yaitu setiap Dusun memiliki ciri khas tersendiri yang mana saat ini Desa Pematang Johar memiliki kekhasan Dusun mulai dari Dusun Batik, Dusun Ekobrik, Dusun Wisata dan nantinya akan ada Dusun Budaya yang akan memegang peran penting bagi pemajuan kebudayaan yang ada di desa.

Hadirnya pangkalan olahraga tradisional menurutnya sangat penting sebagai wujud kepedulian sekaligus melestarikan kembali budaya bangsa yang hampir punah akibat dari pengaruh buruk teknologi. Oleh karenanya Pemerintah Desa Pematang Johar sangat mendukung terbentuknya Pangkotrad di desanya.

Tahapan pembentukan pangkalan

Kegiatan Pembentukkan pangkalan ini meliputi beberapa agenda yaitu (1) Tahap persiapan yang meliputi Sosialisasi kepada Kepala Desa dan stakeholder; (2) Tahap pelaksanaan yaitu Kegiatan Bimtek dengan materi tentang Pembentukkan Organisasi Pangkalan Olahraga Tradisional dan Pengembangannya.; (3) Tahap pendampingan yakni Pengelolaan pangkalan olahraga tradisional, program kerja, dan pelaksanaan program pengkalan olahraga tradisional ; (4) Tahap evaluasi yaitu terkait kemajuan dan efektivitas Pengkalan Olahraga Tradisional, yang mana proses pembentukkannya sudah dimulai sejak Juni 2022 hingga Agustus 2022.

Masyarakat Desa Pematang Johar juga menyambut baik terhadap pembentukkan Pangkalan Olahraga Tradisional yang dilihat dari antusiasnya dalam memperagakan olahraga tradisional yang disajikan oleh tim penyelenggaran seperti mempraktekkan eggrang, terompa, tali karet, congklak, 5 batu (serimbang) , dan kelereng.

Antusias yang terlihat menjadi bukti wujud nyata masyarakat Desa Pematang Johar masih sangat perduli terhadap pelestarian budaya bangsa yang harus terus dijaga kelestariannya.

Oleh karenanya pembentukan Pangkalan Olahraga Tradisional menjadi sesuatu yang penting hadir sehingga diharapkan dapat menjadi basis pertahanan dan pusat pelestarian budaya Indonesia khususnya Permainan Olahraga Tradisional.(reza/red)

Exit mobile version