Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SUPORTER
  • EDUKASI
  • TRAVELING
  • OPINI
  • Advertorial
  • KABAR DAERAH
Rabu, 10 Jun 2026
PDAM Tirtanadi Minta Maaf, Gangguan Air Bersih Terjadi di Sejumlah Wilayah Medan Hingga Dua Hari
Basarnas Cetak Lurah dan Kades Tangguh Bencana, Gubsu: Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Deli Serdang Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Bupati Asri Ludin: Data Akurat Kunci Pembangunan
Bapenda Kota Medan Studi Tiru ke Denpasar, Pelajari Strategi Optimalisasi PAD Berbasis Digital
Masih Mengandalkan Sihir Messi, Argentina Bidik Gelar Back to Back di Piala Dunia 2026
Terpukau Penampilan Garuda Muda, Pelatih Timnas Indonesia Senior Bakal Saksikan Langsung Aksi Timnas U-19
Bapenda Kota Medan Ajak Masyarakat Manfaatkan Pojok PBB di MPP Roadshow Medan Amplas
Bobby Nasution Minta Warga Sumut Waspadai Potensi Gempa Megathrust, Tekankan Pentingnya Simulasi dan Mitigasi Bencana
Bobby Nasution Tegas ke ASN Pemprovsu: Nonton Piala Dunia Boleh, Pelayanan Publik Jangan Terganggu
DPRD Medan Soroti Proyek BRT Rp1,9 Triliun, Lailatul Badri Ingatkan Potensi Bebani APBD dan Picu Kemacetan
PDAM Tirtanadi Minta Maaf, Gangguan Air Bersih Terjadi di Sejumlah Wilayah Medan Hingga Dua Hari
Basarnas Cetak Lurah dan Kades Tangguh Bencana, Gubsu: Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Deli Serdang Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Bupati Asri Ludin: Data Akurat Kunci Pembangunan
Bapenda Kota Medan Studi Tiru ke Denpasar, Pelajari Strategi Optimalisasi PAD Berbasis Digital
Masih Mengandalkan Sihir Messi, Argentina Bidik Gelar Back to Back di Piala Dunia 2026
Terpukau Penampilan Garuda Muda, Pelatih Timnas Indonesia Senior Bakal Saksikan Langsung Aksi Timnas U-19
Bapenda Kota Medan Ajak Masyarakat Manfaatkan Pojok PBB di MPP Roadshow Medan Amplas
Bobby Nasution Minta Warga Sumut Waspadai Potensi Gempa Megathrust, Tekankan Pentingnya Simulasi dan Mitigasi Bencana
Bobby Nasution Tegas ke ASN Pemprovsu: Nonton Piala Dunia Boleh, Pelayanan Publik Jangan Terganggu
DPRD Medan Soroti Proyek BRT Rp1,9 Triliun, Lailatul Badri Ingatkan Potensi Bebani APBD dan Picu Kemacetan
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 717
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto, SH, MH jadi Pemateri pada acara Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD Kabupaten/Kota, Pembangunan Infrastruktur di Sumatera Utara yang dilaksanakan di Hotel Santika Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Selasa (31/5/2022).
Baca Juga
Kajati Idianto: Proyek Pembangunan harus Tertib Yuridis, Administrasi dan Fisik
01 Jun 2022

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengalokasikan 1.000 rumah subsidi untuk wartawan.
Baca Juga
Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun Apresiasi Program Rumah Subsidi untuk Wartawan
09 Apr 2025

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Aktris Senior Ria Irawan Wafat
Gubernur Bobby Nasution Dukung Percepatan Implementasi BRT Mebidang
Walikota Apresiasi Inisiatif Dewan Ajukan Perubahan Peraturan Pengelolaan Persampahan
Taman Bacaan PMI Terima Donasi Buku dari Waketum DPP KNPI
Guru dan Murid Terpapar Covid-19, 10 Sekolah di Medan Ditutup
Gus Irawan Pasaribu Optimis Pertumbuhan 5,2 Persen Bisa Tercapai

Pos Terkait

Peninjauan ke sejumlah lokasi pelanggaran bangunan, Selasa (15/7/2025).
10 bulan  lalu
DPRD Medan Desak Pemko Tegas Selamatkan PAD dari Bangunan Tanpa Izin PBG
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pasar Brahrang di Binjai, Sumatera Utara. Para pedagang mengaku senang mendapat bantuan langsung tunai (BLT) dari Jokowi.
2 tahun  lalu
Berkunjung Ke Pasar Brahrang Binjai, Jokowi Bagikan BLT Kepada Para Pedagang
Walikota Medan Bobby Nasution bersama Anggota Komisi 3 DPRD Medan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Helen's Night Mark, Jalan Setiap Budi, Medan, Sabtu (8/2/2025) malam.
1 tahun  lalu
Gandeng Komisi 3, Bobby Nasution Sidak Tempat Hiburan Helen’s Night Mark
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas
4 bulan  lalu
Rico Waas Buka Musda IX MUI Kota Medan, Harap Lahirkan Keputusan Strategis Organisasi
Prof. Indra Maipita, dekan Fakultas Ekonomi Unimed, saat membuka sidang skripsi secara daring (dalam jaringan) di jurusan manajemen FE Unimed, Senin (6/4/2020)
6 tahun  lalu
Dekan FE Unimed: Pandemi Corona, Ekonomi Indonesia dalam Bahaya
Ilustrasi Pilkada.
6 tahun  lalu
Pilkada 2020, Ini PR Wali Kota Medan ke Depan

Trending

01.
4 hari  lalu
Proyek BRT Mebidang Picu Macet dan Masalah di Medan, Warga Minta Pemko Medan Proaktif
02.
2 hari  lalu
Jalan Alternatif Berastagi Rampung, Puskesmas Baru dan 1.500 Rumah Jadi Fokus Pembangunan di Pancur Batu
03.
6 hari  lalu
Bupati Deli Serdang Isi Jabatan Kosong, 20 Pejabat Resmi Dilantik
04.
6 hari  lalu
DPRD Medan Akan Panggil Sejumlah Instansi Terkait Proyek Jalur Khusus BRT
05.
5 hari  lalu
Dugaan Korupsi BGN: Manipulasi Yayasan Mitra hingga Penggelembungan Harga Motor Listrik untuk Kepala SPPG

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Terpukau Penampilan Garuda Muda, Pelatih Timnas Indonesia Senior Bakal Saksikan Langsung Aksi Timnas U-19
Bobby Nasution Tegas ke ASN Pemprovsu: Nonton Piala Dunia Boleh, Pelayanan Publik Jangan Terganggu
Di Balik Kisah Tutupnya Program Studi
Bobby Nasution Minta Warga Sumut Waspadai Potensi Gempa Megathrust, Tekankan Pentingnya Simulasi dan Mitigasi Bencana
DPRD Medan Soroti Proyek BRT Rp1,9 Triliun, Lailatul Badri Ingatkan Potensi Bebani APBD dan Picu Kemacetan
Home Trending Cari Bagikan Lainnya