Tersangka Korupsi Cetak Sawah: Anggota DPRD Sumut dari Dapil Karo, Dairi, Pakpak Bharat

Plt Jubir KPK Ali Fikri. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Plt Jubir KPK Ali Fikri. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

MEDAN, kaldera.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya memberi inisial AST, sebagai tersangka baru korupsi proyek cetak sawah di Dairi tahun 2011. Dari website DPRD Sumut, hanya ada satu orang yang punya inisial itu, Anwar Sani Tarigan.

“Coba cari saja Mas. Dari Dapil Sumut 11,” kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri, saat ditanya soal inisial AST, Kamis (12/3/2020)

BACA JUGA :  Pemko Medan & Pemkab Dairi Capai Kesepahaman Penyediaan Komoditi Cabai

Anwar Sani Tarigan memang berasal dari Dapil (daerah pemilihan) Sumut 11 yang meliputi Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat. Anwar berasal dari PDI Perjuangan. Dari website DPRD Sumut, dia diketahui sebagai Ketua Komisi D DPRD Sumut.

Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, mengaku mengenal baik Anwar Sani Tarigan. Dia merupakan Ketua Komisi D DPRD. “Kenal, dekat. Tapi saya tidak komentar dulu ya. Tidak tahu pun saya kasusnya,” katanya.(finta rahyuni)