Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Senin, 12 Jan 2026
Tanam Satu Juta Pohon Bersama Utusan Khusus Presiden, Gubsu: Menjaga Lingkungan Tugas Bersama
Gol Cepat Ari Maring Bungkam Adhyaksa FC, Eko Pudjianto Ucapkan Syukur
Bantu Pemulihan Aceh Tamiang, Pemko Medan Kirim Bantuan Alat Berat
Pj Sekdaprov Sumut Tegaskan Tata Kelola OPD Harus Efektif, Kegiatan Bermasalah Wajib Dihentikan
PSMS vs Adhyaksa FC, Menanti Debut Eko Pudjianto
Wagub Sumut Instruksikan OPD Satukan Arah Pembangunan 2026
PDI-P Medan Tolak Pilkada Dipilih DPRD, Robi Barus: Kemunduran Demokrasi
Fraksi Gerindra : Pilkada Melalui Legislatif Lebih Banyak Positifnya
RE Nainggolan: Raih Satya Lencana dari Presiden Bukti Negara Akui Kerja Nyata Bobby Nasution
Dikutip dan Disetor Berbeda, Komisi 4 Minta Pengutipan Retribusi Sampah Dikembalikan ke DLH
Tanam Satu Juta Pohon Bersama Utusan Khusus Presiden, Gubsu: Menjaga Lingkungan Tugas Bersama
Gol Cepat Ari Maring Bungkam Adhyaksa FC, Eko Pudjianto Ucapkan Syukur
Bantu Pemulihan Aceh Tamiang, Pemko Medan Kirim Bantuan Alat Berat
Pj Sekdaprov Sumut Tegaskan Tata Kelola OPD Harus Efektif, Kegiatan Bermasalah Wajib Dihentikan
PSMS vs Adhyaksa FC, Menanti Debut Eko Pudjianto
Wagub Sumut Instruksikan OPD Satukan Arah Pembangunan 2026
PDI-P Medan Tolak Pilkada Dipilih DPRD, Robi Barus: Kemunduran Demokrasi
Fraksi Gerindra : Pilkada Melalui Legislatif Lebih Banyak Positifnya
RE Nainggolan: Raih Satya Lencana dari Presiden Bukti Negara Akui Kerja Nyata Bobby Nasution
Dikutip dan Disetor Berbeda, Komisi 4 Minta Pengutipan Retribusi Sampah Dikembalikan ke DLH
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 473
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Antisipasi Corona Perpustakaan Medan Ikut Tutup
Baca Juga
Antisipasi Corona Perpustakaan Medan Ikut Tutup
18 Mar 2020

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Dari kesembilan korban yang tewas, dua diantaranya merupakan anak dari Bapak Rahmadi
Baca Juga
Pelukan Sang Ayah untuk Fahrul dan Arzita jadi Perpisahan
22 Feb 2021

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Dewan Pertanyakan Hasil Pengerjaan Drainase Sekunder dan Proyek Multiyears ke Dinas SDABMBK
Harga Realme C3 Dirilis, Belinya tanpa Earphone
Parkir Mobil Tinja Di Sekolah, Al Washliyah Minta PDAM Tirtanadi Tanggungjawab
Delapan Orang Begal Ditangkap Satuan Brimob Polda Sumut
Pemeriksaan Saksi Berlanjut, Masa Tahanan Bupati Langkat Diperpanjang KPK
Inalum Jadikan SD Negeri di Toba Percontohan Nol Sampah, Nol Karbon dan Wisata

Pos Terkait

Walikota Medan, Bobby Nasution, menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan efisien. Hal ini dibuktikan dengan peninjauannya terhadap persiapan layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Medan.
11 bulan  lalu
Bobby Nasution Pastikan Layanan PBG Cepat dan Mudah, Tak Lebih dari 10 Jam
Syarif saat mengatur lalu lintas di Persimpangan Komplek TVRI, Rabu (11/12/2019). (kaldera/finta rahyuni)
6 tahun  lalu
Balada Syarif, Meski Lalu Lintas Lancar Dia Tetap Saja Dimaki
Mahira Dinabila
2 tahun  lalu
Polisi Sita Ponsel Mahira dari Ayah Angkat
Mantan Kepala BIN Daerah Sumatera Utara, Mayjen TNI Ruruh Setyawibawa, mendapat amanah baru sebagai Pangdam XVI Pattimura.
3 tahun  lalu
Mahasiswa Doktoral Fisip USU Jabat Pangdam XVI/Pattimura
Tim Arung Jeram putri Sumatera Utara meraih emas pada laga perdana cabor arung jeram PON XXI Aceh-Sumut, nomor down river race (DRR) putri.
1 tahun  lalu
Arung Jeram Sumut Raih Emas di Down River Race R6 Putri
Old School BMX, Komunitas BMX Tahun 70-an.
5 tahun  lalu
Old School BMX, Komunitas BMX Tahun 70-an.

Trending

01.
2 hari  lalu
Kapolda Sumut Pimpin Sertijab 42 Perwira, Sejumlah Kapolres dan PJU Diganti
02.
1 hari  lalu
PSMS vs Adhyaksa FC, Menanti Debut Eko Pudjianto
03.
6 hari  lalu
Hasil Pleno, Jadwal Musda Golkar Sumut Dibawa ke Bahlil
04.
3 hari  lalu
PSMS Medan Resmi Pecat Kas Hartadi, Eko Purdjianto Ditunjuk Jadi Pelatih Baru Liga 2
05.
2 hari  lalu
Gubernur Sumut : Bentuk Kecintaan Terhadap PSMS dengan Mengenakan Jersey dan Merchandise Original

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Gol Cepat Ari Maring Bungkam Adhyaksa FC, Eko Pudjianto Ucapkan Syukur
Pj Sekdaprov Sumut Tegaskan Tata Kelola OPD Harus Efektif, Kegiatan Bermasalah Wajib Dihentikan
Bantu Pemulihan Aceh Tamiang, Pemko Medan Kirim Bantuan Alat Berat
Tanam Satu Juta Pohon Bersama Utusan Khusus Presiden, Gubsu: Menjaga Lingkungan Tugas Bersama
Home Trending Cari Bagikan Lainnya