Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Sabtu, 07 Mar 2026
Pemprov Sumut Siapkan 5.500 Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 10 Maret
Safari Ramadan PT LNK di Langkat: 1.000 Warga Didaftrakan BPJS, Pemkab Apresiasi Peran Perusahaan
Rico Waas Targetkan 2.001 Poskamling Aktif di Medan
Dana Pusat ke Sumut Melonjak Rp6,3 Triliun, Wagub Surya Desak Percepatan Pemulihan Bencana
Bobby Nasution Resmikan Jembatan Aek Sipange, Akhiri Tragedi Sungai Renggut 8 Nyawa
Gubernur Bobby Targetkan Infrastruktur Rusak Tuntas 2028, Gus Irawan Puji Keseriusan Bobby
Rico Waas Gaspol Perkuat Sinergi Tripartit, Targetkan Medan Jadi Magnet Investasi dan Lapangan Kerja
Zakiyuddin Harahap Salurkan Bantuan Tahap II Korban Siklon Senyar di Medan
THR Wajib Cair H-7 Lebaran, Perusahaan Membandel Bakal Disanksi Tegas
Bupati Langkat Salurkan Bantuan Stimulan Tahap II, PastikanTidak Ada Pemotongan untuk Korban Banjir Langkat
Pemprov Sumut Siapkan 5.500 Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 10 Maret
Safari Ramadan PT LNK di Langkat: 1.000 Warga Didaftrakan BPJS, Pemkab Apresiasi Peran Perusahaan
Rico Waas Targetkan 2.001 Poskamling Aktif di Medan
Dana Pusat ke Sumut Melonjak Rp6,3 Triliun, Wagub Surya Desak Percepatan Pemulihan Bencana
Bobby Nasution Resmikan Jembatan Aek Sipange, Akhiri Tragedi Sungai Renggut 8 Nyawa
Gubernur Bobby Targetkan Infrastruktur Rusak Tuntas 2028, Gus Irawan Puji Keseriusan Bobby
Rico Waas Gaspol Perkuat Sinergi Tripartit, Targetkan Medan Jadi Magnet Investasi dan Lapangan Kerja
Zakiyuddin Harahap Salurkan Bantuan Tahap II Korban Siklon Senyar di Medan
THR Wajib Cair H-7 Lebaran, Perusahaan Membandel Bakal Disanksi Tegas
Bupati Langkat Salurkan Bantuan Stimulan Tahap II, PastikanTidak Ada Pemotongan untuk Korban Banjir Langkat
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 569
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Anggota Komisi XI DPR RI Gus Irawan Pasaribu
Baca Juga
Gus Irawan Minta Pemerintah Perhatikan Kesehatan APBN Di Tengah Gejolak Global
13 Jul 2023

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara (Sumut) Prof Dr Syahrin Harahap mengingatkan para dosen dan pengelola Program Studi (Prodi) di lingkungan UIN Sumut untuk mengimplementasikan integrasi ilmu berbasis Wahdatul 'Ulum secara serius.
Baca Juga
Rektor UIN Sumut: Implementasi Wahdatul ‘Ulum harus Lahirkan Produk di 2022
26 Jul 2021

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Kakak Beradik Di Deli Serdang Ditemukan Tewas Kesetrum Didalam Rumah
Aparatur Bandal Segera Laporkan ke Akhyar
Empat Pegawai RS Djasamen Saragih Tersangka Mandikan Jenazah Perempuan
Bupati Tegaskan Mampu Bawa Tapsel Lewati Situasi Sulit Saat Ini
Tegal Sari III Lokasi Stunting di Kota Medan
Ini Pesan Bobby Nasution Kepada Paskibra Kota Medan

Pos Terkait

Sidang paripurna DPRD Kota Medan, Senin (16/6/2025)
8 bulan  lalu
PDIP Nilai Infrastruktur Medan Pinggiran Masih Tertinggal
5 tahun  lalu
Ketua DPRD Sumut Terima Audiensi SMSI
Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau Brastagi Supermarket, Jalan Gatot Subroto, Kamis (6/3/2025).
1 tahun  lalu
Ada Permen Tanggal Kadaluarsanya Tidak Jelas di Brastagi Supermarket
Menahan buang air kecil atau pipis merupakan hal yang tidak disarankan. Kegiatan itu bahkan beresiko terhadap kesehatan. 
2 tahun  lalu
Bahaya Menahan Buang Air Kecil, Kamu Wajib Tahu!
Rahayu Pratiwi menjadi wakil Sumut di ajang Putri Hijab Indonesia 2020.
5 tahun  lalu
Wakili Sumut di Putri Hijab 2020, Rahayu Pratiwi Didukung Bobby Nasution
PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) membuat program untuk penanaman pohon dan perlindungan satwa langka, yaitu program kehati.
2 tahun  lalu
Lewat Program Kehati, Inalum Komitmen Lindungi Lingkungan di Toba dan Batu Bara

Trending

01.
5 hari  lalu
PSMS Medan Kalah 1-2 dari FC Bekasi City, Eko Purdjianto Soroti Kepemimpinan Wasit
02.
4 hari  lalu
Luncurkan Internet Gratis di 8 Kota Wilayah Sumut, Gubernur Bobby Sindir Wali Kota Medan Soal Kamera Gelap
03.
6 hari  lalu
Medan Jadi Kota Termiskin di Sumut, DPRD Desak Tambah Kuota Bansos
04.
6 hari  lalu
KORMI Medan Gaspol Susun Program Besar, FORDA Sumut 2026 Siap Digelar
05.
4 hari  lalu
Dewan Ingatkan Perusahaan Wajib Bayar THR Tepat Waktu, Tak Boleh Dicicil atau Terlambat

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Rico Waas Targetkan 2.001 Poskamling Aktif di Medan
Dana Pusat ke Sumut Melonjak Rp6,3 Triliun, Wagub Surya Desak Percepatan Pemulihan Bencana
Safari Ramadan PT LNK di Langkat: 1.000 Warga Didaftrakan BPJS, Pemkab Apresiasi Peran Perusahaan
Pemprov Sumut Siapkan 5.500 Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 10 Maret
Home Trending Cari Bagikan Lainnya