Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Kamis, 01 Jan 2026
Makna Tahun Baru Prabowo–Bobby di Pengungsian Tapsel: Simbol Kolaborasi Negara Hadir Pasca Bencana
Sambut Tahun Baru 2026 di Posko Pengungsian Batuhula, Presiden Prabowo dan Bobby Nasution Kuatkan Mental Warga Terdampak Bencana
Sambut Tahun Baru 2026, Wali Kota Medan Bersama Forkopimda Gelar Patroli Skala Besar, Pastikan Kota Aman dan Kondusif
Doa Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026, Wagub Sumut Harap Masa Transisi Bencana Berjalan Lancar
Bapenda Medan Serahkan Hadiah Undian Semarak Bayar Pajak 2025
Fraksi PKS DPRD Medan Resmi Rekomposisi, Zulham Efendi Jadi Ketua
Perumda Tirtanadi Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Air, Harga untuk MBR Diturunkan
Status Perseroda Disetujui, Bank Sumut Perluas Peran Pembiayaan dan Layanan Publik
RUPS Luar Biasa Tetapkan Perubahan Nama PT Bank Sumut Menjadi PT Bank Sumut Perseroda
Pemprov Sumut Bantah Tahan Bantuan Relawan Jatim, Kepala Posko Jelaskan Kronologi
Makna Tahun Baru Prabowo–Bobby di Pengungsian Tapsel: Simbol Kolaborasi Negara Hadir Pasca Bencana
Sambut Tahun Baru 2026 di Posko Pengungsian Batuhula, Presiden Prabowo dan Bobby Nasution Kuatkan Mental Warga Terdampak Bencana
Sambut Tahun Baru 2026, Wali Kota Medan Bersama Forkopimda Gelar Patroli Skala Besar, Pastikan Kota Aman dan Kondusif
Doa Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026, Wagub Sumut Harap Masa Transisi Bencana Berjalan Lancar
Bapenda Medan Serahkan Hadiah Undian Semarak Bayar Pajak 2025
Fraksi PKS DPRD Medan Resmi Rekomposisi, Zulham Efendi Jadi Ketua
Perumda Tirtanadi Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Air, Harga untuk MBR Diturunkan
Status Perseroda Disetujui, Bank Sumut Perluas Peran Pembiayaan dan Layanan Publik
RUPS Luar Biasa Tetapkan Perubahan Nama PT Bank Sumut Menjadi PT Bank Sumut Perseroda
Pemprov Sumut Bantah Tahan Bantuan Relawan Jatim, Kepala Posko Jelaskan Kronologi
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 459
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Ketua Umum KONI Sumut John Lubis di ruang kerjanya, Gedung KONI Sumut Jalan Medan Estate, Selasa (17/3/2020).
Baca Juga
Pandemi Corona, Pelatda PON Jalan Terus
17 Mar 2020

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Suasana pengosongan lahan bangunan liar di Jalan Eka Prasetya dan Jalan Kemiri
Baca Juga
Sungai Bedera Bakal Dilebarkan, Puluhan Bangunan Liar di Jalan Eka Prasetya dan Kemiri Dikosongkan
01 Sep 2022

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
4 Manfaat Andaliman Untuk Kesehatan Tubuh
Tiga Nama Calon Pj Gubsu Sudah Diserahkan ke Mendagri, Lasro Simbolon Dinilai Paling Layak
Dewan Minta Dinas P2K Maksimalkan Pengawasan Pencegahan Kebakaran
Warga Desa Tandem Hulu 1 Ucapkan Terimakasih KKN Mahasiswa UINSU
Belanja Daerah Dipangkas Rp9 Triliun, Bobby Nasution Dorong KUR dan KPP Jadi Penopang Ekonomi Sumut
Bobby: Kritik Bagian Dari Dukungan

Pos Terkait

Walikota Medan, Bobby Nasution
2 tahun  lalu
Suami Istri Adalah soulmate Serasi, Meski Watak Berbeda Namun Saling Mengisi
Warga di Desa Liang Melas Datas yang sempat protes adanya jalan rusak dengan mengirimkan satu truk berisikan tiga ton jeruk kepada Presiden Jokowi mulai bisa bernafas lega. Pasalnya, Pemkab Karo berjanji akan memperbaiki jalan yang ada di sana.
4 tahun  lalu
Warganya Mengadu ke Jokowi, Wabup: Jalan Desa Liang Diperbaiki 2022
gabungan berhasil menemukan ketiga pekerja proyek pembuatan saluran air atau parit yang tertimbun longsoran tanah di Kuta Galoh, Tiga Binanga, Karo, Kamis (28/1/2021).
4 tahun  lalu
3 Pekerja Proyek Saluran Air di Karo Tewas Tertimbun Longsor
Anggota Komisi XI DPR RI Gus Irawan Pasaribu
2 tahun  lalu
Gus Irawan Apresiasi Xpora BNI Dukung Ekspor Sumut
Sebanyak 65 titik lokasi di Kecamatan Medan Timur telah dilengkapi dengan Closed Circuit Television (CCTV). Langkah ini untuk memantau pergerakan dan mengantisipasi tindak kriminal begal.
2 tahun  lalu
Pantau Begal, 65 Titik Lokasi di Medan Timur Dipasang CCTV
Prabowo Subianto
1 tahun  lalu
Menang Satu Putaran Bukan Cuma Ucapan, TKD Sumut: Ada Hitungan Rasional

Trending

01.
5 hari  lalu
PSMS Medan Bidik Kemenangan di Kandang Sriwijaya FC
02.
2 hari  lalu
Yakopi Lanjutkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Warga Aceh Terdampak Bencana
03.
1 hari  lalu
Pemprov Sumut Bantah Tahan Bantuan Relawan Jatim, Kepala Posko Jelaskan Kronologi
04.
4 hari  lalu
PSMS Medan Bungkam Sriwijaya FC 3-1 di Jakabaring, Rudiyana Borong 2 Gol
05.
4 hari  lalu
BPBD Sumut Tegaskan Bantuan Relawan Tidak Ditahan, Kendala Akibat Miskomunikasi Pengiriman

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Doa Lintas Agama Sambut Tahun Baru 2026, Wagub Sumut Harap Masa Transisi Bencana Berjalan Lancar
Bapenda Medan Serahkan Hadiah Undian Semarak Bayar Pajak 2025
Sambut Tahun Baru 2026, Wali Kota Medan Bersama Forkopimda Gelar Patroli Skala Besar, Pastikan Kota Aman dan Kondusif
Sambut Tahun Baru 2026 di Posko Pengungsian Batuhula, Presiden Prabowo dan Bobby Nasution Kuatkan Mental Warga Terdampak Bencana
Makna Tahun Baru Prabowo–Bobby di Pengungsian Tapsel: Simbol Kolaborasi Negara Hadir Pasca Bencana
Home Trending Cari Bagikan Lainnya