Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Jumat, 01 Mei 2026
Pertemuan Bobby–Prananda, Sinyal Konsolidasi Politik Nasional
Bupati Deli Serdang Bangun UMKM Central, Targetkan Pelaku Usaha Naik Kelas
Bayar PKB di Sumut Kini Tanpa KTP Pemilik Lama, Berlaku Mulai Hari Ini
Satgas Pemulihan Bencana Aceh Ditutup, Deli Serdang Tegaskan Solidaritas Antar Daerah
Gubernur Bobby Tetapkan Juknis SPMB 2026/2027, Penerimaan Siswa Wajib Transparan dan Berkeadilan
Deklinasi Bulutangkis Nasional
Digitalisasi Keuangan Sumut Berbuah Penghargaan Nasional, Raih Creative Financing
Prananda Makan Bareng Bobby: Bagian dari Konsolidasi Elite Politik Nasional di 2026
Bupati Deli Serdang Letakkan Batu Pertama RTLH dan Buka Turnamen Futsal
Rico Waas Terima Rekomendasi LKPJ 2025, Siap Jadikan Evaluasi Kinerja Pemko Medan
Pertemuan Bobby–Prananda, Sinyal Konsolidasi Politik Nasional
Bupati Deli Serdang Bangun UMKM Central, Targetkan Pelaku Usaha Naik Kelas
Bayar PKB di Sumut Kini Tanpa KTP Pemilik Lama, Berlaku Mulai Hari Ini
Satgas Pemulihan Bencana Aceh Ditutup, Deli Serdang Tegaskan Solidaritas Antar Daerah
Gubernur Bobby Tetapkan Juknis SPMB 2026/2027, Penerimaan Siswa Wajib Transparan dan Berkeadilan
Deklinasi Bulutangkis Nasional
Digitalisasi Keuangan Sumut Berbuah Penghargaan Nasional, Raih Creative Financing
Prananda Makan Bareng Bobby: Bagian dari Konsolidasi Elite Politik Nasional di 2026
Bupati Deli Serdang Letakkan Batu Pertama RTLH dan Buka Turnamen Futsal
Rico Waas Terima Rekomendasi LKPJ 2025, Siap Jadikan Evaluasi Kinerja Pemko Medan
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 677
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Ketua PWI Sumut secara simbolis menyerahkan masker dan paket makanan kepada Anggota yang bertugas di Kota Medan.
Baca Juga
PWI Sumut Bagikan Masker dan Paket Makanan
08 Apr 2020

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Bendahara PD Al Washliyah Kota Medan Fachroel Rozi SH., MH
Baca Juga
Proyek “Lampu Pocong”, PD Al Washliyah Kota Medan Dukung Sikap Tegas Walikota Medan
15 Mei 2023

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Unggul di PSU, Bupati Dahlan Tumbang dari Wabup Ja’far
KPK Sita Sejumlah Dokumen Dari Kediaman Pemborong di Kisaran
Gus Irawan Minta Pemerintah Hitung Ulang Anggaran IKN
Bobby Sebut Stadion Teladan Tidak Terurus
Kota Judi Makau Sepi, Bank Dunia Respon Krisis Virus Corona
Indra Sjafrie Konsultan Tim Sepakbola PON 2024, KLB PSSI Sumut Ditunda

Pos Terkait

Walikota Medan, Bobby Nasution dan Wakil Walikota Medan, Aulia Rachman berbincang disela -sela Sidang Paripurna DPRD Medan, Senin (23/8/2021)
4 tahun  lalu
Bobby: PKL Akan Menjadi Aset Bukan Sebagai Masalah
Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap merespons cepat laporan warga dengan mendatangi langsung kediaman korban kekerasan dan pelecehan seksual di Jalan Menteng, Medan, Rabu (20/8/2025) malam.
8 bulan  lalu
Wakil Wali Kota Medan Tanggap Laporan Warga, Korban Kekerasan Seksual Dilarikan ke Rumah Sakit
Anggota Komisi XI DPR RI Gus Irawan Pasaribu
3 tahun  lalu
Inflasi Meningkat, Komisi XI Dorong Program Perlindungan Sosial
Gus Irawan Pasaribu
1 tahun  lalu
Digagas Gus Irawan, Pemerintah Setujui Dana Peremajaan Sawit
Ilustrasi
5 bulan  lalu
Tangkap Begal Sadis, Personel Satreskrim Polres Belawan Diapresiasi
Kahiyang Ayu dilantik menjadi Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Medan Periode 2021- 2025 oleh Ketua YKI Sumut, Nawal Lubis di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Sudirman, Jumat (25/6/2021).
4 tahun  lalu
Kahiyang Ayu Dilantik Jadi Ketua YKI Medan

Trending

01.
4 hari  lalu
Rumput Stadion Utama Sumut Dirawat Total, Dispora Target Siap Jelang Piala AFF U-19 2026
02.
6 hari  lalu
Kekerasan Seksual dan LGBT di Kampus: Ujian Kepemimpinan dan Masa Depan Ruang Aman Bagi Semua
03.
1 hari  lalu
Deklinasi Bulutangkis Nasional
04.
6 hari  lalu
Aman Dari Degradasi, PSMS Tetap Bidik Kemenangan Lawan Adhyaksa FC
05.
6 hari  lalu
Bank Sumut Hadirkan Pembayaran Tiket Kapal via Digital

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Bupati Deli Serdang Bangun UMKM Central, Targetkan Pelaku Usaha Naik Kelas
Bayar PKB di Sumut Kini Tanpa KTP Pemilik Lama, Berlaku Mulai Hari Ini
Satgas Pemulihan Bencana Aceh Ditutup, Deli Serdang Tegaskan Solidaritas Antar Daerah
Pertemuan Bobby–Prananda, Sinyal Konsolidasi Politik Nasional
Home Trending Cari Bagikan Lainnya