Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Jumat, 03 Apr 2026
Sebanyak 1.661 Calon Jemaah Ikut Manasik Haji Akbar Bank Sumut, Fasilitas Lengkap Disiapkan
Pemprov Sumut Buka Seleksi Komisioner Informasi 2026–2030, Pendaftaran Mulai 6 April
Rico Waas Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Usai Entry Meeting LKPD 2025
Pemko Medan Terapkan WFH Setiap Jumat, Rico Waas Pastikan Layanan Tetap Optimal
Drop-off 2 Menit Tetap Bayar Rp5 Ribu di Plaza Medan Fair, Bapenda Disorot
Komisi II DPR RI Dorong Bank Sumut, Jadi Motor Ekonomi Daerah
Ini Rahasia Gus Irawan Akses Bantuan Pusat Yang Buat Presiden Sampai Menteri Bergantian Datang Ke Tapsel
Komisi II DPR RI Kunjungi Bank Sumut, Rico Waas Dorong Kinerja dan Kontribusi Daerah
Pemko Medan Gulirkan PKH Medan Makmur, 10.000 Warga Terima Rp2,4 Juta per Tahun
Tuntutan 2 Tahun Gugur, Hakim PN Medan Bebaskan Amsal Sitepu dari Kasus Korupsi
Sebanyak 1.661 Calon Jemaah Ikut Manasik Haji Akbar Bank Sumut, Fasilitas Lengkap Disiapkan
Pemprov Sumut Buka Seleksi Komisioner Informasi 2026–2030, Pendaftaran Mulai 6 April
Rico Waas Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Usai Entry Meeting LKPD 2025
Pemko Medan Terapkan WFH Setiap Jumat, Rico Waas Pastikan Layanan Tetap Optimal
Drop-off 2 Menit Tetap Bayar Rp5 Ribu di Plaza Medan Fair, Bapenda Disorot
Komisi II DPR RI Dorong Bank Sumut, Jadi Motor Ekonomi Daerah
Ini Rahasia Gus Irawan Akses Bantuan Pusat Yang Buat Presiden Sampai Menteri Bergantian Datang Ke Tapsel
Komisi II DPR RI Kunjungi Bank Sumut, Rico Waas Dorong Kinerja dan Kontribusi Daerah
Pemko Medan Gulirkan PKH Medan Makmur, 10.000 Warga Terima Rp2,4 Juta per Tahun
Tuntutan 2 Tahun Gugur, Hakim PN Medan Bebaskan Amsal Sitepu dari Kasus Korupsi
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 624
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

DPR RI mengesahkan 9 anggota Komnas HAM periode 2022-2027
Baca Juga
Trio Siagian-Sihombing-Sigiro Terpilih jadi Anggota Komnas HAM, Termasuk Mantan Komisioner KPU RI
04 Okt 2022

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi UMSU saat mendatangi kediaman Calon Walikota Medan, Akhyar Nasution untuk memberikan dukungan kepada Akhyar Nasution.
Baca Juga
Merasa Nyaman, Ikatan Alumni FE UMSU Ikhlas Dukung Akhyar
29 Sep 2020

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Menjadi Percaya Diri Dengan Fashion pilihanmu
Pelantikan PPS Dilakukan di 5 Zona
Penurunan Kasus Covid-19 di Medan Helvetia Belum Signifikan
Ketemu Anggota Komisi III, Pengurus ASITA Sumut Minta Pedagang di Istana Maimon Ditata Ulang
Warga Terdampak Angin Puting Beliung di 3 Kecamatan Dapat Bantuan Dari Plt Bupati Langkat
Besaran PAD Hilang Dampak Virus Corona Belum Dihitung

Pos Terkait

Penikmat Seni Kota Medan, Muhammad Edison Ginting
5 tahun  lalu
DKM Harus Jadi Garda Terdepan Bina Pelaku Seni di Medan
Pemprovsu Buka Seleksi 19 Jabatan Tinggi, Kadispora dan Kadis Bina Marga pun Dilelang
5 tahun  lalu
Seleksi Eselon II Provsu: Abang Stafsus Menteri BUMN dan Mantan Presma USU Melaju
Ketua Umum SMSI, Firdaus saat melantik para Pengurus SMSI Sumut Periode 2022-2027 di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (7/2/2023). Foto: Efri/kaldera
3 tahun  lalu
Ekspedisi Kaldera Toba Diinisiasi SMSI Sukses
Tim RSUP H Adam Malik dan orang tua bayi kembar siam saat memberikan keterangan pada wartawan, Kamis (21/1/2021).
5 tahun  lalu
Cerita Ibu Menanti Kabar Anak Kembar Siamnya: Gelisah, Naik Turun Tangga Rumah Sakit
Maksimalnya permainan lini pertahanan menjadi kunci kemenangan perdana Manchester United di ajang Liga Inggris musim ini. Setan Merah menang 2-1 atas Liverpool 2-1 di Old Trafford, Selasa (23/8/2022).
3 tahun  lalu
Maksimalnya Lini Pertahanan Kunci Kemenangan Perdana MU atas Liverpool
Puluhan karyawan PD Pasar Kota Medan kembali mendatangi Bank Mandiri Jalan Pulau Penang, Selasa sore (25/2/2020).
6 tahun  lalu
Karyawan PD Pasar Dirikan Tenda, Bank Mandiri Minta Jaminan Walikota

Trending

01.
6 hari  lalu
UMKM Medan Tumbang di Tengah Jalan, Rico Waas Soroti Lemahnya Strategi dan Dorong Digitalisasi
02.
6 hari  lalu
Genjot PAD, Bank Sumut Dorong Transaksi Non-Tunai dan Digitalisasi Pemda
03.
3 hari  lalu
Banjir Besitang, 1.381 Keluarga Terdata, Pemkab Langkat Siapkan Verifikasi Ulang
04.
6 hari  lalu
Wagub Sumut Tinjau Huntap Tapsel Bersama Mendagri, 227 Unit Dikebut Rampung
05.
6 hari  lalu
DPRD Ingatkan Rico Waas: Jangan Salah Pilih Sekda, Transparansi Jadi Kunci

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Sebanyak 1.661 Calon Jemaah Ikut Manasik Haji Akbar Bank Sumut, Fasilitas Lengkap Disiapkan
Home Trending Cari Bagikan Lainnya