Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril saat menghadiri manasik haji
LANGKAT, kaldera.id – Bupati Langkat Syah Afandin menegaskan pentingnya pelaksanaan manasik haji terintegrasi bagi Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Langkat sebagai bekal utama sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Penegasan tersebut disampaikan melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, Amril, saat memberikan arahan pada kegiatan Manasik Haji Terintegrasi tingkat kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Langkat Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, yang digelar di Aula Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II, Selasa (10/2/2026).
Sebanyak 402 Jemaah Calon Haji Kabupaten Langkat mengikuti kegiatan manasik yang diselenggarakan Kantor Kementerian Haji Kabupaten Langkat sebagai bentuk pembekalan menyeluruh terkait tata cara, rukun, dan kewajiban ibadah haji.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Langkat, Edi Sahputra, menjelaskan bahwa manasik haji bertujuan memberikan pemahaman komprehensif agar jemaah mampu melaksanakan ibadah haji sesuai tuntunan syariat.
“Manasik dilaksanakan lima kali, satu kali di tingkat kabupaten secara terintegrasi dan empat kali di tingkat kecamatan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat, Ainul Aswad, menyampaikan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah, mulai dari pembekalan sebelum keberangkatan, layanan kesehatan, akomodasi, hingga perlindungan selama pelaksanaan ibadah haji.
Dalam arahannya mewakili Bupati Langkat, Sekda Langkat Amril menekankan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam yang istimewa dan tidak semua umat Islam mendapat kesempatan menunaikannya.
Ia mengajak para jemaah untuk bersyukur, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta mempersiapkan diri dengan baik agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar.
“Jaga kebersamaan, saling membantu, dan tolong-menolong antarjemaah demi keselamatan dan kelancaran ibadah haji,” pesan Amril. (Reza)