Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Jumat, 23 Jan 2026
Tutup Jalan dan Parit Serta Sebabkan Macet Parah, Satpol PP Tertibkab PKL Simpang Limun
Rico Waas Ultimatum PUD Pasar: Mandiri, Untung, dan Dikelola Profesional
50 Tahun INALUM: Produksi dan Penjualan Tertinggi, Selebrasi Dialihkan untuk Korban Bencana
Menjaga Eksistensi Kota Medan yang Multikultural, Al Washliyah Minta Dinas Kebudayaan Dibentuk Lagi
Jadi Kandidat Terkuat Pimpin Golkar Sumut, Begini Rekam Jejak Andar Amin Harahap
Wali Kota Medan Serahkan SPT PBB 2026 Lebih Cepat, Kejar Realisasi Pendapatan
Tancap Gas Awal Tahun, Rico Waas Genjot Pembangunan Medan Lewat PBB
Sepanjang 2025, Gubernur Bobby Tuntaskan Perbaikan 44,9 Km Jalan Provinsi
Investasi Medan Tembus Rp14,5 Triliun, Rico Waas Soroti Dampak ke Warga
Isra Mikraj Pemprov Sumut, Bobby Nasution Tekankan Disiplin dan Etos Kerja ASN
Tutup Jalan dan Parit Serta Sebabkan Macet Parah, Satpol PP Tertibkab PKL Simpang Limun
Rico Waas Ultimatum PUD Pasar: Mandiri, Untung, dan Dikelola Profesional
50 Tahun INALUM: Produksi dan Penjualan Tertinggi, Selebrasi Dialihkan untuk Korban Bencana
Menjaga Eksistensi Kota Medan yang Multikultural, Al Washliyah Minta Dinas Kebudayaan Dibentuk Lagi
Jadi Kandidat Terkuat Pimpin Golkar Sumut, Begini Rekam Jejak Andar Amin Harahap
Wali Kota Medan Serahkan SPT PBB 2026 Lebih Cepat, Kejar Realisasi Pendapatan
Tancap Gas Awal Tahun, Rico Waas Genjot Pembangunan Medan Lewat PBB
Sepanjang 2025, Gubernur Bobby Tuntaskan Perbaikan 44,9 Km Jalan Provinsi
Investasi Medan Tembus Rp14,5 Triliun, Rico Waas Soroti Dampak ke Warga
Isra Mikraj Pemprov Sumut, Bobby Nasution Tekankan Disiplin dan Etos Kerja ASN
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 493
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Penjabat Bupati Langkat M Faisal Hasrimy bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril dan seluruh tim mengikuti evaluasi kinerja penjabat kepala daerah triwulan kedua yang diselenggarakan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, kemarin.
Baca Juga
Tim Evaluasi Kemendagri Puji Kinerja Penjabat Bupati Langkat
22 Agu 2024

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Pengurus KNPI Sumatera Utara (Sumut) kembali melakukan kegiatan di hari ke-9 Ramadan 1442 H. Kali ini Samsir Pohan dan sejumlah pengurus bersilaturahmi ke PDI Perjuangan Sumut, Rabu (21/4/2021).
Baca Juga
PDI Perjuangan Dorong KNPI Sumut Jadi Perisai Bangsa
22 Apr 2021

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Manajemen Lalu Lintas di Kota Medan Akan Dibenahi
Musda Golkar Banten dan Bali Kelar, Musda Golkar Sumut dan Sulsel masih Gantung
Yuddy Chrisnandi Resmi Terima Order of Merit dari Presiden Ukraina
Lelang Jabatan Eselon II & Pengisian Camat di Pemko Medan Tunggu Arahan Pimpinan
P-APBD 2024 Disetujui, Pendapatan Daerah Sebesar Rp7,1 Triliun
Lewat Road to Hakordia 2022, KPK Ajak Pemangku Kepentingan di Sumut Gelorakan Semangat Antikorupsi

Pos Terkait

Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu. Foto; Reza Sahab/kaldera.id
3 minggu  lalu
Gubernur Bobby Gratiskan Uang Sekolah Siswa SMA/SMK Negeri Korban Bencana
Gubernur Sumut Bobby Nasution memberikan cindera mata kepada Mayjend TNI Rio Firdianto. Foto ; dokumen Dinas Kominfo Sumut
1 bulan  lalu
Lepas Sambut Pangdam I/BB, Bobby Nasution Tegaskan Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan Sumut
Tim PKM-DRTPM Unimed yang diketuai Nina Novira, Ph.D menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik menggunakan komposter di Desa Bandar Rakyat Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, Senin (16/09/2024).
1 tahun  lalu
Tim PKM DRTPM Unimed Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Komposter Di Desa Bandar Rakyat Simalungun
Anggota Komisi 3 DPRD Medan saat meninjau ruko yang merupakan aset Pemko Medan di Jalan Pandu Baru, Senin (20/3/2023).
2 tahun  lalu
Hasil Peninjauan Komisi 3 ke Jalan Pandu Baru, Tak Hanya Tarif Rendah, Diduga Ada Manipulasi Jumlah Unit
Universitas Sumatera Utara (USU).
5 tahun  lalu
Beda Sikap Rektor USU Saat Ia jadi Terlapor Plagiasi: Serahkan ke Komite Etik
Hattrick Bruno Fernandes ke gawang Leeds United pada laga pembuka EPL 2021/2022, membuat Manchester United pesta gol di Stadion Old Trafford, Sabtu (14/8/2021). The Red Devils menang 5-1.
4 tahun  lalu
Pogba dan Bruno Solid, MU Pesta Gol di Old Trafford

Trending

01.
3 hari  lalu
Menang 2-1 di Kandang Persiraja, PSMS Naik ke Peringkat 5 Klasemen Sementara
02.
4 hari  lalu
Diduga Kuasai Rutan Tanjung Gusta, Narapidana Kasus Korupsi Disebut Gunakan Ponsel dan Intimidasi Sesama Warga Binaan
03.
5 hari  lalu
Pengurus Daerah Solid Deklarasikan Andar Amin Harahap Maju Ketua Golkar Sumut
04.
4 hari  lalu
Jelang Musda Golkar Sumut, Andi Suhaimi dan Rahmadian Merapat ke Andar Amin Harahap
05.
3 hari  lalu
Gubernur Sumut Serahkan 248 SK Kepala Sekolah, Tegaskan Larangan Pungli di SMA–SMK Negeri

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Jadi Kandidat Terkuat Pimpin Golkar Sumut, Begini Rekam Jejak Andar Amin Harahap
Menjaga Eksistensi Kota Medan yang Multikultural, Al Washliyah Minta Dinas Kebudayaan Dibentuk Lagi
Sepanjang 2025, Gubernur Bobby Tuntaskan Perbaikan 44,9 Km Jalan Provinsi
Tancap Gas Awal Tahun, Rico Waas Genjot Pembangunan Medan Lewat PBB
Wali Kota Medan Serahkan SPT PBB 2026 Lebih Cepat, Kejar Realisasi Pendapatan
Home Trending Cari Bagikan Lainnya