Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Kamis, 29 Jan 2026
Andar Amin Harahap Ambil Formulir Calon Ketua Golkar Sumut
Demi Tiket Putaran Ketiga, PSMS Medan Wajib Menang Lawan Bekasi City
UPTD Wasnaker Wilayah IV Dorong Inalum dan Vendor Tingkatkan K3
Kajari Poso Yos Tarigan Lantik Kasi Pidum dan Kasi Intelijen, Tekankan Integritas
Proyek Tanggul Batang Serangan Dilaksanakan Tahun Ini, Rp45 Miliar Digelontorkan
Anggaran Infrastruktur Sumut 2026 Tembus Rp1,9 Triliun
PSI Menolak, Sosialisasi Wasbang DPRD Medan Terancam Hanya Diikuti 46 Anggota
Bobby Nasution Minta Wamen Beri Keringanan UKT Mahasiswa Korban Bencana
Musda Golkar Sumut, Pengalaman dan Kesantunan Jadikan Andar Amin Dipilih
Periode Kedua Muryanto Amin Dimulai, USU Ditantang Tak Bergerak Biasa-biasa Saja
Andar Amin Harahap Ambil Formulir Calon Ketua Golkar Sumut
Demi Tiket Putaran Ketiga, PSMS Medan Wajib Menang Lawan Bekasi City
UPTD Wasnaker Wilayah IV Dorong Inalum dan Vendor Tingkatkan K3
Kajari Poso Yos Tarigan Lantik Kasi Pidum dan Kasi Intelijen, Tekankan Integritas
Proyek Tanggul Batang Serangan Dilaksanakan Tahun Ini, Rp45 Miliar Digelontorkan
Anggaran Infrastruktur Sumut 2026 Tembus Rp1,9 Triliun
PSI Menolak, Sosialisasi Wasbang DPRD Medan Terancam Hanya Diikuti 46 Anggota
Bobby Nasution Minta Wamen Beri Keringanan UKT Mahasiswa Korban Bencana
Musda Golkar Sumut, Pengalaman dan Kesantunan Jadikan Andar Amin Dipilih
Periode Kedua Muryanto Amin Dimulai, USU Ditantang Tak Bergerak Biasa-biasa Saja
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 506
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Kader Gerindra Sumut harus mengkonsolidasikan petani di segala sektor agar nasib petani tidak semakin termarginalkan.
Baca Juga
Gus Irawan Ajak Kader Perjuangkan Nasib Petani
21 Des 2021

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Walikota Medan, Bobby Nasution saat sidak ke Kantor Lurah Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun
Baca Juga
Pas Disidak Bobby, Lurah Kampung Baru dan Sei Kera Hilir Beserta Staf Tak Ada Ditempat
09 Mei 2022

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Dua Perwira Polsek Diganti karena Kerumunan Futsal
Hadapi Buzzer, Gubernur DKI Bersikap Tenang
Kapolda: Oknum yang Bermain Akan Ditindak Tegas
Isteri Wabup Terpilih Emban Ketua IPEMI Simalungun
Gubsu Telepon Direktur PTPN II Minta Tanah Eks HGU Jadi Pemakaman
4th ICONSEIR FIP Unimed, Pendidikan harus Adaptif Teknologi

Pos Terkait

Walikota Medan, Bobby Nasution menegur keras Kadis Perhubungan (Kadishub) Kota Medan, Iswar Lubis terkait masih beroperasinya loket bus di kawasanJalan Djamin Ginting atau seputaran Simpang Pos, Medan.
1 tahun  lalu
Loket Bus Simpang Pos Masih Beroperasi, Bobby Kesal Sama Kadishub Medan
Duo Arsenal, Maitland-Niles dan Torreira lesu usai dibungkam Manc City 3 - 0 di Emirates Stadium. (kaldera/ind)
6 tahun  lalu
The Reds Dingin di Puncak, Meriam London Puntung
Meski Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh - Sumatera Utara menjadi debut bagi cabang olahraga (cabor) Aero Sport, Federasi Olahraga Aero Sport (FASI) Sumut langsung pasang target 20 emas.
2 tahun  lalu
Debut di PON 2024, FASI Sumut Target 20 Emas karena punya Atlet Juara Nasional
Basarin Yunus Tanjung
1 bulan  lalu
Masa Tanggap Darurat Diperpanjang, 18 Kabupaten/Kota Masih Belum Aman
Erni Ariyanti resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Sumut periode 2024-2029 dalam sidang paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (31/1/2025).
12 bulan  lalu
Erni Ariyanti Dilantik sebagai Ketua DPRD Sumut 2024-2029
Gerakan Milenial Indonesia (GMI) Sumut saat foto bersama di Cafe Ceker Warrior di Jalan Sei Petani, Kamis (24/9/2020).
5 tahun  lalu
Diskusi Dengan Relawan Sandiaga Uno, Akhyar Bicara Karakter Medan

Trending

01.
8 jam  lalu
UPTD Wasnaker Wilayah IV Dorong Inalum dan Vendor Tingkatkan K3
02.
4 hari  lalu
Garudayaksa Tertekan, PSMS Medan Bakal Menambah Luka
03.
6 jam  lalu
Demi Tiket Putaran Ketiga, PSMS Medan Wajib Menang Lawan Bekasi City
04.
2 hari  lalu
Syafrida Rasahan Mantan Ketua Bawaslu Sumut jadi Anggota Ombudsman RI
05.
6 hari  lalu
INALUM PJT I Garap Konservasi Besar-besaran di Danau Toba, 10.000 Biopori hingga 420 Ribu Pohon Ditanam

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
UPTD Wasnaker Wilayah IV Dorong Inalum dan Vendor Tingkatkan K3
Demi Tiket Putaran Ketiga, PSMS Medan Wajib Menang Lawan Bekasi City
Anggaran Infrastruktur Sumut 2026 Tembus Rp1,9 Triliun
Proyek Tanggul Batang Serangan Dilaksanakan Tahun Ini, Rp45 Miliar Digelontorkan
Bobby Nasution Minta Wamen Beri Keringanan UKT Mahasiswa Korban Bencana
Home Trending Cari Bagikan Lainnya