Site icon Kaldera.id

Warga Langkat Tolak Kapal Asing, Ini Penjelasannya

Masyarakat Desa Pulau Sembilan Kec Pangkalan Susu Kab Langkat tolak kedatangan kapal asing pengangkut ikan berbendera Hongkong, kapal MV Cheung Kam Wing/Cheung Lai Chun.

Masyarakat Desa Pulau Sembilan Kec Pangkalan Susu Kab Langkat tolak kedatangan kapal asing pengangkut ikan berbendera Hongkong, kapal MV Cheung Kam Wing/Cheung Lai Chun.

MEDAN, kaldera.id – Masyarakat Desa Pulau Sembilan Kec Pangkalan Susu Kab Langkat tolak kedatangan kapal asing pengangkut ikan berbendera Hongkong, kapal MV Cheung Kam Wing/Cheung Lai Chun. Kejadian ini viral di sosial media, Minggu (3/5/2020).

Keterangan yang dihimpun jika kapal dengan identitas Gross Tonage 383,00 GT dan Net Tonage 114,90 NT, capacity 551,76 M3 itu yang dikapteni, Xu Xiang Zhu dengan ABK, Zhang Fei Yuan, Yang Zuo Zi, Chen Zhao Kun, Chen Sheng dan Cheng Xiang Yi, akan bersandar. Namun, warga sekitar yang didominasi nelayan menolak kedatangan kapal tersebut.

Dengan menggunakan empat kapal boat, warga menghalau kapal MV Cheung Kam Wing/Cheung Lai Chun yang akan mengambil ikan dari keramba milik CV Sumber Bahari Pasifik. Penolakan warga ini pun membuat pengangkutan ikan ditunda. Warga menduga jika kapal tersebut mengangkut tenaga kerja asing yang akan bekerja di PLTU Pangkalan Susu.

“Alasan warga tak mengijinkan kapal bersandar karena mewabahnya Covid-19 membuat masyarakat selektif dan ketat melihat kedatangan pihak asing, apalagi dari luar negeri,” ungkap salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya.

Kejadian ini pun menarik perhatian pemerintah dan Forpimda Kab Langkat yakni Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga, Kepala Kesyabandaran Pkl Susu, Gamal Sembiring, Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Langkat, Dinas Kesehatan Pemkab Langkat dan pihak terkait lainnya yang langsung menjelaskan keadaan sebenarnya kepada masyarakat di Kantor KSOP Syabandaran Pangkalan Susu, Senin (4/5/2020).

KSOP Kesyahbandaran Pangkalan Susu, Gamal Sembiring menyebutkan, kejadian ini berawal ketika pihak Forkopimcam dan Puskesmas Pangkalan Susu sedang melaksanakan sosialisasi Covid-19.disaat bersamaan, kapal tersebut akan bersandar dan menarik perhatian warga. “Masyarakat langsung salah sangka mengira itu berisi TKA yg akan bekerja di PLTU Langkat,” jelasnya.

Kapal Asing MV Cheung Kam Wing Hongkong Sudah Sesuai Prosedur

Gamal menyakinkan jika kedatangan kapal tersebut sudah memenuhi prosedur, baik secara administrasi maupun penanganan Covid-19.

“Kapal juga menjalani sesuai protokol kesehatan yang di tentukan di mana tidak satupun anak buah kapal dan juga kapal yang boleh bersandar di bibir pantai. Standarnya adalah kapal harus lego jangkar sejauh 300 Meter. Segala syarat telah di penuhi oleh PT Sea Seh Lines dengan pihak Syahbandar yang di dampingi TNI dan Polri serta pemerintah setempat,” tegasnya.

Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga menyebutkan jika masyarakat menerima penjelasan tersebut dan meminta maaf atas miss komunikasi yang terjadi. Pihaknya menjamin jika kondisi Kamtibmas di Langkat masih terjaga.

“Masyarakat meminta maaf dan kita juga mengimbau agar memberikan penjelasan kepada masyarakat yang lain agar tidak salah kaprah yang dapat mengakibatkan tidak kondusifnya kamtibmas di Langkat,” pungkasnya. (Haris)

Exit mobile version