Gubsu Minta Jajaran Proaktif Bantu Investasi Pembangunan Rumah Sakit Senilai Rp4,4 Triliun

Gubsu berfoto bersama calon investor pembangunan RS internasional di Sumut.
Gubsu berfoto bersama calon investor pembangunan RS internasional di Sumut.

 

MEDAN, kaldera.id – Gubsu Edy Rahmayadi menyambut hangat kesediaan Tim Investor Malaysia di bawah bendera “H Healthcare Berhad” berpusat di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) menginvestasikan dana senilai Rp4,4 triliun untuk membangun rumah sakit (RS) bertaraf internasional di Sumatera Utara.

Pemprovsu kata Gubsu akan menyiapkan lahan sedikitnya seluas 20 hektare di Kawasan Sport Centre City, Desa Sena, Kualanamu, Deliserdang.

Hal itu diutarakan Gubsu didampingi Staf Ahli Gubsu Agus Tripriyono, Kepala Biro Perekonomian Naslindo Sirait, Direktur RS Haji Medan Rehulina Ginting, ketika menerima kunjungan sekaligus presentasi tim investor Malaysia dipimpin Publick Relation Director “H Healthcare Berhad”, Puteri Tujuh bersama Excekutif Director Mr. Lau, di gedung oval Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman 41 Medan.

Turut mendampingi tim Mr. Sufian dan, Mr. Andre Shehab H serta H. Hermansjah Abdullah, sebagai perwakilan investor di Medan.

Public Relation “H Healthcare Berhad”, Puteri Tujuh mengatakan menyokong penanaman modal mereka di Sumut sangat mengharapkan kesediaan pemerintah provinsi menyediakan lahan (tanah) kosong yang luasnya nanti disesuaikan dengan fasilitas yang akan dibangun.

“Termasuk juga membantu meluluskan semua bentuk perizinan. Kami sangat mengharapkan kerjasama ini nanti berhasil sehingga ke depan banyak lagi agenda investasi di Sumut yang akan kami cadangkan,” ujar Puteri Tujuh.

Baik puteri Tujuh maupun Mr. Lau, belum bisa memaparkan apakah bentuk kerjasama dengan Pemprovsu dalam bentuk BOT (Built Operating Transfer) atau pola kerjasama “G to G” atau formula kerjasama lainnya.

“Nanti kami rumuskan dahulu proposal pembangunan rumah sakitnya, setelah itu kami koordinasi dengan induk perusahaan di Dubai bentuk kerjasama yang kita harapkan untuk Membangun rumah sakitnya,” ujar Puteri Tujuh.

Presentase H. Healthcare Berhad

Dalam presentasinya di hadapan gubsu dan pejabat terkait Pemprovsu antara lain Kepala Badan Pengelola Keuangan Anggaran Daerah (BPKAD) Provsu, Ismael Sinaga, Plt Kadis Pertanian, jajaran BKPMD Provsu, Mr Lau memaparkan jajaran pucuk pimpinan “H Healthcare Berhad” yang sudah membangun belasan rumah sakit internasional di dunia antara lain di Dubai, Malaysia, China, India, Kamboja termasuk rencana membangun RS di Sumatera Utara, Indonesia.

BACA JUGA :  Bank Sumut Tunda IPO: Jejak Sinyal Gubsu Edy Soal Evaluasi

Rumah sakit dengan ratusan kamar berfasilitas peralatan modern dan canggih itu nanti kata Mr Lau akan dilengkapi juga dengan kegiatan pengajaran (pelatihan) dokter dan perawat serta sejumlah infrastruktur penunjang antara lain pusat bisnis dan bagian komersial yang menjadi satu kesatuan dengan rumah sakit bertarap Internaional itu.

Mr Lau juga menekankan agar “H Healthcare Berhad” dibantu saat pengurusan perizinan yang diperlukan apakah dari Pemprov sumut ataukah dari pemerintah pusat Indonesia, tambahnya lagi.

Gubsu juga mempresentasikan keberadaan “Sport Centre City” Kualanamu sebagai kota baru tempat penyelenggaraan even olahraga, dimana tahun 2024 Sumut dan Aceh ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

“Di lokasi itu tersedia 600 hektar lahan kosong yag rencananya akan dibangun stadium utama, sejumlah Venue olahraga dan pusat bisnis komersil lainnya, termasuk rumah sakit bertarap internasional”, kata Gubsu yang dalam kesempatan itu meminta pejabat terkait untuk segera menyusun agenda bersama tim “H Healthcare Berhad” untuk menindaklanjuti proses perizinan dan ketentuan yang harus dipenuhi terkait pembangunan rumah sakit internasional itu.

Gubernur dengan nada serius juga menggarisbawahi, proses tindaklanjut penanaman modal asing itu tidak bisa melalui bicara saja, tapi harus benar benar direspon dengan cepat dan disesuaikan dengan ketentuan berlaku.

“Ayo para pimpinan dinas terkait segerakan buat pertemuan dan agendakan pertemuan intensif agar Sumut bisa memanfaatkan dana investor yang memang sangat kita butuhkan,” tukas Gubsu.(rel)