PKM di Daerah Pegunungan, Prodi SA Apresiasi Moderasi Beragama di Karo

Suasana pembukaan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar pada Minggu, 24 Juli 2022 di Desa Sukatendel Kecamatan Tiganderket, Kab Karo.
Suasana pembukaan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar pada Minggu, 24 Juli 2022 di Desa Sukatendel Kecamatan Tiganderket, Kab Karo.

 

KARO, kaldera.id – Masyarakat Karo yang hidup di wilayah pegunungan sejak dahulu telah mengenal dan mempraktikkan kerukunan dan moderasi dalam beragama.

“Situasi demikian terutama didukung oleh sistem sosial kekerabatan marga mereka,” kata Ketua Program Studi Sosiologi Agama FIS UINSU, Dr Sakti Ritonga, kemarin.

Hal ini pula yang disampaikan Sakti saat membuka pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar pada Minggu, 24 Juli 2022 di Desa Sukatendel Kecamatan Tiganderket, Kab Karo.

Karena itu, kata Sakti, sebagai kompetensi budaya, kultur kehidupan yang demikian menarik untuk terus dipelihara dan dilanjutkan kepada generasi berikutnya.

“Bagaimanapun perbedaan dan keragaam sebagai sebuah fakta sosial yang harus dinikmati dan dipelihara sebagai modal sosial bangsa Indonesia,” tukasnya.

Kata Sakti Ritonga, tidak boleh berkembang sikap antipati dan kebencian antara satu entitas sosial terhadap entitas sosial lainnya dalam kemajemukan yang kita miliki ini.

“Para pemuda harus menjadi aktor sosial yang berperan aktif mengenkulturasikan nilai-nilai dan kearifan hidup tersebut,” tambah narasumber dalam Pengabdian Masyarakat tersebut, Purjatian Azhar, M.A.(efri/red)