Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Selasa, 07 Apr 2026
Pemprov Sumut Genjot Sertifikasi dan Tertibkan Aset
Bobby Dorong Bank Sumut Naik ke KBMI 2
Pemkab Langkat – TNI Bersinergi, Jembatan Gantung Kuala Dibangun
Bupati Langkat Buka Dialog MUI, Tekankan Persatuan
DPRD Medan Desak Perwal Kesehatan Segera Terbit
Dituduh Mencuri, Pria Tikam Saudara Kandung hingga Tewas
Bobby Nasution Terima Kadet Dunia di Medan, Dorong Diplomasi Maritim dan Persahabatan Global
Pemko Medan Genjot Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
Bansos Medan Disorot, Fraksi PDI Perjuangan Desak Wali Kota Segera Benahi Warga Miskin Terabaikan
Fraksi PKS Desak Pemko Benahi Akses dan Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan
Pemprov Sumut Genjot Sertifikasi dan Tertibkan Aset
Bobby Dorong Bank Sumut Naik ke KBMI 2
Pemkab Langkat – TNI Bersinergi, Jembatan Gantung Kuala Dibangun
Bupati Langkat Buka Dialog MUI, Tekankan Persatuan
DPRD Medan Desak Perwal Kesehatan Segera Terbit
Dituduh Mencuri, Pria Tikam Saudara Kandung hingga Tewas
Bobby Nasution Terima Kadet Dunia di Medan, Dorong Diplomasi Maritim dan Persahabatan Global
Pemko Medan Genjot Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
Bansos Medan Disorot, Fraksi PDI Perjuangan Desak Wali Kota Segera Benahi Warga Miskin Terabaikan
Fraksi PKS Desak Pemko Benahi Akses dan Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 628
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Muhammad Khozin
Baca Juga
Bantah Cekcok, Komisi II DPR RI: Deddy Sitorus Hanya Miskomunikasi
03 Jul 2025

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Kantor Gubernur Sumatera Utara
Baca Juga
Ini Nama Pejabat Pemprovsu dan Jabatan – jabatan yang Dirangkapnya
08 Sep 2020

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
PHRI Sumut Kumpulkan Semua Anggota, Antisipasi Pandemi Corona
Wantim Golkar Sumut Tepis Pernyataan Hardi: Itu Pendapat Pribadi
PPK Pilkada Medan Dilantik 1 Maret 2020
Kabaharkam Polri Beri Bantuan Bocah Pemulung di Medan
Arung Jeram Sumut Berjaya di Kejurnas, KONI Sebut FAJI Siap Hadapi PON 2024
Hadir Secara Virtual Saat Peresmian DPD Gerindra Sumut, Gus Irawan Turut Berbagi Sembako Ke Masyarakat

Pos Terkait

Timnas Indonesia berhasil lolos ke babak kuakifikasi Piala Asia 2023 setelah menang 3-0 di leg kedua di Stadion Buriram, Thailand, Senin (11/10/2021).
4 tahun  lalu
Unggul Agregat 5-1, Indonesia Lolos Kualifikasi Piala Asia 2023
5 tahun  lalu
Dilantik Kapolda, Brigjend Pol Dadang Resmi Jabat Wakapoldasu
Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPP Partai Demokrat M. Lokot Nasution melakukan pertemuan dengan sejumlah Ketua DPC Partai Demokrat Sumatera Utara di Medan sejak Rabu (13/10) hingga Sabtu (16/10).
4 tahun  lalu
Lokot Nasution: Musda Demokrat Sumut Harus Jadi Ajang Rekonsiliasi
Pencarian hari ketiga terhadap Safri (24), anak buah kapal (ABK) yang lompat dari kapal akhirnya membuahkan hasil. Ia ditemukan ke arah 7 mil laut dari bibir Pantai Labu, Kamis (6/5/2021) sekita pukul 10.49 WIB.
4 tahun  lalu
ABK yang Lompat ke Perairan Pantai Labu Ditemukan
Ratusan jurnalis media cetak, online, dan elektronik yang ada di Kota Medan menggelar aksi damai sebagai bentuk penolakan RUU Penyiaran di depan Kantor DPRD Sumut, Selasa (21/5/24) siang.
1 tahun  lalu
Aksi Damai di Depan Gedung DPRD Sumut, Ratusan Jurnalis Medan Tolak RUU Penyiaran
Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Medan, Mardohar Tambunan
5 tahun  lalu
Saat Ini Virus Corona Rentan Serang Kaum Muda

Trending

01.
6 hari  lalu
Banjir Besitang, 1.381 Keluarga Terdata, Pemkab Langkat Siapkan Verifikasi Ulang
02.
6 hari  lalu
DPRD Medan Desak Dishub Serius Benahi Parkir Liar, Tim Cakrawala Jangan Setengah Hati
03.
6 hari  lalu
Pemprov Sumut Bangun Dua Ruas Jalan Strategis Toba–Labura, Anggaran Rp91,8 Miliar
04.
5 hari  lalu
Bobby Nasution Desak Proyek Stadion Teladan 3 Shift, Target Rampung Mei 2026
05.
6 hari  lalu
Pujian Mendagri dan Menteri PKP Terkait Kecepatan Penangan Bencana, Bukti Pemkab Tapsel Rigit Dalam Data Dan Transparansi

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Bupati Langkat Buka Dialog MUI, Tekankan Persatuan
Pemko Medan Genjot Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
Pemkab Langkat – TNI Bersinergi, Jembatan Gantung Kuala Dibangun
Bobby Nasution Terima Kadet Dunia di Medan, Dorong Diplomasi Maritim dan Persahabatan Global
Dituduh Mencuri, Pria Tikam Saudara Kandung hingga Tewas
Home Trending Cari Bagikan Lainnya