Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Sabtu, 07 Mar 2026
Pemkab Langkat Kucurkan Rp8 Miliar Perbaiki Jalan Secanggang, Syah Afandin Target Rampung 2026
Antrean BBM Merebak di Sumut, Gubernur Bobby Minta Warga Tak Panik
GMNI Langkat Apresiasi Setahun Kepemimpinan Syah Afandin–Tiorita, Tetap Tegaskan Fungsi Kritis Mahasiswa
Bupati Langkat Imbau Warga Tak Panic Buying BBM
Bobby Nasution Salurkan Hibah Rp350 Juta ke Masjid di Pematangsiantar, Minta Dana Tak Hanya untuk Bangunan
Program Mudik Gratis Medan Diprotes Warga, Dewan Desak Dishub Benahi Sistem Pendaftaran
Antrean BBM di Medan Picu Kepanikan, Pertamina Pastikan Stok Aman Hingga Lebaran
Pemprov Sumut Siapkan 5.500 Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 10 Maret
Safari Ramadan PT LNK di Langkat: 1.000 Warga Didaftrakan BPJS, Pemkab Apresiasi Peran Perusahaan
Rico Waas Targetkan 2.001 Poskamling Aktif di Medan
Pemkab Langkat Kucurkan Rp8 Miliar Perbaiki Jalan Secanggang, Syah Afandin Target Rampung 2026
Antrean BBM Merebak di Sumut, Gubernur Bobby Minta Warga Tak Panik
GMNI Langkat Apresiasi Setahun Kepemimpinan Syah Afandin–Tiorita, Tetap Tegaskan Fungsi Kritis Mahasiswa
Bupati Langkat Imbau Warga Tak Panic Buying BBM
Bobby Nasution Salurkan Hibah Rp350 Juta ke Masjid di Pematangsiantar, Minta Dana Tak Hanya untuk Bangunan
Program Mudik Gratis Medan Diprotes Warga, Dewan Desak Dishub Benahi Sistem Pendaftaran
Antrean BBM di Medan Picu Kepanikan, Pertamina Pastikan Stok Aman Hingga Lebaran
Pemprov Sumut Siapkan 5.500 Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 10 Maret
Safari Ramadan PT LNK di Langkat: 1.000 Warga Didaftrakan BPJS, Pemkab Apresiasi Peran Perusahaan
Rico Waas Targetkan 2.001 Poskamling Aktif di Medan
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 573
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Sekretaris Golkar Sumut, H Dtk Ilhamsyah
Baca Juga
Ini Alasan Ijeck Pilih Pedagang Kedai Makan Jadi Sekretaris Golkar Sumut
21 Nov 2020

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Calon Walikota Medan, Akhyar Nasution usai deklarasi relawan Alumni SMA 3 Medan.
Baca Juga
Akhyar Harap Tak Ada Pemain Baru di Pilkada Medan, Apa Maksudnya?
30 Sep 2020

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Prabowo Instruksikan Bantu Korban Banjir Kalteng
Bobby Ajak Masyarakat Jaga Kualitas Demokrasi di Medan
Gol Anthony Singkirkan Barca di 16 Besar, Di Maria Cetak Hattrick di Kandang Lawan
Mau Digusur, Pensiunan PTPN II Minta Tolong Ke Gubsu
Ini 30 Anggota DPR dari Sumut yang Dilantik, dari Ketua Partai hingga Mantan Kajari Medan
Dianggap Menghalangi Program Parkir Tepi Jalan Umum Berlangganan, Empat Orang Diamankan Aparat Kepolisian

Pos Terkait

5 tahun  lalu
Delapan Tahanan Narkoba Polres Sergai Kabur
Striker Liverpool M Salah mencetak gol penentu kemenangan timnya atas Nottingham di Stadion Anfield, Sabtu (22/4/2023). Liverpool menang 3-2. Foto: Reuters
2 tahun  lalu
Salah Cetak Gol di Hari Lebaran, Arsenal Ditahan Imbang Tim Penghuni Dasar Klasemen
Ilustrasi UMKM
2 tahun  lalu
Gus Irawan Komit Komisi XI Perjuangkan UMKM Naik Kelas
Manchester United berhasil menahan imbang Atletico Madrid di Stadion Wanda Metropolitano dalam laga babak 16 besar leg pertama Liga Champiaon, Kamis dini hari (24/2/2022).
4 tahun  lalu
MU Tahan Atletico di Wanda Metropolitano, Yaremchuk Selamatkan Wajah Benfica
Para pemain MU merayakan gol B Fernandes ke gawang Leeds United. Dalam laga ini Setan Merah unggul 4-2.foto:ist
4 tahun  lalu
Bertandang ke Elland Road, MU Menang 4-2
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan tanggapan langsung terhadap pemandangan umum seluruh fraksi DPRD Kota Medan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, dalam rapat paripurna yang digelar Selasa (17/6/2025) di Gedung DPRD Kota Medan.
8 bulan  lalu
Wali Kota Medan Jawab Sorotan Fraksi DPRD Soal Laporan APBD 2024

Trending

01.
16 jam  lalu
Antrean BBM di Medan Picu Kepanikan, Pertamina Pastikan Stok Aman Hingga Lebaran
02.
6 hari  lalu
PSMS Medan Kalah 1-2 dari FC Bekasi City, Eko Purdjianto Soroti Kepemimpinan Wasit
03.
5 hari  lalu
Luncurkan Internet Gratis di 8 Kota Wilayah Sumut, Gubernur Bobby Sindir Wali Kota Medan Soal Kamera Gelap
04.
4 hari  lalu
DPRD Medan Tolak PHK 100 Honorer PUD Pasar, Minta Dirut Evaluasi Internal
05.
4 hari  lalu
Pemko Medan Percepat Syarat Pembangunan Rusun Seruwai 2026

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Antrean BBM di Medan Picu Kepanikan, Pertamina Pastikan Stok Aman Hingga Lebaran
Bobby Nasution Salurkan Hibah Rp350 Juta ke Masjid di Pematangsiantar, Minta Dana Tak Hanya untuk Bangunan
Antrean BBM Merebak di Sumut, Gubernur Bobby Minta Warga Tak Panik
Program Mudik Gratis Medan Diprotes Warga, Dewan Desak Dishub Benahi Sistem Pendaftaran
Bupati Langkat Imbau Warga Tak Panic Buying BBM
Home Trending Cari Bagikan Lainnya