Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Rabu, 21 Jan 2026
Panen Raya di Karo, Wagub Sumut Tegaskan Pemerintah Tidak Akan Tinggalkan Petani
Bertemu Wamenkes, Wakil Wali Kota Medan Amankan Alat Medis Strategis untuk RSU Pirngadi
Rico Waas Soroti Lemahnya Kurasi UMKM, Pengusaha Perempuan Medan Diminta Lebih Tangguh Hadapi Tekanan Ekonomi
Fiskal Daerah Menyempit, Bank Sumut Didorong Jadi Penopang Ekonomi Sumut
Medan Utara Terpinggirkan, DPRD Desak 35 Persen APBD untuk Normalisasi Sungai dan Atasi Banjir
Fraksi PKS DPRD Medan Ubah Komposisi, Zulham Efendi Ditunjuk sebagai Ketua
Reses DPRD Medan Dapil 5: Banjir, Jalan Rusak, dan BPJS Jadi Keluhan Warga
Wali Kota Medan Minta Hasil Reses DPRD Ditindaklanjuti, Tekankan Sinergi Pembangunan
Gubernur Sumut Serahkan 248 SK Kepala Sekolah, Tegaskan Larangan Pungli di SMA–SMK Negeri
Wagub Surya Ingatkan Target PAD Harus Rasional dan Berbasis Kajian
Panen Raya di Karo, Wagub Sumut Tegaskan Pemerintah Tidak Akan Tinggalkan Petani
Bertemu Wamenkes, Wakil Wali Kota Medan Amankan Alat Medis Strategis untuk RSU Pirngadi
Rico Waas Soroti Lemahnya Kurasi UMKM, Pengusaha Perempuan Medan Diminta Lebih Tangguh Hadapi Tekanan Ekonomi
Fiskal Daerah Menyempit, Bank Sumut Didorong Jadi Penopang Ekonomi Sumut
Medan Utara Terpinggirkan, DPRD Desak 35 Persen APBD untuk Normalisasi Sungai dan Atasi Banjir
Fraksi PKS DPRD Medan Ubah Komposisi, Zulham Efendi Ditunjuk sebagai Ketua
Reses DPRD Medan Dapil 5: Banjir, Jalan Rusak, dan BPJS Jadi Keluhan Warga
Wali Kota Medan Minta Hasil Reses DPRD Ditindaklanjuti, Tekankan Sinergi Pembangunan
Gubernur Sumut Serahkan 248 SK Kepala Sekolah, Tegaskan Larangan Pungli di SMA–SMK Negeri
Wagub Surya Ingatkan Target PAD Harus Rasional dan Berbasis Kajian
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 490
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara Dr. Ismael P. Sinaga M.Si mengingatkan agar seluruh perusahaan alih daya (vendor) PT. Inalum untuk mematuhi peraturan perundangan ketenagakerjaan demi kesejahteraan pekerja dan masyarakat.
Baca Juga
Kadisnaker Minta Vendor Inalum Patuhi Regulasi
28 Sep 2024

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Afif Abdillah
Baca Juga
Kekurangan Dokter Spesialis, RSUD Pirngadi Malah Fokus Pembangunan Fisik
06 Okt 2025

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Niat Ada, Stok Barang Tidak Ada
Sidang Perdana, Bupati Labura Didakwa Suap Anggota DPR
Disela -sela Kegiatan HUT APEKSI, Bobby Lepas Kangen Dengan Mantan Guru SMA
Google Akan Hapus Akun Gmail dan Youtube yang Tidak Aktif, Berikut Cara Mencegahnya
Derby Madrid, Adu Gengsi Jadi Yang Terbaik
Aminah "Mak Nyak" Cendrakasih Dievakuasi 10 Marinir

Pos Terkait

Ilustrasi
2 bulan  lalu
Wali Kota Medan Dinilai Tepat Tak Beri Bantuan Hukum ASN Bermasalah
Para pemain PSMS Medan melakukan latihan persiapan menghadapi Adhyaksa FC di Banten Internasional Stadium, Sabtu (18/10/2025) malam. Foto: IST
3 bulan  lalu
PSMS Siap Curi Poin di Markas Adhyaksa FC, Welliansyah: Taktik dan Mental Sudah Matang
Kunlavut Vitidsarn meraih juara India Open 2023 setelah mengalahkan pebulutangkis peringkat 1 dunia, Viktor Axelsen, Minggu (22/1/2023).(kaldera/ist)
2 tahun  lalu
Sungkurkan Axelsen, Bocah Ajaib Thailand Juara India Open 2023
Rahmad Hidayat akan menjadi andalan lini serang PSMS saat berhadapan dengan Sriwijaya FC, Minggu (17/12/2023)
2 tahun  lalu
Tak Ada Nama Jose Valencia Dalam Daftar Skuat PSMS Lawan Sriwijaya FC
Penyerang Inter Milan, Lukaku dan L Martinez berpelukan usai membawa timnya menang atas Atalanta 3-2 dalam lanjutan Liga Italia di Stadion San Siro Milan, Minggu(28/5/2023). Kemenangan ini memastikan Inter tampil di Liga Champions musim depan. Foto:Reuters
2 tahun  lalu
Menang 3-2 Atas Atalanta, Inter Pastikan Susul Napoli Tampil di Liga Champions Musim Depan
Gubernur Sumatera Utara Bobby  Afif Nasution bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu bertemu Gubernur Banda Aceh Muzakir Manaf. Keduanya diterima langsung pria yang akrab disapa Mualim itu  di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Aceh, Rabu (4/6/2025).
7 bulan  lalu
Masinton Dampingi Bobby Temui Muzakir Manaf Bahas 4 Pulau

Trending

01.
3 hari  lalu
Pengurus Daerah Solid Deklarasikan Andar Amin Harahap Maju Ketua Golkar Sumut
02.
1 hari  lalu
Gubernur Sumut Serahkan 248 SK Kepala Sekolah, Tegaskan Larangan Pungli di SMA–SMK Negeri
03.
2 hari  lalu
Jelang Musda Golkar Sumut, Andi Suhaimi dan Rahmadian Merapat ke Andar Amin Harahap
04.
1 hari  lalu
Menang 2-1 di Kandang Persiraja, PSMS Naik ke Peringkat 5 Klasemen Sementara
05.
2 hari  lalu
Diduga Kuasai Rutan Tanjung Gusta, Narapidana Kasus Korupsi Disebut Gunakan Ponsel dan Intimidasi Sesama Warga Binaan

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Reses DPRD Medan Dapil 5: Banjir, Jalan Rusak, dan BPJS Jadi Keluhan Warga
Rico Waas Soroti Lemahnya Kurasi UMKM, Pengusaha Perempuan Medan Diminta Lebih Tangguh Hadapi Tekanan Ekonomi
Fraksi PKS DPRD Medan Ubah Komposisi, Zulham Efendi Ditunjuk sebagai Ketua
Fiskal Daerah Menyempit, Bank Sumut Didorong Jadi Penopang Ekonomi Sumut
Medan Utara Terpinggirkan, DPRD Desak 35 Persen APBD untuk Normalisasi Sungai dan Atasi Banjir
Home Trending Cari Bagikan Lainnya