Kaldera.id
  • BERANDA
  • BERITA TERKINI
  • Bisnis
  • BERITA VIRAL
  • SPORT
  • EDUKASI
  • JALAN-JALAN
  • OPINI
  • KABAR DAERAH
  • Advertorial
Senin, 16 Feb 2026
Dewan Desak Pasar Murah Diawasi Ketat, Usul Satu KK Satu Pembeli
Bobby Nasution Dampingi Kapolri dan Titiek Soeharto Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Tapteng
Siswa dan Guru Ngaji Korban Banjir Terima Rp50 Juta, Pemkab Langkat Salurkan ZIS 2026
Syah Afandin Dukung Penguatan ABPEDNAS, Dorong Tata Kelola Desa Bebas Penyimpangan
Rico Waas Desak PHRI Sumut Perkuat Daya Saing Pariwisata Medan
Wali Kota Medan Terbitkan SE Penataan Penjualan Daging Non-Halal
Krisis Lahan Makam Kristen di Helvetia, Robi Barus Desak Wali Kota Rico Waas Bertindak
PSMS Bantai Sumsel United 3-1, Eko Purdjianto Puji Mental Juang Pemain
Bobby Tantang Desa Se-Sumut Berkompetisi, Dana hingga Rp50 Miliar Disiapkan
Susuri Sungai Babura, Rico Waas Janji Tuntaskan Keluhan Warga
Dewan Desak Pasar Murah Diawasi Ketat, Usul Satu KK Satu Pembeli
Bobby Nasution Dampingi Kapolri dan Titiek Soeharto Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana Tapteng
Siswa dan Guru Ngaji Korban Banjir Terima Rp50 Juta, Pemkab Langkat Salurkan ZIS 2026
Syah Afandin Dukung Penguatan ABPEDNAS, Dorong Tata Kelola Desa Bebas Penyimpangan
Rico Waas Desak PHRI Sumut Perkuat Daya Saing Pariwisata Medan
Wali Kota Medan Terbitkan SE Penataan Penjualan Daging Non-Halal
Krisis Lahan Makam Kristen di Helvetia, Robi Barus Desak Wali Kota Rico Waas Bertindak
PSMS Bantai Sumsel United 3-1, Eko Purdjianto Puji Mental Juang Pemain
Bobby Tantang Desa Se-Sumut Berkompetisi, Dana hingga Rp50 Miliar Disiapkan
Susuri Sungai Babura, Rico Waas Janji Tuntaskan Keluhan Warga
Ads_Tapsel
Beranda / Medan

Lebih Dalam Melihat Fenomena Inflasi

redaksi
4 Sep 2023 08:54
Medan Opini 0 537
4 menit membaca
Armin NasutionArmin Nasution

 

Oleh Armin Nasution

Baca Juga
Polrestabes Dorong Pemko Medan Perbanyak CCTV
17 Jul 2020

TULISAN ini masih merupakan lanjutan topik lalu namun belum akan menyinggung islamic social finance sebagai solusi inflasi. Bahwa benar, dalam ekonomi konvensional ternyata pertumbuhan tinggi akan digerogoti inflasi.

Ekonomi kita terus tumbuh tapi di sisi lain harga barang kebutuhan juga bergerak naik.

​Uang yang kita dapatkan betapa pun banyaknya ternyata tak mampu mengimbangi kenaikan harga. Itu pula yang menunjukkan daya beli uang yang kita miliki semakin lama kian lemah.

Atlet Pelajar Sumut berhasil mempertahankan tradisi raih emas di ajang SAC yang berlangsung di Stadion Benteng Tangerang, Banten, 21- 22 Februari 2025. Atas Pencapaian ini Ketua Pengprov PASI Sumut David Luther Lubis bersyukur atas pencapaian ini.
Baca Juga
Atlet Pelajar Sumut Pertahankan Tradisi Emas di SAC Indonesia 2025
24 Feb 2025

Dulu, tahun 1970-an uang Rp100 ribu itu sudah bisa beli banyak kebutuhan. Sekarang Rp1 juta pun daya belinya masih sangat minim.

​Itu sebabnya inflasi adalah bahaya laten dalam pertumbuhan ekonomi. Tapi bukan berarti inflasi tidak diperlukan. Dalam berbagai kajian ekonomi, inflasi yang terkendali juga penting.

Artinya inflasi merupakan cerminan kenaikan daya beli. Yang jadi problem, jika inflasi tak bisa dikendalikan.

​Bagaimana kita melihat potret inflasi ini lebih detil di Sumut, misalnya?Menurut data Bank Indonesia hingga Juli 2023 tingkat inflasi mencapai 0,3 persen, sedangkan angka year on year ada diangka 2,54 persen dan jika dilihat dari bulan Januari-Juli inflasi ada diangka 0,98 persen.

​Sejauh ini angka itu masih terkendali. Kenapa? Karena secara nasional pun target inflasi adalah 3 persen plus minus 1 persen. Artinya angka inflasi harus ada diangka 2-4 persen.

Dengan target inflasi sebesar itu masih make sense jika pertumbuhan ekonomi di atasnya.

Angka inflasi harus berada dibawah angka pertumbuhan ekonomi karena tidak ada artinya jika pertumbuhan ekonomi tinggi lalu inflasi melebihi pertumbuhan itu sendiri.

Tahun ini Bank Indonesia optimis inflasi akan berada diangka 2 persen. Di Sumut, kita masih menghitung inflasi dengan mengukur di lima kota indeks harga konsumen.

Yaitu Medan, Pematang Siantar, Sibolga, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli. Sedangkan kabupaten lain menjadi Indeks Pemantau Harga (IPH).

Sumber utama inflasi di Sumut ternyata dipengaruhi oleh komoditas. Kenaikan harga beras sedikit saja itu akan mendorong inflasi tinggi.

Sedangkan komoditas lain yang sangat berpengaruh adalah bawang. Ini merupakan salah satu pendorong inflasi yang sangat volatile.

Lalu hal lain yang sering menyebabkan inflasi tinggi adalah jalur distribusi yang sangat panjang.

Karena seringkali pasok kebutuhan yang harusnya sampai di pasar dengan harga normal tak pernah tercapai.Inipun salah satu problem utama.

Bahkan petani sebagai sumber utama penghasil pangan tak menikmati hasilnya saat harga di pasar tinggi.

Misal, cabai di pasar sudah mencapai Rp100 ribu, tapi karena panjangnya jalur distribusi ternyata di tingkat petani harga cabai bisa ditebus Rp30 ribu sampai Rp45 ribu.

Intinya penyumbang utama inflasi termasuk Sumut dan Indonesia datang dari komoditas pangan. Setiap kali terjadi inflasi tinggi jika ditelusuri lebih jauh akan mengarah kepada kebutuhan pangan.

Selain itu yang harus diwaspadai adalah import inflation. Atau mengimpor inflasi dari luar.

Kita ini masih punya ketergantungan bahan pokok dengan negara lain. Jadi ketika di sana terjadi kenaikan harga otomatis akan langsung berpengaruh ke negara pengimpor.

Hingga tahun ini berbagai lembaga keuangan dunia masih khawatir dengan ancaman inflasi terutama efek dari perang Rusia-Ukraina yang berkepanjangan dan belum tahu kapan selesai.

Jika kemudian negara-negara terkait melakukan pengetatan kebijakan pangan, kemudian stok di pasar berkurang, otomatis negara-negara yang masih ketergantungan dengan impor pangan akan menghadapi kenaikan harga. Imported inflation tetap jadi ancaman.

Upaya untuk mengendalikan inflasi sudah dilakukan dengan berbagai cara. Strategi paling utama saat ini adalah dorongan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar melek inflasi.

Dulu gejala inflasi tinggi hanya dikhawatirkan oleh pemerintah pusat dan otoritas moneter. Sekarang berbeda. Semua kepala daerah harus faham inflasi.

Pemerintah mengefektifkan secara maksimal tim pengendalian harga di daerah untuk memantau inflasi yang terjadi.

Itu kemudian yang disebut dengan geranakan nasional pengendalian inflasi pangan. Selain dengan mendorong kerjasama antar daerah untuk memintas jalur distribusi.

Inflasi ini layaknya tekanan darah, jika terlalu tinggi berbahaya dan jika terlalu rendah juga berbahaya.

Sehingga harus benar-benar dijaga agar harga tidak memberatkan konsumen dan masih memberikan keuntungan ke produsen.

Sering pihak yang paling diuntungkan dari inflasi yang bagian tengah (distributor/price maker) bukan petani karena panjangnya jalur distribusi.

Armin nasutionekonomi konvensionalInflasiislamic social finance
Pos Terkait
Kadis PU Medan Sebut Banjir di Medan Akibat Sungai Deli Meluap
PWI Sumut Kembali Gelar UKW Angkatan 38 Akhir Maret Ini
Tawar Rp125 Juta, Walikota Pekanbaru Menangkan Lelang Poster Lukisan Wajah Peserta Apeksi 2022
Saat Rapat Dengan BPK, Komisi XI Minta Penjelasan Predikat WTP Tapi Terjerat Korupsi
Bobby Nasution Usulkan Pembangunan Fly Over Gatot Subroto Jadi Underpass
Bupati Syah Afandin Tekankan Peran dan Kesejahteraan Guru Saat Gerak Jalan Santai HGN 2025

Pos Terkait

Wakil Wali Kota Medan  Zakiyuddin Harahap mendukung peluncuran program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebagai upaya pemerintah mempercepat pembangunan perumahan rakyat.
4 bulan  lalu
Wakil Wali Kota Medan Dukung Program KUR Perumahan
Tim gabungan dari Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan dan Polisi Militer Kodam (Pomdam) I/Bukit Barisan tak tinggal diam! Dalam patroli malam mereka, tim berhasil mengamankan tiga anggota geng motor yang membawa celurit.
1 tahun  lalu
Denpom I/5 Medan Tangkap 3 Anggota Geng Motor Bersenjata dalam Patroli Anti-Begal
RS USU Pengabdian Masyarakat di Pondok Pesantren Lembaga Pendidikan Al Quran Ma'had Al Ni'mah, Selasa (30/06/2020) Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.
5 tahun  lalu
RS USU Pengabdian Masyarakat Di Ponpes
Wali Kota Medan Rico Waas berbincang akrab dengan Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution di sela sela peninjauan di Stasiun Kereta Api Medan, Rabu (24/12/2025). Foto : dokumen Dinas Kominfo Medan
1 bulan  lalu
Sejumlah Arus Lalu Lintas di Medan akan Dievaluasi Jelang Tahun Baru
5 tahun  lalu
Diduga Dibunuh, Sopir Angkot Tewas Di Depan Polda Sumut
Ketua Umum Kadin Sumatera Utara Firsal Ferial Mutyara bersama dengan Dewan Pengurus Kadin Sumatera Utara hadir dalam acara Indonesia Catalogue Expo and Forum (ICEF) 2023 yang diselenggarakan oleh Kadin Indonesia bersama Kementerian Keuangan RI, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
2 tahun  lalu
Ikut Di ICEF 2023, Kadin Sumut Pamerkan Dua Produk Lokal

Trending

01.
6 hari  lalu
Tahun Ini, 12 Ruas Jalan di Medan Ditargetkan Bebas Kabel Udara
02.
5 hari  lalu
Dua Kadis Pemprov Sumut Mundur, Ini Alasan Resminya
03.
5 hari  lalu
INALUM Bangun Smelter Aluminium Rp104 Triliun di Mempawah
04.
6 hari  lalu
Bank Sumut Cetak Sejarah Lewat Media Award HPN 2026
05.
5 hari  lalu
Pemprov Sumut Dukung GPIPS untuk Jaga Inflasi dan Stok Pangan

Ads

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Kode Etik Jurnalistik
Logo
Hangat, Mendidik, Mengungkap Fakta
© Kaldera.id. Developed by irzasolusi.com
Krisis Lahan Makam Kristen di Helvetia, Robi Barus Desak Wali Kota Rico Waas Bertindak
Rico Waas Desak PHRI Sumut Perkuat Daya Saing Pariwisata Medan
Syah Afandin Dukung Penguatan ABPEDNAS, Dorong Tata Kelola Desa Bebas Penyimpangan
Siswa dan Guru Ngaji Korban Banjir Terima Rp50 Juta, Pemkab Langkat Salurkan ZIS 2026
Wali Kota Medan Terbitkan SE Penataan Penjualan Daging Non-Halal
Home Trending Cari Bagikan Lainnya